
Bola.net - Michael Carrick menegaskan dirinya tidak memikirkan masa depan sebagai manajer Manchester United meski timnya baru melewati periode sulit. Ia menilai terlalu dini membicarakan posisinya hanya karena mengalami dua atau tiga hasil buruk.
Manchester United akan bertandang ke markas Fulham pada Minggu setelah mengalami pekan yang mengecewakan. Setan Merah sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford sebelum tersingkir dari Carabao Cup setelah Brighton menang 3-2.
Hasil tersebut membuat sebagian pendukung Manchester United memberikan respons negatif dengan mencemooh tim dan meneriakkan nyanyian yang ditujukan kepada para pemain. Carrick sebelumnya mengatakan dirinya tidak terganggu dengan tekanan tersebut dan kembali menegaskan sikap yang sama menjelang pertandingan melawan Fulham.
Manchester United sejauh ini baru meraih dua kemenangan dari enam pertandingan musim ini. Hasil tersebut berbeda dengan catatan Carrick pada paruh kedua musim lalu ketika 12 dari 17 pertandingan berhasil dimenangkan.
Carrick Tak Pikirkan Masa Depannya di MU

Carrick memahami tuntutan yang melekat pada pekerjaannya di Manchester United. Namun, persoalan mengenai masa jabatan, kepemilikan, atau berapa lama dirinya akan bertahan bukan sesuatu yang sedang dipikirkannya.
Pelatih berusia 45 tahun itu memilih berkonsentrasi pada standar permainan dan hasil yang harus dicapai tim. Ia juga menilai dua atau tiga pertandingan buruk tidak seharusnya langsung mengubah cara pandang terhadap situasi klub.
"Saya tahu klub ini, saya tahu peran saya, saya tahu apa yang diharapkan di sini dalam hal bermain dengan standar tertentu dan mencapai hal-hal tertentu di lapangan," kata Carrick.
"Saya memahami semua itu. Mengenai masa depan, kepemilikan, dan berapa lama saya akan bertahan dalam pekerjaan ini, itu sama sekali tidak ada dalam pikiran saya. Sangat konyol untuk berpikir seperti itu dalam posisi saya sekarang, itu bukan sesuatu yang saya pikirkan," lanjut Carrick.
Carrick Sebut MU Tidak Sedang Mengalami Bencana

Carrick mengakui kekalahan tetap menjadi sesuatu yang sulit diterima baginya. Namun, ia menolak melihat rentetan hasil buruk tersebut sebagai tanda bahwa Manchester United sedang berada dalam situasi yang tidak bisa diperbaiki.
Dua kemenangan dari enam pertandingan memang menjadi catatan yang harus diperhatikan. Meski demikian, Carrick meminta situasi tersebut ditempatkan dalam konteks yang tepat dan tidak dianggap sebagai akhir dari perjalanan tim.
"Ini baru dua atau tiga pertandingan. Dua atau tiga pertandingan yang terlalu banyak karena saya sangat membenci kekalahan, tetapi itu tidak berarti dunia runtuh. Dalam pandangan sebagian orang mungkin memang terasa seperti itu, tetapi bagi kami tidak boleh demikian," ujar Carrick.
"Ini bukan sebuah bencana atau malapetaka. Ini bukan akhir dari dunia," tegas Carrick.
Carrick Tetap Menikmati Pekerjaannya di MU

Tekanan di Manchester United kerap terasa lebih besar karena ukuran dan ekspektasi yang melekat pada klub. Carrick memahami bahwa masalah yang muncul di Old Trafford dapat dengan mudah terlihat jauh lebih besar dibandingkan kondisi sebenarnya.
Meski menghadapi tekanan, Carrick menegaskan dirinya tetap menikmati pekerjaannya. Ia juga memiliki ikatan kuat dengan Manchester United setelah pernah menjadi pemain sekaligus memulai perjalanan kepelatihannya di klub tersebut.
"Ada perasaan yang luar biasa, dan tentu ada kekecewaan, terkadang kekecewaan kecil terasa menjadi sedikit lebih besar. Itu hanya bagian dari cara menghadapi situasi dan menjadi bagian dari klub sepak bola hebat ini," kata Carrick.
"Saya sungguh tidak ingin berada di tempat lain. Ini adalah tempat terbaik bagi saya, sebagian karena ketika segala sesuatunya mungkin tidak berjalan sesuai rencana, terkadang itu adalah waktu terbaik untuk bekerja melewatinya, menemukan beberapa hal dan keluar dengan kondisi yang jauh lebih kuat," pungkas Carrick.
Sumber: BBC
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
Liga Inggris 17 September 2026, 21:16
-
Tinggalkan Manchester United, JJ Gabriel Bakal Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 17 September 2026, 20:55
-
MU Kalah dari Brighton, Youri Tielemans Beberkan Penyebabnya
Liga Inggris 17 September 2026, 20:28
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Slavia Praha vs Arsenal, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton AEK Athens vs Real Madrid di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:59
-
Manchester United Siapkan Langkah Hukum jika Real Madrid Rekrut JJ Gabriel
Liga Inggris 4 November 2026, 23:57
-
Tempat Menonton Fenerbahce vs Liverpool di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:30
-
Link Streaming AEK Athens vs Real Madrid, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:00
-
Barcelona Konfirmasi Rodri Cedera Hamstring, Absen Lawan Atletico Madrid
Liga Spanyol 4 November 2026, 22:53
-
Link Streaming Fenerbahce vs Liverpool 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 22:30
-
Tampil Menggila Bersama Barcelona, Raphinha Dapat Dukungan Raih Ballon d'Or
Liga Champions 4 November 2026, 22:13
-
Legenda Tenis Rafael Nadal Bakal Gabung Dewan Direksi Real Madrid
Liga Spanyol 4 November 2026, 21:33
-
PSG Samai Rekor Threepeat UCL Real Madrid? Kenapa Tidak?
Liga Champions 4 November 2026, 21:00
-
Ketika Shea Lacey Buat Michael Carrick Terpukau
Liga Champions 4 November 2026, 20:40
-
Real Madrid Capai Kesepakatan dengan Wonderkid Manchester United Ini
Liga Spanyol 4 November 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR