
Bola.net - Nama Paul Pogba selalu jadi komoditas panas di bursa transfer pemain. Bintang Manchester United itu selalu dirumorkan hengkang dari Old Trafford.
Dua tim asal Italia dan Spanyol yaitu Juventus serta Real Madrid selalu dikait-kaitkan dengan pemain bernomor punggung 6 itu. Pogba disebut sebagai buruan utama Si Nyonya Tua, dan juga Los Galacticos dalam beberapa musim terakhir.
Namun setelah mengalami situasi yang cukup sulit di Manchester United, perlahan Pogba mulai menunjukkan kualitasnya. Bahkan belakangan ini, ia membuktikan kapasitasnya sebagai pemain kelas dunia.
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer mulai memberikan kepercayaan penuh kepada bintang Timnas Prancis itu. Setelah jadi pahlawan kemenangan Setan Merah atas Burnley, Pogba juga tampil apik saat bersua Liverpool akhir pekan lalu.
Dengan situasi yang semakin membaik di Manchester United, Pogba sepertinya harus melupakan ambisinya bergabung dengan Real Madrid atau kembali ke Juventus. Ia bisa jadi pemain yang membantu Setan Merah menapaki lagi kejayaannya.
Berikut 5 Alasan Pogba Harus Bertahan di Manchester United.
1. Berpeluang Menjadi Juara

Setelah mengalami masa sulit di awal kembalinya ke Manchester United usai tampil apik bersama Juventus, Pogba mulai memberikan dampak positif untuk timnya. Sempat diragukan bersaing di papan atas, kini Setan Merah malah bisa bersaing dalam perburuan gelar juara bersama Leicester City, Manchester City, dan Liverpool.
Sejak kembali ke Manchester United pada 2016 lalu, Pogba belum pernah membawa timnya merebut gelar Premier League. Kesempatan itu sekarang sangat terbuka.
Bila berhasil mempertahankan konsistensi permainannya, Pogba bisa menjadi pemain kunci Manchester United dalam persaingan memburu trofi Premier League. Ia juga masih punya peluang meraih gelar FA Cup dan Europa League.
2. Balas Dendam di Liga Champions Musim Depan

Selain trofi Premier League, Pogba juga belum pernah merebut gelar Liga Champions (UCL). Ia nyaris mendapatkan gelar itu bersama Juventus pada musim 2014/15, namun digagalkan Barcelona di partai puncak.
Musim ini bersama Setan Merah, Pogba gagal total di fase grup setelah kalah bersaing dengan Paris Saint-Germain dan RB Leipzig. Namun, ia dan Manchester United punya kesempatan untuk membalasnya di musim depan.
Dengan melihat performa Manchester United belakangan ini, satu tempat di UCL musim depan rasanya bisa didapat oleh Pogba dan kawan-kawan. Bahkan, Setan Merah juga berpeluang menjadi juara Premier League.
3. Tunjukkan sebagai Pemain yang Setia

Di skuad Setan Merah saat ini, Pogba bisa dibilang sebagai salah satu pemain yang memiliki DNA klub. Pasalnya, ia merupakan pemain asli didikan akademi Manchester United.
Dengan status tersebut, Pogba cukup layak mendapat predikat sebagai ikon klub. Meski sering digoda sejumlah klub top Eropa seperti Real Madrid dan Juventus, namun ia harus bertahan di Manchester United.
Bila Pogba memutuskan bertahan dan mampu meraih berbagai gelar juara, ia akan mengikuti jejak para pendahulunya seperti Paul Scholes, Ryan Giggs, dan Wayne Rooney. Yaitu, jadi ikon dan legenda klub.
4. Buktikan sebagai Pemain Dewasa

Dengan status sebagai pemain termahal di Manchester United, Pogba sempat dinilai terlalu arogan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Bahkan, ia sering dikritik karena dinilai terlalu mementingkan diri sendiri ketimbang klub.
Namun dalam beberapa musim terakhir terutama sejak bergabungnya Bruno Fernandes, Pogba mulai menunjukkan kematangannya. Ia rela berbagi peran dengan pemain asal Portugal itu di lapangan.
Kombinasi antara Pogba dan Bruno ini bisa jadi senjata mematikan yang dimiliki Solksjaer. Bila tidak diganggu permasalahan teknis apalagi non-teknis, duet Pogba dan Bruno akan jadi penentu nasib Manchester United di berbagai kompetisi musim ini.
5. Manchester United Kembali Disegani

Sejak ditinggal pensiun oleh manajer legendaris asal Skotlandia, Sir Alex Ferguson pada 2013 yang lalu, prestasi Manchester United merosot tajam. Jangankan bersaing di Premier League, sekadar mendapat trofi saja kini jadi barang mahal bagi Setan Merah.
Manchester United memang sempat meraih gelar FA Cup di era Louis van Gaal, lalu juara Europa League, Community Shield, dan Piala Liga ketika dibesut Mourinho. Namun, di Premier League, Setan Merah kini sulit untuk bersaing.
Tapi kini, Manchester United yang dinakhodai Solksjaer mulai kembali ke persaingan gelar juara. Oleh sebab itu, Pogba harus tetap bertahan di Setan Merah untuk mengembalikan era keemasan yang sempat diraih di era Ferguson.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengumuman: Cuadrado Sembuh dari COVID-19 dan Segera Perkuat Juventus Lagi
Liga Italia 20 Januari 2021, 21:24
-
Kalah Lawan Inter Milan, Juventus Bakal Bangkit Lawan Napoli
Liga Italia 20 Januari 2021, 19:00
-
Supercoppa Italiana, Trofi Penawar Luka bagi Juventus
Liga Inggris 20 Januari 2021, 17:06
-
Supercoppa Italiana, Gianluigi Buffon Dipastikan Tidak Perkuat Juventus
Liga Italia 20 Januari 2021, 16:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR