- Legenda Chelsea Frank Lampard berpesan pada Paul Pogba agar bertindak lebih bijak lagi dan berhati-hati saat ingin mengoceh di depan media.
Pogba tak menjalani momen yang bagus bersama dengan Manchester United. Selain karena tak bisa tampil secara konsisten, ia juga berseteru dengan manajernya, Jose Mourinho.
Pogba sendiri sudah dua kali berkomentar di depan publik yang berkaitan dengan aturan klub dan taktik sang manajer. Ia pernah mengaku ia tak bisa bicara bebas di media karena nanti pasti ada konsekuensinya.
Dan setelah itu belum lama ini, Pogba malah bersikap lebih parah. Ia mengkritik taktik Mourinho saat MU berduel lawan Wolverhampton.
Ocehan Pogba
"Kami seharusnya bisa bermain lebih baik melawan Wolves. Ketika kami bermain di kandang kami harus menyerang, menyerang, menyerang!" kata Pogba dikutip dari fourfourtwo.
"Itulah Old Trafford. Kami di sini untuk menyerang. Saya pikir banyak tim akan takut ketika mereka melihat MU berani tampil menyerang."
Akibat hal itu, Mourinho akhirnya mencopot ban wakil kapten yang sempat dipercayakan kepada Pogba. Hubungan keduanya pun kini makin merenggang.
Hati-hati Berbicara
Lampard adalah salah satu pemain tersukses di Premier League. Ia juga pernah jadi anak asuh Mourinho. Ia pun angkat bicara soal kasus Pogba dan menyarankan eks bintang Juventus itu agar tak seenaknya berbicara di depan media.
"Saya tidak akan menjadi orang yang memberi saran kepada Paul Pogba sebelum kami pergi ke Old Trafford. Itu akan menjadi berita utama jika ia mencetak hattrick, jadi jangan tanya saya," ucapnya seperti dilansir Sportsmole.
"Saya menjalani momen di mana saya tidak suka berbicara terlalu banyak karena saya membuat beberapa kesalahan dengan hal-hal yang saya katakan di masa muda. Ketika Anda bermain, Anda melakukan yang terbaik yang Anda bisa, dan ketika Anda berbicara, Anda harus berhati-hati dengan apa yang Anda katakan," tegasnya.
"Setiap orang berbeda - beberapa orang suka bicara blak-blakan, beberapa mungkin memiliki alasan untuk mengatakan hal-hal seperti yang mereka lakukan, tetapi Anda hanya harus dinilai oleh apa yang Anda lakukan di lapangan. Setelah mendapat hasil negatif, saya selalu sangat berhati-hati dengan apa Saya katakan," tegasnya lagi.
Berita Video
Berita video Korsel (Korea Selatan) U-16 yang menjadi raksasa di Piala AFC U-16 2018 dan berpeluang dihadapi Timnas Indonesia U-16, bila menjadi runner-up Grup C.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho dan Pogba Diminta Jangan Berdebat di Depan Umum
Liga Inggris 26 September 2018, 22:56
-
Mido: Pemain MU Inginkan Mourinho Dipecat
Liga Inggris 26 September 2018, 22:20
-
Karena Pogba, Mourinho Bisa Kehilangan Dukungan Separuh Skuat MU
Liga Inggris 26 September 2018, 21:51
-
Saran Lampard untuk Pogba: Hati-hati Saat Bicara
Liga Inggris 26 September 2018, 20:50
-
Liga Inggris 26 September 2018, 20:18

LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR