
Bola.net - Manchester United menemukan senjata untuk mencetak gol di Premier League 2025/2026: bola mati. Situasi set piece kini menjadi sumber gol penting bagi Setan Merah, sekaligus pembeda di laga-laga krusial.
Catatan statistik menegaskan hal tersebut. MU telah mencetak 13 gol dari situasi bola mati di liga musim ini, hanya kalah dari Arsenal yang mencatatkan 15 gol. Angka ini menempatkan MU di level elite dalam efektivitas set piece.
Gol pembuka ke gawang Tottenham pada pekan ke-25 menjadi contoh paling mutakhir. Skema tendangan sudut yang rapi membuka jalan bagi kemenangan 2-0 di Old Trafford, Sabtu (7/2) malam WIB.
Di balik keberhasilan itu, ada kerja detail dan terstruktur di Carrington. Dua nama memainkan peran kunci sebagai otak di balik skema bola mati MU: Jonny Evans dan analis Kaita Hasegawa.
Peran Khusus di Balik Layar Carrington

Michael Carrick secara terbuka mengungkapkan bahwa gol pembuka ke gawang Tottenham lahir dari latihan. Skema tersebut bukan improvisasi, melainkan hasil analisis dan perencanaan matang.
Jonny Evans mendapat tugas khusus untuk memperhatikan detail bola mati. Pengalaman panjangnya sebagai bek menjadi modal penting dalam membaca pergerakan lawan dan ruang yang bisa dieksploitasi.
Sementara itu, Kaita Hasegawa berperan sebagai analis yang memetakan kecenderungan bertahan lawan. Kolaborasi keduanya membuat MU memiliki variasi skema yang tidak mudah ditebak.
Hasilnya terlihat jelas di lapangan. Pergerakan Kobbie Mainoo yang cerdas, umpan Bruno Fernandes, dan penyelesaian Bryan Mbeumo menjadi bukti bahwa detail kecil bisa menghasilkan dampak besar.
Kerja Kolektif dan Efektif

Carrick menegaskan bahwa keberhasilan bola mati MU adalah kerja kolektif. Ia memberi ruang bagi staf untuk menyumbangkan ide, lalu menyatukannya dalam konsep yang bisa dijalankan pemain.
"Ya, itu Jonny, dia telah memperhatikan bola mati, Jonny Evans, dan Kaita," ucap Michael Carrick dikutip dari TNT Sports tentang gol ke gawang Tottenham.
"Jadi sangat bagus ketika semuanya berjalan lancar. Jelas, kita semua memiliki ide yang berbeda tetapi para pemain menjalankannya dengan baik."
"Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, dan Bryan Mbeumo mencetak gol, jadi kami sangat senang dengan itu," tegas Carrick.
Jonny Evans Layak Dapat Pujian

Carrick kembali menegaskan pentingnya kontribusi Evans dalam proses tersebut. Ia menyebut bahwa Jonny Evans memang bukan pelatih khusus bola mati, tetapi tetap memberikan perhatian besar pada aspek tersebut.
"Jonny telah melakukan banyak pekerjaan dengan para pemain dan mendapatkan hasil yang memuaskan, jadi kami sangat senang," kata Carrick.
"Kami memasuki setiap pertandingan dengan beberapa ide dan ketika Anda melihatnya berhasil sebaik itu, dan sepenting itu, itu adalah gol pertama dan sangat penting. Itu menunjukkan betapa pentingnya bola mati," kata pelatih 44 tahun.
Sumber: Manchester United
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
- Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
- 5 Pelajaran Kemenangan 2-0 Man United vs Tottenham: Kartu Merah Romero hingga Sentuhan Jenius Carrick
- Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
- Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Kobbie Mainoo Bersinar, Jadi Ruben Amorim Keliru?
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:44
-
Agen Bruno Beraksi: Terang-terangan Lempar Pujian untuk Cole Palmer
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-8 Februari 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:18
-
Nature is Healing! Ketika Dua Eks Man United Jadi Pahlawan di Napoli
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR