- Jose Mourinho menyatakan mengakui bahwa ia sudah berusaha melakukan berbagai langkah untuk menjaga keunggulan Manchester United saat bertemu Derby County. Seperti diketahui, Man United baru saja tersingkir dari putaran ketiga Carabao Cup 2018-19.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester United bisa unggul cepat pada menit ketiga melalui Juan Mata. Tapi kemudian Derby bisa menyamakan kedudukan melalui Harry Wilson. Jack marriott mencetak gol beberapa menit sebelum laga usai, tetapi Marouane Fellaini mencetak gol di injury time yang memaksakan adu penalti.
Sergio Romero juga mendapatkan kartu merah karena memegang bola dengan tangan di luar kotak penalti. Di babak adu penalti, Manchester United akhirnya mengalami kekalahan lantaran tembakan penalti Phil Jones gagal berbuah gol.
Simak pernyataan Jose Mourinho selengkapnya dengan scroll ke bawah.
Coba Amankan Keunggulan
Mourinho sebenarnya sudah berusaha untuk mengingatkan para pemainnya dari kelengahan seperti yang mereka tunjukkan saat bertemu Wolverhampton di Premier League akhir pekan lalu. Sempat unggul lebih dulu, United dipaksa menelan hasil imbang oleh Wolves.
"Kata-kata saya pada babak pertama sama dengan yang saya katakan saat bertemu Wolves. Saya bilang bahwa pertandingan masih terbuka dan kami harus menutupnya. Tapi kami kemudian malah kebobolan," cetus Mou di situs remsi United.
"Anak muda dari Derby itu melepas tembakan yang luar biasa, tapi kami langsung menunjukkan reaksi instan. Tembakan kami membentur gawang dan kami menciptakan lebih banyak peluang. Tapi kemudian kami mendapatkan kartu merah dan masalah kami semakin besar."
Sudah Tahu Akan Kalah
Mourinho menyadari bahwa timnya memiliki kelemahan dalam hal adu penalti. Mourinho menyebut Eric Bailly, Phil Jones, atau Lee Grant bukanlah penendang yang bagus. Karenanya, Mourinho sudah yakin bahwa timnya akan kalah kalau sampai memasuki penendang ketujuh dalam adu penalti.
"Derby kemudian mencetak gol dan kami menunjukkan reaksi yang penuh kebanggaan, menunjukkan hasrat untuk menyamakan kedudukan meski kalah jumlah pemain. Kami berhasil menyamakan kedudukan."
"Adu penalti adalah lotere dan kami gagal satu kali. Kami tahu kalau adu penalti ini sampai memasuki penendang ketujuh, maka kami akan kalah. Ada Jones, Eric, dan Lee yang bukan penendang yang bagus. Tapi kami sudah melakukannya dengan baik meski melakukan kesalahan satu kali."
Video Gokil Wajib Ditonton
Cermati para pemain Premier League dengan gaji terbesar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho dan Pogba Diminta Jangan Berdebat di Depan Umum
Liga Inggris 26 September 2018, 22:56
-
Mido: Pemain MU Inginkan Mourinho Dipecat
Liga Inggris 26 September 2018, 22:20
-
Karena Pogba, Mourinho Bisa Kehilangan Dukungan Separuh Skuat MU
Liga Inggris 26 September 2018, 21:51
-
Saran Lampard untuk Pogba: Hati-hati Saat Bicara
Liga Inggris 26 September 2018, 20:50
-
Liga Inggris 26 September 2018, 20:18

LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR