
Bola.net - Dua klub terbesar di Inggris yakni Manchester United dan Liverpool sekarang tengah terlibat dalam perburuan tiket empat besar Premier League 2025/2026.
Man United sekarang ini ada di peringkat empat klasemen sementara Liga Inggris. Mereka mengemas 48 poin dari 27 pertandingan.
Sementara itu, Liverpool berada di peringkat enam. The Reds saat ini mengoleksi 45 poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Saat ini tiket ke Liga Champions ada di genggaman Man United. Sedangkan Liverpool berada di zona playoff Conference League.
Tren Positif Man United Bersama Carrick

Manchester United berhasil mengubah nasibnya sejauh ini. Sejak mendepak Ruben Amorim dan menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih, MU tampil agresif, stabil, dan belum pernah merasakan kekalahan.
Enam pertandingan sudah dijalani MU bersama Carrick. Hasilnya, United menang lima kali dan imbang sekali, plus mnecatatkan tiga clean sheet.
Impresifnya, kemenangan didapat melawan tim rival seperti Manchester City dan Arsenal. Terbaru, MU menang atas Everton.
Hasil ini langsung mengantarkan MU masuk empat besar Liga Inggris. Sekarang mereka mengoleksi 48 poin dari 27 laga.
Rahasia Sederhana Kebangkitan Man United

Michael Carrick langsung membenahi pertahanan Manchester United setelah menggantikan Ruben Amorim. Hasilnya, mereka kini lebih kuat dalam bertahan.
Pertahanan yang kuat adalah fondasi penting bagi tim mana pun yang ingin bersaing di papan atas maupun untuk meraih gelar juara. Solidnya pertahanan ini tak lepas dari lebih compact-nya skuad MU.
Harry Maguire dkk kini mendapat bantuan ekstra dari para gelandangnya. Demikian juga dari para penyerangnya.
Solidnya lini pertahanan membuat MU jadi lebih tenang dalam menyerang. Pemain seperti Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo jadi bebas berkreasi untuk mencetak gol dan menciptakan assist.
Liverpool Dihantui Inkonsistensi

Sementara itu Liverpool musim ini menjalani periode yang sangat buruk. Arne Slot masih belum bisa membuat anak-anak asuhnya tampil konsisten.
Alhasil Liverpool kini terancam gagal mendapat tiket ke Liga Champions. The Reds sekarang berada di peringkat enam klasemen Liga Inggris dengan koleksi 45 poin dari 27 pertandingan.
Liverpool sudah keok delapan kali dari 27 laga. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dari jumlah kekalahan mereka pada musim lalu, dari 38 pertandingan!
Belakangan ini Liverpool memang mulai tampak stabil dalam meraih poin, seperti saat melawan Nottingham Forest. Namun performa mereka kurang meyakinkan.
Bahkan Alexis Mac Allister pun mengakui bahwa Liverpool beruntung bisa meraih poin karena permainan mereka sangat buruk. "Kami bermain dengan sangat buruk di babak pertama, baik itu masalah penempatan posisi, pressing dan intensitas. Kami tidak bermain selayaknya standar kami, dan di babak kedua saya tidak bilang kami bermain bagus, tetapi setidaknya lebih baik dari babak pertama," ungkap Mac Allister pada BBC Sport.
Di Balik Inkonsistensi Liverpool

Ada sejumlah alasan mengapa Liverpool tampil buruk dan inkonsisten pada musim ini. Performa pemain mereka menurun.
Mulai dari Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Alexis Mac Allister, Cody Gakpo, hingga Mohamed Salah tampil di bawah standar. Penampilan pemain baru seperti Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong juga tak banyak membantu.
Perubahan skema permainan tampaknya juga memengaruhi performa The Reds. Jika sebelumnya mereka membangun tim di sekitar Mohamed Salah, kini Arne Slot berusaha tak terlalu bergantung pada pemain asal Mesir itu dan berusaha memaksimalkan potensi pemain baru di lini serang seperti Florian Wirtz.
Para pemain masih harus beradaptasi dengan rencana Slot. Selain itu, sejumlah pemain tampaknya juga kurang cocok dengan pendekatan ala pelatih Belanda tersebut.
Sebelumnya beberapa pemain telah memberikan isyarat kurang puas dengan Slot. Yang paling terekam dengan jelas tentunya adalah Mohamed Salah. Jika para pemain kurang merasa nyaman dengan pelatih barunya, maka wajar penampilan mereka kemudian menurun.
Lalu ada masalah cedera pemain. Sejumlah pilar Liverpool silih berganti tumbang dan itu membuat Slot kerap kehabisan opsi karena rampingnya skuad yang ia miliki. Hal tersebut terlihat jelas di lini belakang.
Man United Bakal Kalahkan Liverpool?

Melihat situasinya sekarang ini, Manchester United tentu berada di atas angin dalam perburuan tiket ke Liga Champions. MU sedang dalam masa honeymoon bersama Michael Carrick.
Kondisi internal skuad MU sedang bagus-bagusnya dan mereka kemungkinan besar bisa mempertahankan tren posifitnya. Di sisi lain, Liverpool punya banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan mulai dari faktor teknis hingga non-teknis.
Jadi tak akan mengherankan jika nanti Liverpool bakal gagal mendapat tiket ke Liga Champions. Apalagi sebelum berusaha melewati Manchester United, mereka juga masih harus bergelut dengan Chelsea.
Klasemen Liga Inggris
Baca Juga:
- Mumpung Gratis, Dua Klub Raksasa Serie A Ingin Sikat Casemiro dari Manchester United
- Michael Carrick Belum Punya Jadwal Pasti Kembalinya Matthijs de Ligt
- Prediksi Man Utd vs Crystal Palace 1 Maret 2026
- Arne Slot Pastikan Florian Wirtz Absen, Liverpool Dihantui Cedera Jelang Lawan West Ham
- Prediksi Susunan Pemain Liverpool Kontra West Ham: The Reds Tak Menyerah Kejar Liga Champions
- Liverpool Jumpa Galatasaray di Liga Champions: Arne Slot Siap Maksimalkan Kesempatan
- Prediksi Liverpool vs West Ham 28 Februari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Prediksi Babak 16 Besar Liga Champions: Real Madrid Singkirkan Man City?
Liga Champions 28 Februari 2026, 12:01
-
Jalur Barcelona Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:41
-
Jalur Real Madrid Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:21
-
Jalur Arsenal Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:25
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
























KOMENTAR