Bola.net - Mantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit, mengatakan bahwa skuat The Gunners saat ini banyak dihuni pemain cantik namun kekurangan insting pembunuh.
Hal tersebut diutarakan Petit terkait minimnya prestasi yang diraih skuat besutan Arsene Wenger tersebut. Pria asal Prancis itu mengatakan, di era saat ia masih aktif bermain dahulu, pilar-pilar The Gunners lebih bernyali dan lebih tangguh ketimbang saat ini.
"Anda harus mengingat lini pertahanan yang kami miliki. Anda bisa mengandalkan David Seaman, Tony Adams, Martin Keown dll. Kami tahu caranya untuk melakukan laga tandang. Ketika kami harus bermain, kami tahu apa yang harus dilakukan. Saya ingat di laga tandang di Wimbledon, ketika Adams berkata pada saya: 'hari ini, Manu, lupakan sepakbola. Ini perang!' Kami tahu bagaimana cara beradaptasi karena kami hanya inginkan satu hal: untuk meraih kemenangan," kenangnya pada Mirror.
Petit juga mengatakan, gaya main timnya saat itu kini telah terhapus oleh gaya main tim seperti Barcelona, yang mengandalkan penguasaan bola selama mungkin. Alhasil, keinginan untuk tampil cantik seakan menjadi tujuan utama ketimbang mencari kemenangan.
"katakan saja, gaya main Barcelona yang mempertahankan bola telah mengambil alih gaya tersebut. Namun saat ini, tim Anda harus bermain lebih direct dan pragmatis. Anda bisa melihatnya di skuat Jerman atau Real Madrid. Arsenal banyak dihuni pemain-pemain cantik, namun mereka bukanlah 'pembunuh' di tim ini. Di masa lalu, kami sangat tangguh. Kami tak bermain untuk tampil apik," tutur mantan penggawa Barca ini. [initial]
(mir/dim)
Hal tersebut diutarakan Petit terkait minimnya prestasi yang diraih skuat besutan Arsene Wenger tersebut. Pria asal Prancis itu mengatakan, di era saat ia masih aktif bermain dahulu, pilar-pilar The Gunners lebih bernyali dan lebih tangguh ketimbang saat ini.
"Anda harus mengingat lini pertahanan yang kami miliki. Anda bisa mengandalkan David Seaman, Tony Adams, Martin Keown dll. Kami tahu caranya untuk melakukan laga tandang. Ketika kami harus bermain, kami tahu apa yang harus dilakukan. Saya ingat di laga tandang di Wimbledon, ketika Adams berkata pada saya: 'hari ini, Manu, lupakan sepakbola. Ini perang!' Kami tahu bagaimana cara beradaptasi karena kami hanya inginkan satu hal: untuk meraih kemenangan," kenangnya pada Mirror.
Petit juga mengatakan, gaya main timnya saat itu kini telah terhapus oleh gaya main tim seperti Barcelona, yang mengandalkan penguasaan bola selama mungkin. Alhasil, keinginan untuk tampil cantik seakan menjadi tujuan utama ketimbang mencari kemenangan.
"katakan saja, gaya main Barcelona yang mempertahankan bola telah mengambil alih gaya tersebut. Namun saat ini, tim Anda harus bermain lebih direct dan pragmatis. Anda bisa melihatnya di skuat Jerman atau Real Madrid. Arsenal banyak dihuni pemain-pemain cantik, namun mereka bukanlah 'pembunuh' di tim ini. Di masa lalu, kami sangat tangguh. Kami tak bermain untuk tampil apik," tutur mantan penggawa Barca ini. [initial]
Baca Juga:
- Preview: Arsenal vs Monaco, Romantisme Wenger
- Data dan Fakta Liga Champions: Arsenal vs Monaco
- Wenger Tak Mau Sesumbar Menang Lawan AS Monaco
- Tiga Poin di Kandang Palace Bikin Wenger Girang
- Giroud Yakin Arsenal Segera Juara Liga Champions
- Arsenal, Chelsea, dan MU Berebut Wonderkid Anderlecht
- Mourinho: Pekerjaan Wenger Impian Semua Manajer
- Mourinho Heran Arsenal Tak Kunjung Juara EPL
- Mertesacker: Arsenal Beruntung Bisa Kalahkan Palace
- Giroud: Arsenal Sedang Membangun Tim Kelas Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tacchinardi Setuju Juve Jual Pogba
Liga Italia 24 Februari 2015, 22:43
-
Presiden Barcelona Puji Isco Setinggi Langit
Liga Spanyol 24 Februari 2015, 21:46
-
Petit: Arsenal Kekurangan Insting Membunuh
Liga Inggris 24 Februari 2015, 21:04
-
Kenakan Gaun Semi Bugil, Irina Umbar Keseksian Tubuh Kirinya
Open Play 24 Februari 2015, 15:21
-
Iniesta Unggulkan Madrid Juara Liga Champions
Liga Champions 24 Februari 2015, 11:55
LATEST UPDATE
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR