
Bola.net - Musim 2024/2025 yang semula penuh harapan bagi Arsenal kini menghadirkan bayang-bayang kekecewaan. Tersingkir dari Liga Champions, skuad asuhan Mikel Arteta kini juga dipastikan mengakhiri musim tanpa satu pun trofi—dan lebih buruk lagi, kehilangan tiket ke Liga Champions musim depan.
Harapan untuk mengangkat piala telah pupus, tapi perjuangan belum sepenuhnya usai. Arsenal masih harus bertarung demi mempertahankan posisi di lima besar Premier League—ambang batas baru untuk lolos ke Liga Champions musim depan, seiring status Inggris sebagai salah satu liga terkuat Eropa musim ini.
Namun situasi di klasemen tak berpihak sepenuhnya pada The Gunners. Manchester City, yang kini hanya terpaut tiga poin di bawah mereka, kembali menemukan ritme permainan. Jika Arsenal tak segera bangkit, Pep Guardiola bisa kembali menjaga rekor finish di atas Arsenal selama melatih di Inggris.
Lebih mengkhawatirkan lagi, performa Arsenal belakangan ini jauh dari kata meyakinkan. Dari 10 laga terakhir di Premier League, mereka hanya mampu meraih tiga kemenangan. Liverpool yang konsisten malah terlihat melenggang menuju tangga juara tanpa banyak tekanan dari London Utara.
Pertaruhan Arsenal

Kini, Arsenal tak hanya sedang mempertaruhkan gengsi dan harga diri, tetapi juga masa depan mereka di kompetisi elite Eropa. Posisi mereka masih bisa disalip oleh klub-klub seperti Newcastle, Chelsea, Nottingham Forest, bahkan Aston Villa, jika hasil buruk terus berlanjut.
Ujian besar sudah menanti akhir pekan ini, saat Arsenal bertandang ke markas juara Premier League, Liverpool. The Gunners belum pernah menang di Anfield sejak 2012—saat Lukas Podolski dan Santi Cazorla mencetak gol kemenangan. Sejak itu, Anfield lebih sering jadi tempat mimpi buruk daripada kemenangan manis.
Setelah itu, laga krusial lainnya akan menghadang: menghadapi Newcastle yang kini menempati posisi keempat dengan 63 poin. Kemenangan dalam duel ini bisa jadi tiket otomatis ke Liga Champions, mengingat Arsenal akan mengoleksi 70 poin—angka yang tak bisa dikejar lagi oleh Aston Villa dan hanya bisa disamai oleh satu antara Chelsea atau Nottingham Forest yang masih akan saling berhadapan.
Untungnya Akan Hadapi Southampton

Laga penutup musim kontra Southampton pun tampaknya menguntungkan. Tim yang kini berada di dasar klasemen itu berpotensi mencatatkan diri sebagai salah satu tim terburuk dalam sejarah Premier League jika tak mampu menambah poin di tiga laga terakhir.
Secara matematis, Arsenal hanya butuh dua poin dari tiga laga terakhir—melawan Liverpool, Newcastle, dan Southampton—untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Modal lain yang bisa diandalkan adalah selisih gol mereka yang jauh lebih baik dibanding para pesaing: unggul 12 gol atas Newcastle dan Chelsea, 21 dari Nottingham Forest, serta 27 dari Aston Villa.
Namun bila hanya mampu meraih satu poin atau bahkan gagal total, pintu akan terbuka lebar bagi pesaing-pesaing mereka. Aston Villa, misalnya, masih memiliki peluang jika mampu menyapu bersih kemenangan atas Bournemouth, Tottenham, dan Manchester United.
Bagi Arteta dan anak asuhnya, tiga laga tersisa akan menjadi ujian mental dan konsistensi. Satu langkah salah saja bisa membuat musim ini berakhir sebagai salah satu kekecewaan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Klasemen Premier League
Sumber: The Sun
Jangan Lewatkan!
- Arsenal Siap Belanja Besar di Musim Panas, Targetkan 4 Rekrutan Top
- Patrice Evra Sindir Gagalnya Arsenal ke Final Liga Champions dengan Analogi Nyeleneh
- Mikel Arteta Nilai Arsenal Tim Terbaik di Liga Champions, Luis Enrique: Saya Tidak Setuju!
- Sindiran Menohok Luis Enrique Usai PSG Bekuk Arsenal: Ligue 1 Bukan Liga Petani!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 11 Mei 2025
Liga Inggris 9 Mei 2025, 15:00
-
Kepemimpinan Martin Odegaard Diragukan Usai Kekalahan dari PSG
Liga Inggris 9 Mei 2025, 13:02
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR