Bola.net - - Gelandang Manchester United, Paul Pogba sudah pernah merasakakan bermain di bawah asuhan dua pelatih MU, yakni Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho. Di bawah Ferguson Pogba kemudian hengkang ke Juventus di tahun 2012 karena tak mendapatkan kesempatan.
Pogba dinilai cukup menjanjikan saat awal kembali ke MU, tapi musim ini penampilannya terus menurun dan belum mampu membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang termahal.
Musim lalu MU hanya berhasil mengamankan posisi kedua klasemen dengan selisih poin yang cukup lebar dari Manchester City di puncak. Pogba pun berpendapat bahwa masalah MU dalam beberapa musim terakhir tidak hanya terdapat dalam tubuh tim.
Menurutnya, para fans MU memiliki kebiasaan buruk untuk membandingkan MU masa kini dengan era kejayaan MU di zaman Ferguson. Hal inilah yang harus diubah.
Memandang ke Depan

"Kita semua hanya berpikir soal MU yang lama, yang dilatih Ferguson. Saya kira ini sudah waktunya bagi semua orang untuk menyadari bahwa waktu berjalan terus. Dia tidak akan kembali," tegas Pogba kepada espn.
Menurutnya, MU saat ini harus berani menatap ke depan. Berusaha mencari Ferguson berikutnya.
"Anda harus melihat ke depan. Sekarang kami harus berpikir soal masa depan."
"Kami harus menemukan Ferguson berikutnya," tutupnya.
Tidak Efektif

Terlepas dari komentarnya, musim ini Pogba memang terbilang tampil di bawah standar. Pogba dinilai sebagai gelandang yang terlalu lama menguasai bola.
Bahkan Jose Mourinho pernah mengkritik Pogba langsung di hadapan media. Menurutnya Pogba sebenarnya bisa menjadi pemain hebat jika bisa bermain dengan efektif.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perkuat Barca Jadi Cita-cita Seorang Boateng
Liga Spanyol 5 Juni 2018, 23:27
-
Man United dan Shakhtar Resmi Sepakati Transfer Fred
Liga Inggris 5 Juni 2018, 22:01
-
Pogba Minta Fans MU Lupakan Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 5 Juni 2018, 18:20
-
Musim Depan, Liverpool Lebih Kuat Dari MU
Liga Inggris 5 Juni 2018, 18:00
-
Bale Mau Gabung MU Jika Mourinho Pergi
Liga Inggris 5 Juni 2018, 17:40
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR