Penampilan Alejandro Garnacho Tuai Kritik, Eks MU Ungkap Kekhawatiran

Penampilan Alejandro Garnacho Tuai Kritik, Eks MU Ungkap Kekhawatiran
Selebrasi Alejandro Garnacho dalam laga Chelsea vs Arsenal di semifinal Carabao Cup 2025/2026, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Gary Neville menyampaikan kekhawatirannya terhadap Alejandro Garnacho setelah penampilan sang winger dalam kemenangan Chelsea atas West Ham pada Sabtu lalu. Laga di Stamford Bridge itu menjadi malam yang berat bagi pemain Argentina berusia 21 tahun tersebut.

Garnacho baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini setelah meninggalkan Manchester United. Kepindahannya bernilai 40 juta pounds dan disertai klausul penjualan kembali sebesar 10 persen.

Meski sudah mencatatkan puluhan penampilan bersama klub barunya, performa Garnacho pada laga ini memicu sorotan. Neville menilai kontribusinya menjadi salah satu faktor yang membuat Chelsea tertinggal pada babak pertama.

1 dari 3 halaman

Penampilan Sulit Garnacho di Stamford Bridge

Pemain Pafos, Jaja (kiri), dan pemain Chelsea, Alejandro Garnacho, berebut bola dalam pertandingan Liga Champions, Kamis (22/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Pemain Pafos, Jaja (kiri), dan pemain Chelsea, Alejandro Garnacho, berebut bola dalam pertandingan Liga Champions, Kamis (22/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Garnacho tampil sejak awal saat Chelsea menghadapi West Ham, namun kesulitan memberi dampak di sisi kiri serangan. Sejumlah pengamat bahkan menilai ia ikut bertanggung jawab atas kondisi Chelsea yang tertinggal 0-2 saat jeda.

Neville membahas laga tersebut dalam podcast miliknya. Ia menilai West Ham tampil dominan, bukan lewat penguasaan bola, melainkan efektivitas dan intensitas permainan.

“Di babak pertama, saya harus mengatakan bahwa West Ham benar-benar fantastis. Mereka mendominasi pertandingan, meskipun tidak mendominasi penguasaan bola.”

Neville juga menyoroti duel di sisi kiri Chelsea yang dinilainya menjadi titik lemah utama.

“Mereka memiliki beberapa peluang terbaik, mereka lebih bermain fisik, dan sisi kiri Chelsea benar-benar dihancurkan. Alejandro Garnacho adalah pemain yang sering memecah opini, menurut saya, pada beberapa momen.”

2 dari 3 halaman

Sorotan soal Kepercayaan Diri

Neville menilai masalah utama Garnacho pada laga tersebut berkaitan dengan kepercayaan diri. Ia menggambarkan bagaimana sang pemain terlihat tertekan ketika menghadapi tekanan lawan.

“Banyak orang mempertanyakan, apakah dia pemain kelas atas atau sebenarnya di mana posisinya? Yang sulit ditonton tadi malam adalah melihat pemain muda seperti dia yang pergi ke Chelsea, dan dia tampak benar-benar kehilangan kepercayaan diri di sisi kiri," kata Neville.

Ia menambahkan bahwa masalah itu bukan hanya saat Garnacho bertahan, tetapi juga ketika menguasai bola.

“Saya tidak hanya bicara ketika Aaron Wan-Bissaka terus melewatinya saat berlari ke depan, tetapi juga ketika dia mendapatkan bola, sentuhan pertamanya selalu ke belakang dan kemudian dia terus mundur serta kehilangan bola.”

3 dari 3 halaman

Perjalanan Karier Garnacho

Alejandro Garnacho direkrut Manchester United tanpa biaya dari Atletico Madrid pada September 2020. Ia berkembang lewat tim muda dan menjadi bagian penting setelah berperan dalam keberhasilan menjuarai FA Youth Cup.

Debut tim utama Garnacho terjadi pada April 2022 di bawah arahan Ralf Rangnick dalam laga melawan Chelsea di Old Trafford. Perkembangannya berlanjut pada musim 2022/2023 bersama Erik ten Hag, dengan catatan enam gol dan enam assist dari 37 penampilan di semua kompetisi.

Namun, ia kesulitan menemukan performa terbaik di bawah Ruben Amorim. Pertanyaan soal komitmennya sempat mencuat sebelum akhirnya ia pindah ke Stamford Bridge pada musim panas.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL