- Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher menilai Rafael Benitez sebagai salah satu pelatih terbaik yang beredar saat ini. Dia menganggap Benitez sebagai sosok pemenang yang sukses meraih banyak trofi.
Saat ini Benitez tengah menangani Newcastle United. Dia berperan besar dalam menyelamatkan Newcastle dari jurang degradasi musim lalu. Benitez menyuguhkan permainan pragmatis yang efektif meraih hasil terbaik.
Meski demikian, Carragher menilai Benitez sebenarnya akan lebih cocok menangani Arsenal. Carragher menghargai Emery dan kemampuannya, tetapi dia menyebut Benitez sebagai pelatih yang lebih hebat dan sudah cukup pengalaman di Premier League.
Carragher percaya Benitez sudah melakukan banyak hal dan tepat untuk membantu Arsenal membangun skuat kembali setelah kepergian Arsene Wenger. Baca penjelasan Carragher di bawah ini:
Kenapa Tidak?
Rafael Benitez memang sudah melakukan banyak hal sepanjang kariernya sebagai pelatih. Satu trofi Liga Champions, satu FA Cup, dua trofi Liga Spanyol, satu Piala Italia, dua trofi Piala Super Italia, satu Piala Europa, satu trofi Piala Super Eropa dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, Carragher tak mengerti kenapa Arsenal tak memilih Benitez.
"Rafa (Benitez) mungkin adalah pengaruh terbesar saya dalam sepak bola, saya dilatih olehnya selama enam tahun," jelas Carragher dikutip dari express.
"Anda melihat seseorang seperti Rafa dan rekam jejaknya, dengan apa yang sudah dia lakukan - dia punya trofi di mana-mana. Jadi kenapa dia tak menjadi pelatih Arsenal?"
Tak Setuju
Meski Carragher menyebutkan banyak trofi yang sudah diraih Benitez, suporter Arsenal mungkin tak sepakat. Taktik Benitez yang defensif menjadi salah satu alasannya.
Benitez dikritik sebagai pelatih yang tak tahu cara memaksimalkan potensi pemainnya semasa masih menangani Madrid. Kini, bersama Newcastle, dia pun dikritik karena permainan defensif.
Namun, Carragher tak setuju. Dia menilai Benitez adalah pelaih yang fleksibel. Taktik Benitez menyesuaikan dengan lawan timnya.
"Karena saya adalah pengatur di lapangan, Rafa akan mengatakan pada saya di mana dia ingin garis pertahanan kami," imbuh Carragher.
"Kami akan bermain tinggi di lapangan, tetapi melawan tim besar kami bermain 3/4 di lapangan. Jika kami bermain tandang atau di Eropa, kami mungkin mundur lebih dalam." (exp/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video tentang merchandise di store Asian Games 2018 yang terus diburu masyarakat yang datang ke GBK, Jakarta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Arsenal, Yaya Toure Bakal Gabung Klub Yunani
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 20:05
-
Leno Pede Bakal Jadi Kiper Nomor Satu Arsenal
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 18:25
-
Saling Membutuhkan, Situasi Arsenal dan Ozil Dinilai Rumit
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 15:30
-
Wah, Emery Larang Pemain Arsenal Minum Jus
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 15:00
-
Rafael Benitez Dinilai Sebagai Pelatih yang Lebih Tepat untuk Arsenal
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 14:30
LATEST UPDATE
-
PSM Makassar vs Bali United: Adu Taktik Tomas Trucha Lawan Strategi Anti-Fisik
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 16:03
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR