
Bola.net - - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, membuat kontroversi kecil dengan menolak menggunakan simbol Poppy di seragamnya. Tetapi, pemain asal Serbia itu memiliki alasan yang jelas atas sikapnya yang mengundang sorotan itu.
Sebagai informasi, simbol Poppy merupakan sebuah tradisi untuk memperingati para tentara yang meninggal pada perang dunia lalu. Poppy merupakan bunga berwarna merah yang tumbuh di medan perang setelah Perang Dunia Pertama berakhir.
Penggunaan Poppy ini sendiri tidak hanya terbatas pada Inggris saja. Beberapa negara juga menggunakan simbol tersebut untuk memperingati para veteran perang yang tumbang di medan perang, seperti Kanada, Australia, hingga Republik Irlandia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Matic
Pada hari Minggu (4/11), hampir seluruh pemain di Premier League menggunakan simbol itu di seragam mereka. Namun, pandangan mengarah ke Matic yang memutuskan untuk tidak lagi menggunakannya pada musim-musim sebelumnya.
Melalui media sosial Instagram, ia mencoba menjelaskan alasan dibalik keputusannya tersebut. Ia tidak menggunakan simbol Poppy untuk mengenang serangan NATO yang mengarah ke negaranya di tahun 1999 lalu.
"Meskipun saya melakukanya sebelumnya, sekarang saya merasa tidak tepat untuk mengenakan poppy di seragam saya. Saya paham betul mengapa orang mengenakan poppy, saya sangat menghormati hak setiap orang yang melakukannya. Dan saya punya rasa simpati untuk semuanya yang kehilangan orang tercinta karena konflik," tulis Matic di Instagram, dikutip dari CNN.
"Namun, bagi saya, itu adalah pengingat serangan yang saya rasakan sebagai anak muda berumur 12 tahun yang hidup di Vrelo dengan ketakutan karena negara saya dihancurkan oleh pengeboman di Serbia tahun 1999," lanjutnya.
Tak Bermaksud Menyinggung
Matic pun menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin menyinggung siapapun dengan tidak menggunakan simbol itu di seragamnya. Oleh karena itu, ia berharap publik bisa menerima alasan di balik keputusannya.
"Saya tidak ingin merusak poppy sebagai simbol kebanggaan di Inggris atau menyinggung siapapun. Namun, kami semua adalah produk dari didikan sendiri dan ini adalah pilihan personal untuk alasan yang telah dijelaskan," tambahnya.
"Saya berharap semuanya paham dengan alasan yang telah saya jelaskan sekarang, dan saya bisa berkonsentrasi dalam membantu tim untuk laga yang akan datang," tandasnya.
Matic bukanlah satu-satunya yang menolak untuk mengenakan Poppy di seragamnya. Gelandang Stoke City, James McClean, juga selalu menolak menggunakannya untuk mengenang insiden Bloody Sunday di negaranya, Irlandia Utara, tahun 1972 lalu.
Saksikan Juga Video Ini
Ada satu mantan pemain Manchester United yang masih terbenam dalam pikiran bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Siapakah dia? Silahkan simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Manchester United, Stam Beberkan Analisisnya
Liga Champions 6 November 2018, 23:00
-
Toby Alderweireld Masih Prioritas Jose Mourinho
Liga Inggris 6 November 2018, 22:00
-
Jika Kalah, Skuat MU Coba Bersembunyi dari Mourinho
Liga Inggris 6 November 2018, 21:08
-
Ini Posisi Terbaik Fred Menurut Mantan Pelatihnya
Liga Inggris 6 November 2018, 20:40
-
Milan Skriniar Segera Perpanjang Kontrak di Inter Milan?
Liga Italia 6 November 2018, 19:40
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR