Bola.net - Matteo Guendouzi berada dalam situasi yang sulit. Masa depannya di Arsenal makin gelap. Sebab, sudah dua pekan Mikel Arteta mengusir pemain asal Prancis itu dari sesi latihan tim utama.
Mikel Arteta dibuat murka oleh tingkah Matteo Guendouzi pada laga melawan Brighton, 20 Juni yang lalu. Ketika itu, Arsenal menelan kekalahan dengan skor 1-2. Arsenal tampil buruk pada laga tersebut.
Bukan kekalahan yang membuat Mikel Arteta marah kepada Matteo Guendouzi. Tetapi, pemain 21 tahun bertingkah buruk dengan mencekik leher Neal Maupay di penghujung laga. Mikel Arteta tidak senang dengan aksi itu.
Setelah laga tersebut, Mikel Arteta tak pernah memainkan Matteo Guendouzi. Bahkan, bukan hanya tidak bermain, Guendouzi tidak masuk dalam daftar susunan pemain. Namanya hilang, seperti yang terjadi pada Mesut Ozil.
Guendouzi Tak Masuk Tim Utama Arsenal Lagi
Dikutip dari The Athletic, Mikel Arteta memang mengucilkan Matteo Guendouzi dari tim utama. Bukan hanya dari skuad untuk berlaga, tetapi juga dari sesi latihan. Tidak ada Guendouzi lagi dalam latihan tim utama.
Guendouzi hanya berlatih personal dengan pelatih fisik. Walau pun sudah meminta maaf, Mikel Arteta tetap tidak terkesan dengan apa yang dilakukan Guendouzi dan mengucilkannya dari skuad.
Lebih jauh, ini bukan kali pertama Mikel Arteta kecewa dengan aksi indisipliner Guendouzi. Pada sesi pemusatan latihan klub di Dubai pada Februari 2020 lalu, Guendouzi juga berulah dan membuat Mikel Aretat kesal.
Langkah Mikel Arteta mendapat dukungan penuh dari Edu, direktur olahraga Arsenal. Mereka menilai sikap Guendouzi bisa berdampak buruk bagi mental tim dan kini dia harus menerima akibatnya karena tidak berubah.
Guendouzi juga pernah terlibat keributan di ruang ganti Lorient, klub yang dibelanya sebelum bermain di Arsenal.
Siap Jual Guendouzi
Matteo Guendouzi bukan pemain yang kaleng-kaleng. Dia terbukti mampu bersaing di Premier League dan masih berusia 21 tahun. Akan tetapi, Mikel Arteta tidak keberatan melepas Guendouzi karena sikapnya yang dinilai negatif.
"Jika ada pemain saya yang ingin pindah, dan saya akan mempersilahkan mereka untuk melakukan itu. Itu adalah prinsip saya," ucap Mikel Arteta.
"Saya di sini untuk membantu setiap pemain untuk berkembang baik secara individual maupun secara kolektif. Itulah tugas saya," sambung sosok yang pernah menjadi kapten Arsenal tersebut.
Sumber: The Athletic
Baca Ini Juga:
- Ditanya Rumor Transfer Jadon Sancho, Solskjaer: Ha ha... Saya Sangat Jago Matematika
- Jadwal Premier League: Arsenal jadi Kunci Manchester United ke-4 Besar Klasemen
- Performa Tammy Abraham Menurun? Kontrak Bukan Penyebabnya
- Aubameyang Tebar Kode Telah Perpanjang Kontrak di Arsenal
- Jose Mourinho: Saya Senang Hugo Lloris dan Son Heung-Min Bertengkar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Ramaikan Perburuan Alexandre Lacazette
Liga Italia 7 Juli 2020, 18:40
-
5 Alasan Mengapa Leicester City Bisa Bikin Arsenal Menangis Lagi
Liga Inggris 7 Juli 2020, 17:45
-
Alexandre Lacazette Bakal Jadi Tumbal Transfer Thomas Partey
Liga Inggris 7 Juli 2020, 16:50
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR