Bola.net - - Laju Chelsea musim ini tidak bisa dikatakan baik, sebagai juara bertahan Premier League, The Blues hanya mampu mengamankan posisi kelima klasemen akhir. Hal ini berarti Chelsea harus absen dari Liga Champions musim depan.
Chelsea sebenarnya berhasil meraih trofi FA Cup yang menjadi pelipur lara musim ini, tapi tentunya hal itu tidak cukup bagi klub sekelas Chelsea. Setidaknya itulah pendapat Eidur Gudjohnsen, yang menilai Chelsea sangat mengecewakan.
"Ini sudah menjadi musim yang mengecewakan. Bahkan menjuarai FA Cup, yang merupakan hari gembira bagi fans, trofi dengan sejarah panjang," ujar Gudjohnsen dikutip dari fourfourtwo.
"Tapi bagi Chelsea gagal lolos ke Liga Champions atau tidak mengamankan empat besar selalu menjadi kekecewaan. Tidak peduli bagaimana anda memandangnya."
Maurizio Sarri

Jika Conte meninggalkan klub seperti yang diperkirakan, Maurizio Sarri terus dihubungkan dengan posisi itu. Dia baru saja meninggalkan Napoli meskipun menjalani musim yang cukup sukses dan nyaris menggulingkan Juventus dari takhta Serie A.
"Chelsea selalu memiliki sejarah dengan pelatih Italia. Anda mengenal Gianluca Vialli, Claudio Ranieri, Carlo Ancelotti, sekarang Conte, dan pelatih Italia lainnya Sarri," sambung dia.
"Hubungan itu ada, jadi ada kemungkinan."
"Sarri sudah mewujudkan hal hebat di Napoli, saya pikir dia membawa mereka (Napoli) ke level yang belum mereka capai selama beberapa tahun. Tapi siapa tahu?" tutup dia.
Perbedaan Taktik Conte dan Sarri

Perbedaan Taktik Conte dan Sarri
Berbeda dengan Conte yang mengandalkan pertahanan kuat, seorang Maurizio Sarri adalah ahli taktik yang kaya strategi. Dia bisa menyesuaikan taktik dengan mamanfaatkan pemain yang ada.
Sarri tidak manja dan meminta banyak pemain hebat. Di situlah kelebihan Sarri, dia bisa memaksimalkan potensi pemain sampai di titik tertinggi.
Bahkan seorang Pep Guardiola pun turut memujinya, mengutip metro, dia berkata: "Dia (Sarri) adalah ahli taktik yang hebat. Itu akan menjadi rekrutan yang baik untuk Chelsea. Akan sangat menarik berkompetisi melawan dia dan pelatih hebat lainnya," tutup Guardiola. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Dapat Kontrak Baru, Jordi Alba Bisa Pindah ke Inggris
Liga Inggris 30 Mei 2018, 19:06
-
Higuain Masuk Daftar Jual Juve, Harganya Murah
Liga Italia 30 Mei 2018, 17:33
-
Mau Tampil Sporty Seperti Hazard? Siapkan Duit Segini
Bolatainment 30 Mei 2018, 15:48
-
Musim Buruk, Chelsea Mungkin Pecat Conte dan Tunjuk Sarri
Liga Inggris 30 Mei 2018, 15:19
-
Pindah ke Chelsea Adalah Salah Satu Keputusan Terbaik Giroud
Liga Inggris 30 Mei 2018, 14:50
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR