Pemain yang baru berumur 22 tahun tersebut akan menjalani sidang di pengadilan Warrington Crown dengan agenda mendengarkan tuntutan.
Pada jadwal sebelumnya Etuhu sudah mengakui bahwa ia memang memicu keributan dan memukul orang tersebut. Etuhu saat itu juga terekam kamera CCTV ketika menendang tiga kali sang korban di tanah, usai ia kandaskan dengan pukulannya.
Kejadian itu sendiri terjadi tanggal 28 Februari tahun 2010 yang lalu, melibatkan dua kelompok pengunjung Casino 235 di kota Manchester.
Saat itu kamera CCTV juga merekam pacar dari Etuhu juga sempat terjerembab di kejadian yang terjadi saat dini hari tersebut. Karena sang pacar berusaha melerai baku hantam yang ada.
Etuhu adalah lulusan akademi junior City lahir dengan darah keturunan Nigeria menjalani debutnya di tim senior City bulan September tahun 2007.
Etuhu sendiri adalah adik terkecil dari pemain , Dickson Etuhu. Klub Manchester City sendiri mengeluarkan Kelvin dari skuad mereka musim 2010-2011 karena kejadian ini. [initial]
Redknapp: Silakan Ambil Empat Besar, City (espn/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 22:47
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
-
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Piala Dunia 15 Juli 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR