
Bola.net - - Manchester United terus berkembang sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Skuat Setan Merah tak lagi dinaungi awan gelap kegagalan, mereka tampil berani, agresif menyerang lawan. Permainan MU berubah drastis.
Perkembangan ini tak terlepas dari keberanian Solskjaer memberi kebebasan pada skuat MU. Jika sebelumnya pemain-pemain MU diminta bermain defensif pada era Jose Mourinho, Solskjaer justru membebaskan pemain berekspresi di lapangan.
Beberapa pemain yang diuntungkan dengan keputusan Solskjaer ini adalah Paul Pogba, Anthony Martial, dan Marcus Rashford. Tiga pemain itu jadi lebih rajin mencetak gol, pun berkontribusi pada kemenangan MU.
Asisten pelatih Solskjaer, Mike Phelan menyebut bahwa sebenarnya tak ada rahasia pada perkembangan MU. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Alasan Tertentu
Menurut Phelan, dia dan Solskjaer sebenarnya tidak banyak mengubah MU. Mereka hanya berusaha membantu pemain untuk menyadari pentingnya mengenakan kostum MU. Bermain untuk MU adalah sebuah kebanggaan.
"Tentu saja mereka ada di sini untuk jadi pemain yang lebih baik, individu yang lebih baik, dan untuk menjuarai sesuatu bersama klub dan untuk diri mereka sendiri," ujar Phelan kepada tribalfootball.com.
"Pemain-pemain ini bertalenta karena mereka ada di sini untuk alasan tertentu. Semuanya tergantung pada diri mereka sendiri untuk menerima MU, etos MU, dan segala hal yang mengelilinginya. Itulah alasan mereka berada di sini."
Sudah Hebat

Lebih lanjut, Phelan menyebut bahwa dia dan Solskjaer menyadari skuat MU saat ini sudah memiliki banyak pemain hebat, artinya mereka hanya perlu memberikan dorongan yang tepat supaya mereka tampil lebih baik. Artinya, pemain-pemain MU hanya perlu menemukan motivasi mereka.
"Kemampuan seharusnya bukan masalah - seharusnya mereka tidak bisa melewati pintu itu jika mereka tidak memiliki kemampuan, jadi yang penting adalah kami harus memastikan bahwa kami mampu menghadirkan kualitas dan kepribadian MU, dorongan karismatik yang bisa meningkatkan apa yang sudah ada."
"Itu adalah tanggung jawab besar. Juara itu harus - ukuran klub ini menuntut hal itu. Kami berusaha membangun sesuatu," tandas dia.
Berita Video
Berita video 5 hal penting yang bisa menentukan Liverpool atau Manchester City yang menjadi juara Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rashford Sebut Pengalaman Solskjaer Sangat Membantu Skuat MU
Liga Inggris 8 Februari 2019, 23:52
-
Rashford Cukup Puas Bisa Tampil Konsisten
Liga Inggris 8 Februari 2019, 22:50
-
Jadi Manajer Terbaik Bulan Januari, Solskjaer Pilih Merendah
Liga Inggris 8 Februari 2019, 22:00
-
Rashford Terpilih Sebagai Player of the Month Januari 2019
Liga Inggris 8 Februari 2019, 21:24
-
Baru Pulih, Antonio Valencia Cedera Lagi
Liga Inggris 8 Februari 2019, 21:00
LATEST UPDATE
-
5 Alasan Arsenal Bakal Kalahkan Tottenham di Derby London Utara Malam Ini
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


















KOMENTAR