
Bola.net - Chelsea kembali memasuki fase krusial jelang bursa transfer musim panas. Setelah empat tahun penuh belanja besar namun minim konsistensi, klub asal London Barat itu kini dihadapkan pada ketidakpastian baru, baik dari sisi teknis maupun finansial.
Di bawah kepemilikan Clearlake Capital dan Todd Boehly, tekanan terhadap klub semakin meningkat. Gagal tampil di Liga Champions dalam tiga dari empat musim terakhir menjadi catatan buruk.
Bahkan, absen total dari kompetisi Eropa dalam dua musim akan menjadi pukulan telak bagi klub sebesar Chelsea.
Krisis Manajer dan Arah Klub

Sejak akuisisi pada Mei 2022, Chelsea sudah berganti pelatih secara permanen hingga empat kali. Jika menghitung Thomas Tuchel, yang diwarisi dari rezim sebelumnya, jumlahnya menjadi lima. Ditambah pelatih interim seperti Frank Lampard, instabilitas di kursi pelatih semakin terlihat jelas.
Kini, nama Andoni Iraola mencuat sebagai kandidat kuat. Pelatih Bournemouth itu dinilai sukses membawa timnya tampil impresif di Premier League dengan gaya bermain agresif dan berani memberi ruang bagi pemain muda.
Namun, merekrut Iraola bukan perkara mudah. Selain diminati klub lain, termasuk kemungkinan kembali ke Spanyol, ia juga diyakini cukup cermat untuk tidak tergesa-gesa menerima proyek yang belum stabil.
Tantangan Besar Jika Iraola Datang

Secara filosofi, Iraola dikenal mengusung sepak bola progresif dengan pressing tinggi. Pertanyaannya, apakah skuad Chelsea saat ini mampu memenuhi tuntutan tersebut?
Meski sudah menggelontorkan dana besar, skuad The Blues masih dianggap belum seimbang. Bahkan, ada potensi klub kembali menghabiskan ratusan juta pound untuk merombak tim.
Berikut dua skenario susunan pemain Chelsea di bawah Iraola untuk musim 2026/2027:
Skenario 1: Bertumpu pada Pemain Muda dan Eksperimen
Prediksi Starting XI Chelsea jika dilatih Andoni Iraola. (c) FotMob
Dalam skenario ini, Chelsea tetap mengandalkan filosofi “investasi pemain muda” ala BlueCo.
Di bawah mistar, posisi kiper masih belum pasti. Robert Sanchez sempat tampil solid, namun kehilangan kepercayaan setelah digeser oleh Filip Jorgensen. Sementara talenta muda seperti Mike Penders berpotensi dipromosikan meski belum matang.
Di lini belakang, nama Marcos Senesi dari Bournemouth masuk radar. Bek berpengalaman ini bisa menjadi opsi instan, meski tidak terlalu mencolok.
Lini tengah berpotensi diisi Alex Scott, gelandang muda yang fleksibel dan kreatif. Ia bisa berduet dengan Moises Caicedo, meski duet ini dinilai kurang kuat secara fisik.
Di lini depan, Joao Pedro tetap jadi andalan, dengan dukungan Cole Palmer yang bergerak dari sisi kanan. Sementara posisi sayap kiri masih jadi masalah, dengan performa inkonsisten Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens.
Nama muda seperti Geovany Quenda juga bisa mendapat kesempatan, meski ekspektasi terhadapnya masih terlalu dini.
Secara keseluruhan, ini adalah skuad muda dengan potensi besar, namun minim pengalaman di level tertinggi.
Skenario 2: Kombinasi Pemain Jadi dan Talenta Muda
Prediksi Starting XI Chelsea jika dilatih Andoni Iraola. (c) FotMob
Jika Chelsea mengubah pendekatan dan mulai merekrut pemain siap pakai, komposisi tim bisa jauh lebih kompetitif.
Di posisi kiper, nama Mike Maignan dari AC Milan kembali dikaitkan. Kehadirannya bisa memberi stabilitas di lini belakang.
Di jantung pertahanan, Jan Paul van Hecke dari Brighton menjadi opsi menarik. Bek berusia 25 tahun itu dinilai punya kemampuan distribusi bola yang sesuai dengan gaya Iraola.
Bahkan, jika Chelsea lolos ke Liga Europa, peluang merekrut Alessandro Bastoni dari Inter Milan bisa terbuka, meski masih tergolong ambisius.
Di lini serang, Bradley Barcola menjadi target potensial dari PSG. Dengan lini depan yang kompetitif, Chelsea bisa lebih tajam.
Sementara itu, Nicolas Jackson berpeluang kembali dipercaya sebagai striker utama, jika konflik internal berhasil diselesaikan.
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- 9 Target Manchester United di Musim Panas: Lini Tengah Jadi Prioritas Utama
- Manchester United Terancam Rugi Besar Jika Chelsea Tunjuk Andoni Iraola, Kenapa?
- Seruan Declan Rice Usai Kekalahan dari Man Cty Malah Jadi Tanda Arsenal Mulai Kehilangan Harapan Juara Premier League, Kok Bisa?
- John Terry Sambat Soal Krisis Chelsea: Kini Tak Ada Pelatih Top yang Mau Menangani The Blues
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cesc Fabregas Latih Chelsea? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Filipe Luis Masuk Kandidat Pelatih Baru Chelsea
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 15:32
LATEST UPDATE
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Bintang Tottenham Ini
Liga Inggris 24 April 2026, 16:19
-
Curahan Hati Rodri, Khawatir Gak Bisa Main Sampai Usia 32 Tahun
Liga Inggris 24 April 2026, 16:15
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 24 April 2026, 16:10
-
Hasil FP1 Moto2 Spanyol 2026: Barry Baltus dan Celestino Vietti Berkuasa
Otomotif 24 April 2026, 15:39
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 15:32
-
Presiden Real Madrid Bertekad Pecat Alvaro Arbeloa
Liga Spanyol 24 April 2026, 15:24
-
3 Opsi Barcelona untuk Menutup Kekosongan Lamine Yamal
Liga Spanyol 24 April 2026, 15:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46






















KOMENTAR