MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya

MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Pelatih Manchester United Michael Carrick bereaksi dalam pertandingan Premier League melawan Manchester City di Old Trafford, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Michael Carrick menegaskan dirinya tidak memikirkan masa depan sebagai manajer Manchester United meski timnya baru melewati periode sulit. Ia menilai terlalu dini membicarakan posisinya hanya karena mengalami dua atau tiga hasil buruk.

Manchester United akan bertandang ke markas Fulham pada Minggu setelah mengalami pekan yang mengecewakan. Setan Merah sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford sebelum tersingkir dari Carabao Cup setelah Brighton menang 3-2.

Hasil tersebut membuat sebagian pendukung Manchester United memberikan respons negatif dengan mencemooh tim dan meneriakkan nyanyian yang ditujukan kepada para pemain. Carrick sebelumnya mengatakan dirinya tidak terganggu dengan tekanan tersebut dan kembali menegaskan sikap yang sama menjelang pertandingan melawan Fulham.

Manchester United sejauh ini baru meraih dua kemenangan dari enam pertandingan musim ini. Hasil tersebut berbeda dengan catatan Carrick pada paruh kedua musim lalu ketika 12 dari 17 pertandingan berhasil dimenangkan.

1 dari 4 halaman

Carrick Tak Pikirkan Masa Depannya di MU

Pelatih Manchester United Michael Carrick (kanan) meninggalkan lapangan usai laga babak ketiga Carabao Cup antara Man Utd vs Brighton di Manchester, Inggris, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester United Michael Carrick (kanan) meninggalkan lapangan usai laga babak ketiga Carabao Cup antara Man Utd vs Brighton di Manchester, Inggris, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick memahami tuntutan yang melekat pada pekerjaannya di Manchester United. Namun, persoalan mengenai masa jabatan, kepemilikan, atau berapa lama dirinya akan bertahan bukan sesuatu yang sedang dipikirkannya.

Pelatih berusia 45 tahun itu memilih berkonsentrasi pada standar permainan dan hasil yang harus dicapai tim. Ia juga menilai dua atau tiga pertandingan buruk tidak seharusnya langsung mengubah cara pandang terhadap situasi klub.

"Saya tahu klub ini, saya tahu peran saya, saya tahu apa yang diharapkan di sini dalam hal bermain dengan standar tertentu dan mencapai hal-hal tertentu di lapangan," kata Carrick.

"Saya memahami semua itu. Mengenai masa depan, kepemilikan, dan berapa lama saya akan bertahan dalam pekerjaan ini, itu sama sekali tidak ada dalam pikiran saya. Sangat konyol untuk berpikir seperti itu dalam posisi saya sekarang, itu bukan sesuatu yang saya pikirkan," lanjut Carrick.

2 dari 4 halaman

Carrick Sebut MU Tidak Sedang Mengalami Bencana

Pelatih Manchester United Michael Carrick bertepuk tangan setelah timnya menang dalam pertandingan Liga Champions kontra Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester United Michael Carrick bertepuk tangan setelah timnya menang dalam pertandingan Liga Champions kontra Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick mengakui kekalahan tetap menjadi sesuatu yang sulit diterima baginya. Namun, ia menolak melihat rentetan hasil buruk tersebut sebagai tanda bahwa Manchester United sedang berada dalam situasi yang tidak bisa diperbaiki.

Dua kemenangan dari enam pertandingan memang menjadi catatan yang harus diperhatikan. Meski demikian, Carrick meminta situasi tersebut ditempatkan dalam konteks yang tepat dan tidak dianggap sebagai akhir dari perjalanan tim.

"Ini baru dua atau tiga pertandingan. Dua atau tiga pertandingan yang terlalu banyak karena saya sangat membenci kekalahan, tetapi itu tidak berarti dunia runtuh. Dalam pandangan sebagian orang mungkin memang terasa seperti itu, tetapi bagi kami tidak boleh demikian," ujar Carrick.

"Ini bukan sebuah bencana atau malapetaka. Ini bukan akhir dari dunia," tegas Carrick.

3 dari 4 halaman

Carrick Tetap Menikmati Pekerjaannya di MU

Pelatih Manchester United Michael Carrick dalam pertandingan Liga Champions melawan Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester United Michael Carrick dalam pertandingan Liga Champions melawan Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Tekanan di Manchester United kerap terasa lebih besar karena ukuran dan ekspektasi yang melekat pada klub. Carrick memahami bahwa masalah yang muncul di Old Trafford dapat dengan mudah terlihat jauh lebih besar dibandingkan kondisi sebenarnya.

Meski menghadapi tekanan, Carrick menegaskan dirinya tetap menikmati pekerjaannya. Ia juga memiliki ikatan kuat dengan Manchester United setelah pernah menjadi pemain sekaligus memulai perjalanan kepelatihannya di klub tersebut.

"Ada perasaan yang luar biasa, dan tentu ada kekecewaan, terkadang kekecewaan kecil terasa menjadi sedikit lebih besar. Itu hanya bagian dari cara menghadapi situasi dan menjadi bagian dari klub sepak bola hebat ini," kata Carrick.

"Saya sungguh tidak ingin berada di tempat lain. Ini adalah tempat terbaik bagi saya, sebagian karena ketika segala sesuatunya mungkin tidak berjalan sesuai rencana, terkadang itu adalah waktu terbaik untuk bekerja melewatinya, menemukan beberapa hal dan keluar dengan kondisi yang jauh lebih kuat," pungkas Carrick.

Sumber: BBC

4 dari 4 halaman

Klasemen Premier League


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL