Bola.net - Situasi panas di internal Barcelona yang terjadi antara Lionel Messi dan Eric Abidal mencuat ke publik. Hal ini membuat masa depan Lionel Messi di Barcelona diragukan. Akankah dia bergabung ke Manchester United?
Konflik tersebut bermula ketika Abidal menyalahkan para pemain Barca yang seakan menusuk Ernesto Valverde dari belakang.
Messi tidak terima dengan statment tersebut. La Pulga menyerang balik abidal dan meminta mantan rekannya itu untuk menyebut siapa pemain yang dimaksudnya.
Konflik internal Barcelona tersebut membuat sejumlah klub elite Eropa bersiap-siap menampung sang bintang. Mirror melaporkan, Manchester United dan Manchester City mulai membidik Messi.
Untuk Man City, hal tersebut bisa dimaklumi. Ada Pep Guardiola di sana. Sang manajer pernah menjadi bos La Pulga kala masih bersama Barcelona.
Bagaimana dengan Manchester United? mereka adalah klub baru yang menaruh minat pada bintang Barcelona itu. MU menjadi satu di antara lima klub elite Eropa yang dikabarkan mau merekrut Lionel Messi.
Namun Bola.com menemukan fakta menarik terkait keinginan MU itu. Manchester United bukanlah klub yang cocok jadi pelabuhan baru Lionel Messi. Mengapa?
1. Misi Regenerasi
Sejak awal musim, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, telah menerapkan misi regenerasi pemain. Itu artinya, skuat utama Setan Merah bakal berisi pemain-pemain berusia muda.
Di sisi lain, Lionel Messi sudah menginjak usia 32 tahun. Angka yang tak bisa dibilang muda untuk sebuah tim yang telah sepakat menerapkan misi regenerasi pemain.
Selain itu, kesejangan usia dan pengalaman antara Lionel Messi dengan penggawa Setan Merah yang lain tentu akan membawa kesulitan tersendiri. Bisa jadi, Messi bakal menjelma menjadi pemain yang kurang tajam di lini depan MU, sebab tak ada pasokan bola yang sesuai dengan ritme permainannya.
2. Lionel Messi Tak Pernah Bermimpi ke Old Trafford
Sepanjang kariernya, Lionel Messi tak pernah sekali pun menyebut nama Manchester United sebagai pelabuhan barunya kelak. Sebaliknya, La Pulga justru bermimpi bisa pensiun di klub lamanya, Newell's Old Boys.
"Pensiun bersama klub Argentina ialah hal yang terbesit di benak saya. Saya tidak tahu kapan, tapi itu mungkin saja terjadi," ujar El Messiah kepada salah satu majalah asal Argentina El Grafico. pada 2016 lalu.
Jika Messi ingin ke Manchester, besar kemungkinan ia akan lebih memilii Manchester Citu ketimbang Man United. Pertama, keberadaan Pep Guardiola sebagai manajer Manchester City bisa menjadi magnet besar bagi Lionel Messi untuk bergabung ke Etihad Stadium, sebab keduanya pernah sukses berkerja sama sebelumnya.
Selain Pep Guardiola, ada dua sosok lagi di Manchester City yang tak asing bagi Lionel Messi. Mereka adalah Ferran Soriano (CEO Manchester City) dan Ferran Soriano (Direktur Olahraga Manchester City).
Keduanya sama-sama berasal dari Barcelona. Gara-gara lobi-lobi mereka juga Guardiola bisa berlabuh ke Manchester City setelah menangani Bayern Munchen.
Sumber: Bola.com - 7 Februari 2020
Penluis: Hesti Puji Lestari/Editor: Yus Mei Sawitri
Baca Ini Juga:
- Pernah Ejek Kebotakan Pep Guardiola, Jose Mourinho Kini Gunduli Kepalanya
- Bakat-bakat Muda Asal Brasil Ini Berpotensi Ikuti Jejak Rodrygo dan Vinicius Pindah ke Eropa
- Momen Cristiano Ronaldo Beri Jersey Juventus pada Seorang Interista
- Georgina, Kekasih Ronaldo Tampil Hot dan Sensual Menari Tango
- Uji Coba MotoGP Sepang, Para Rider Pamer Helm Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zamorano: Arturo Vidal Gabung Inter Milan di Musim Panas
Liga Inggris 8 Februari 2020, 21:00
-
Diincar Barcelona, Bos Real Sociedad Tidak Yakin Willian Jose Bertahan
Liga Spanyol 8 Februari 2020, 20:00
-
Barcelona Korting Harga Philippe Coutinho, Tertarik Beli Liverpool?
Liga Inggris 8 Februari 2020, 19:20
-
Real Madrid Saingi Barcelona untuk Adama Traore
Liga Inggris 8 Februari 2020, 17:20
-
Hanya Satu Opsi dari Lionel Messi: Bertahan di Barcelona!
Liga Spanyol 8 Februari 2020, 16:21
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR