
Bola.net - PSV Eindhoven kembali buka suara mengenai saga transfer Cody Gakpo. Mereka kesal karena Manchester United tidak jadi mengambil sang penyerang di musim panas kemarin.
Nama Gakpo memang menjadi salah satu properti panas di bursa transfer kemarin. Karena ia memiliki catatan gol yang impresif di Eredivisie pada musim lalu.
Manchester United menjadi salah satu tim yang paling gencari dikaitkan dengan sang penyerang. Bahkan United dilaporkan sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan sang pemain.
Namun ternyata hingga bursa transfer musim panas ditutup, MU tidak jadi merekrut Gakpo. Mereka lebih memilih untuk mendatangkan Antony dari Ajax Amsterdam.
Simak komentar lengkap pihak PSV Eindhoven di bawah ini.
Ganggu Persiapan
Direktur PSV Eindhoven, Marcel Brands membenarkan bahwa Manchester United meminati jasa Gakpo. Mereka juga mengonfirmasi bahwa ketertarikan MU itu lebih dari serius.
Namun ia kesal karena transfer Gakpo itu tidak jadi karena kegagalan transfer itu mengganggu persiapan mereka.
"Cody mengalami persiapan yang kurang baik bersama kami musim ini karena ia sudah berbicara untuk pindah ke Manchester United," ujar Brands kepada ED.
Tidak Ada Tawaran yang Bagus
Brands menyebut bahwa sebenarnya ada klub lain yang berminat pada Gakpo. Namun mereka tidak jadi menjual sang striker karena tawaran yang masuk kurang dari apa yang mereka harapan.
"Manchester United baru mendekatinya di pertengahan Agustus. Lalu setelah itu mereka menghilang begitu saja," lanjut Brands.
"Saya awalnya mengira Cody akan pindah di penghujung bursa transfer jika tawaran yang masuk sesuai dengan harapan kami. Namun tawaran-tawaran yang masuk tidak mencapai batas bawah yang kami sepakati dengan Cody, sehingga ia tidak jadi pindah," ujarnya.
Performa Apik
Kegagalan transfer Gakpo bisa menjadi berkah bagi PSV. Karena sang penyerang menggila bersama PSV di musim ini.
Di Eredivisie, ia memimpin daftar top skor dengan delapan gol dan top assist dengan enam assist.
Klasemen Premier League
(ED)
Baca Juga:
- Prediksi Nasib Manchester United Musim 2022/2023 Versi Superkomputer: Gagal Masuk 4 Besar!
- Cristiano Ronaldo Pose Jadi Petinju, Netizen Julid: Otot Doang Gede, Mau Mukulin Maguire?
- Menilai Performa Tim-Tim Raksasa Premier League Sejauh Ini: Liverpool dan Chelsea Paling Ambyar
- Fabrizio Romano: Donny van de Beek ke Inter Milan? Kayaknya Enggak Deh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klaim Legenda Man United Soal Jude Bellingham: Agak Mirip Saya tuh
Liga Inggris 20 September 2022, 23:38
-
Meski Ditolak, Benjamin Pavard Masih Buka Kesempatan Gabung Manchester United
Bundesliga 20 September 2022, 22:04
-
Ini Perbedaan Erik Ten Hag dan Para Pendahulunya di MU Versi Bruno Fernandes
Liga Inggris 20 September 2022, 21:46
-
Legenda MU Sebut Jude Bellingham Nyaris Gabung Setan Merah
Liga Inggris 20 September 2022, 21:21
-
Dituding Hasut Jurrien Timber untuk Tidak Pindah ke MU, Begini Kilah Louis van Gaal
Liga Inggris 20 September 2022, 21:03
LATEST UPDATE
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR