
Bola.net - Playmaker Manchester United, Mason Mount mengakui bahwa performanya di skuat Setan Merah masih belum optimal. Namun ia menegaskan bahwa performanya ini tidak disebabkan karena nomor punggung yang ia pilih.
Di musim panas kemarin, Mount membuat keputusan besar dalam karirnya. Ia memilih meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Manchester United.
Di Manchester United, Mount membuat kejutan. Ia memilih untuk menggunakan nomor punggung tujuh yang notabene merupakan nomor punggung keramat di skuat Setan Merah.
Tiga bulan berlalu, performa Mount di MU bisa dikatakan masih di bawah standard. Banyak yang menilai bahwa penyebab Mount kurang maksimal karena nomor punggung yang ia kenakan itu.
Simak komentar lengkap Mount seputar anggapan tersebut di bawah ini.
Paham Betul

Kepada talkSPORT, Mount menyadari betul betapa angker nomor punggung tujuh di Manchester United.
Ia tahu betul bahwa ia akan memanggul ekspektasi yang besar ketika ia memilih nomor punggung keramat itu di musim panas kemarin.
"Tentu saja saya tahu betapa besar tekanan yang ada di nomor punggung ini. Saya pribadi sangat menyukai Beckham ketika saya masih kecil, dan saya tahu apa yang ia perbuat untuk klub ini, jadi saya tahu ada tanggung jawab besar ketika saya menggunakan nomor punggung yang sama dengannya," ujar Mount.
Tidak Menyerah

Mount juga menegaskan bahwa ia tidak mau menyerah dengan nomor punggung tujuh yang ia kenakan ini.
Ia ingin membuktikan bahwa ia memang layak menjadi 'The Magnificent Seven' di MU, di mana ia berambisi menciptakan banyak prestasi bersama Setan Merah.
"Ada tekanan yang besar di nomor punggung ini, namun saya pribadi menginginkan tekanan ini. Saya ingin bermain dengan baik saat mengenakan nomor punggung ini, karena nomor yang ikonik ini benar-benar berarti besar bagi saya," imbuhnya.
Tidak Kuat

Di sejarah MU, ada pemain MU yang pernah memutuskan ganti nomor punggung setelah mengenakan nomor punggung tujuh.
Ia adalah Antonio Valencia yang memutuskan kembali ke nomor 25 setelah semusim mengenakan nomor punggung tujuh.
Klasemen Premier League
(talkSPORT)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sir Jim Ratcliffe Dilaporkan Bakal Jadi Investor Baru MU, Erik Ten Hag Masih 'Gelap'
Liga Inggris 20 Oktober 2023, 21:20
-
Kenapa Bruno Fernandes Sering Dimainkan di Sayap Kanan, Wahai Erik Ten Hag?
Liga Inggris 20 Oktober 2023, 21:00
-
Lawan Tim Juru Kunci, Erik Ten Hag Haramkan MU Remehkan Sheffield United
Liga Inggris 20 Oktober 2023, 20:40
-
Tantang Sheffield United, Erik Ten Hag Pastikan Dua Bek MU Comeback
Liga Inggris 20 Oktober 2023, 20:20
-
Jadi Target Transfer Manchester United, Denzel Dumfries: Maaf Gak Dulu!
Liga Italia 20 Oktober 2023, 20:00
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR