Hal tersebut merupakan pendapat dari pakar sepakbola Jerman, Raf Honigsten.
United sendiri kabarnya siap membayar hingga 70 juta poundsterling untuk mendapatkan sang pemenang Piala Dunia.
"Saya kira tidak ada kans realistis bagi Bayern untuk melepaskan Thomas Muller. Ada kabar yang mengatakan bahwa MU telah memberikan tawaran besar pada Bayern, namun hal tersebut lantas mendapatkan penolakan," tutur Honigsten pada talkSPORT.
"Jika ada sesuatu yang terjadi, mereka tentu akan membuat semuanya tetap rahasia dan tak terendus media. Karena hal tersebut berpotensi seperti dinamit. Jika mereka melepas Muller pergi, akan ada kekacauan terjadi di jalanan Munich," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alcacer Minta Otamendi Tak Gabung Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2015, 23:41
-
Coutinho Pengaruhi Firmino Pindah ke Liverpool
Liga Inggris 23 Juli 2015, 22:47
-
Depay: Kami Bisa Juara Karena Kami Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2015, 18:56
-
Arsenal Siap Menjadi Pesaing MU Rebutkan Lewandowski
Liga Inggris 23 Juli 2015, 17:49
-
Lagi-lagi Depay Beri Van Gaal Pujian Setinggi Langit
Liga Inggris 23 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR