
Bola.net - Josep Guardiola mengecam UEFA terkait jadwal pertandingan yang terlalu padat. Dia merasa sepak bola harus berubah, khususnya setelah polemik European Super League (ESL) kemarin.
ESL saat ini sedang dalam mode stand-by, artinya belum bisa dilangsungkan sesuai rencana. Namun yang perlu disorot adalah pergerakan UEFA.
Di tengah kisruh ESL selama 48 jam kemarin, UEFA mengumumkan perubahan format UCL sejak tahun 2024 nanti.
Bakal ada lebih banyak pertandingan. 32 tim diubah jadi 36 tim, fase grup diganti menjadi liga, dan setiap tim akan bermain setidaknya 10 pertandingan.
Buat jadi 400 hari saja
Guardiola tampak kesal dengan keputusan UEFA tersebut. Sebenarnya keputusan UEFA ini tidak lebih baik dari gagasan ESL, bahkan mungkin sama buruknya. Pemain sama-sama dirugikan, diperas tenaganya.
"Masalahnya sama di setiap waktu. Semua pelatih dan pemain meminta sepak bola yang lebih berkualitas, tetapi dunia sepak bola menginginkan kuantitas," kata Pep kepada Sky Sports.
"Namun, kami tidak bisa mengambil keputusan soal itu. Kami harus bertanya kepada UEFA dan FIFA untuk menambah panjang tahun, mungkin bisa jadi 400 hari setahun."
"Mungkin mereka bisa menemukan solusi untuk itu," imbuhnya.
Sepak bola sebagai bisnis
Guardiola pun mengutarakan fakta yang selama ini coba ditutup-tutupi. Dia mengakui dengan tegas bahwa sepak bola sekarang adalah ladang bisnis bagi pihak-pihak tertentu.
"Setiap orang dalam pekerjaannya harus menemukan keseimbangan itu. Sepak bola adalah bisnis. Kita tidak bisa membantah bahwa sepak bola adalah bisnis," sambung Pep.
"Semua klub dan semua fans menginginkan pemain terbaik. Namun, untuk mendapatkan itu Anda membutuhkan investasi. Semua klub melakukannya."
Harus diubah
Sebelumnya, salah satu pemain Man City, Ilkay Gundogan, menyuarakan protesnya terhadap format baru UCL di media sosial.
"Setiap tim punya kualitas, layak bermain. Setelahnya, biarlah orang-orang yang bertanggung jawab dengan otak bijak dan cerdas memutuskan apa yang terbaik untuk sepak bola," tutup Pep
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Pemain Sepak Bola Ibarat Aktor yang Diminta Naik Panggung Tiga Kali Sehari
- Kane Berpotensi tak Bakal Pindah ke Manchester United, Apa Sebabnya?
- Harry Kane pun Terkejut Mourinho Dipecat
- Banyak Bacot, Eks MU Ini Tuding Raiola Justru Rugikan Pogba
- Manchester United Mau Naik Level? Rekrut Salah Satu dari Dua Pemain Ini
- Chelsea Berubah di Bawah Tuchel, Ini yang Dirasakan Werner Dkk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Protes Guardiola Terhadap UEFA: Buat Setahun Jadi 400 Hari Saja
Liga Inggris 24 April 2021, 06:00
-
Pemain Sepak Bola Ibarat Aktor yang Diminta Naik Panggung Tiga Kali Sehari
Liga Champions 24 April 2021, 05:30
-
Dybala Panaskan Spekulasi Kepindahan Aguero ke Barcelona
Liga Spanyol 23 April 2021, 17:33
-
Final Carabao Cup, Harry Kane Bakal Hantui Man City?
Liga Inggris 23 April 2021, 17:31
-
Prediksi Manchester City vs Tottenham 25 April 2021
Liga Inggris 23 April 2021, 17:31
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR