
Bola.net - Mantan bek Manchester United, Patrice Evra mengaku masih gagal paham dengan keputusan Manchester United tidak merekrut Antonio Conte di musim lalu. Ia menilai Setan Merah membuat kesalahan besar dengan tidak mempekerjakan sang manajer.
Musim lalu, United memutuskan berpisah dengan Ole Gunnar Solskjaer. Sang manajer dipecat manajemen MU setelah MU menelan sejumlah hasil buruk.
Pada saat itu, santer beredar rumor bahwa Antonio Conte akan menggantikan peran Solskjaer. Namun United pada saat itu memutuskan tidak merekrut eks Inter Milan itu sehingga ia bergabung dengan Tottenham.
Evra mengaku kecewa MU tidak mempekerjakan Conte. "Ya, keputusan itu [tidak merekrut Conte] benar-benar membuat hati saya sakit," ujar Evra kepada The Mirror.
Baca komentar lengkap eks bek kiri MU itu di bawah ini.
Hentikan Dominasi
Evra menyebut bahwa Manchester United seharusnya merekrut Conte. Karena sang manajer punya rekam jejak yang bagus sebagai manajer.
Ia yakin bahwa jika Conte bergabung dengan MU, ia bisa menghentikan dominasi Liverpool dan Manchester City di Inggris.
"Bagi saya pribadi, Conte, Klopp dan Guardiola adalah tiga manajer terbaik di dunia saat ini. Saya rasa Conte adalah opsi terbaik untuk United, namun ada beberapa orang di klub menolak perekrutan itu karena mereka menilai sang manajer tidak punya gaya bermain yang cocok dengan United,"
Terbukti Salah
Evra menyebut bahwa MU sudah terbukti keliru tidak menunjuk Conte. Karena manajer asal Italia itu sukses membawa Tottenham lolos ke UCL, sementara MU hanya mampu bermain di Liga Europa.
"Saya benar-benar kecewa karena dia [Conte] seharusnya bisa melakukan seusatu di Man United. Anda bisa lihat apa yang ia buat di Tottenham, ia membawa mereka lolos ke Liga Champions di musim depan,"
"Anda bisa melihat para fans Tottenham, mereka sangat senang melihat cara bermain tim mereka saat ini. Karena meski mereka kalah atau menang, mereka selalu memberikan yang terbaik di atas lapangan, dan itu semua berkat mentalitas yang dimiliki Antonio Conte," ujarnya.
Tunjuk Manajer Lain
Manchester United sendiri memutuskan untuk tidak bekerja dengan Conte. Pada saat itu mereka menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer interim mereka.
Namun Rangnick tidak dipermanenkan manajemen MU. Sehingga saat ini mereka mempekerjakan mantan manajer Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag.
Klasemen Akhir Premier League
(The Mirror)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Patrice Evra Gagal Paham Kenapa MU Tidak Pekerjakan Antonio Conte
Liga Inggris 23 Juni 2022, 21:45
-
Menerka Alasan Tottenham Rekrut Ivan Perisic, Sudah 33 Tahun Lho!
Liga Inggris 1 Juni 2022, 09:00
-
Sudah Lama Ingin ke Premier League, Ivan Perisic Senang Diajak Conte
Liga Inggris 1 Juni 2022, 08:30
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR