
Bola.net - Kai Havertz menunjukkan betapa penting perannya bagi Arsenal setelah pulih dari cedera. Meski tak selalu tercatat sebagai pencetak gol, kontribusinya dalam permainan kini terasa semakin utuh dan menentukan.
Performa Havertz pasca-cedera langsung menanjak. Dalam lima laga terakhir bersama Arsenal di semua ajang, pemain asal Jerman itu mencatatkan dua gol dan dua assist, sebuah angka yang menegaskan pengaruhnya di lini serang maupun lini tengah.
Laga pekan ke-25 Premier League melawan Sunderland menjadi contoh paling segar. Arsenal menang meyakinkan 3-0 di Stadion Emirates, Sabtu (8/2) malam WIB, dengan Havertz kembali dipercaya tampil sejak menit awal.
Meski namanya tak masuk papan skor, Havertz tetap menjadi bagian penting dalam kemenangan tersebut. Ia tampil matang, disiplin, dan cerdas membaca ruang, sebuah kualitas yang membuat Arsenal tampak lebih seimbang.
Havertz, Gelandang yang Menghidupkan Alur Serangan

Kai Havertz masuk dalam starting XI saat Arsenal menjamu Sunderland. Mikel Arteta kembali memainkannya sebagai gelandang, posisi yang sejatinya menjadi rencana awal sejak Havertz didatangkan dari Chelsea.
Keputusan itu terbukti efektif. Havertz memainkan peran sentral dalam menghubungkan lini tengah dan lini depan, serta menjadi penghubung antar-ruang yang membuat aliran bola Arsenal lebih cair.
Kontribusi nyatanya terlihat pada gol kedua Arsenal. Havertz memberikan assist cerdas untuk Victor Gyokeres, sebuah umpan yang lahir dari ketenangan dan pemahaman situasi yang baik di area krusial.
Penampilan ini menegaskan bahwa Havertz bukan sekadar pemain pelapis peran darurat. Ia mampu menjalankan fungsi gelandang modern yang tak hanya mengalirkan bola, tetapi juga menciptakan ancaman.
Fleksibilitas Havertz dan Bukti Matangnya Arsenal

Peran Havertz sebagai gelandang bukanlah eksperimen baru. Arteta sejak awal melihat potensi besar Havertz di posisi tersebut, sebelum kondisi tim memaksanya menggeser sang pemain ke peran penyerang tengah.
Cedera panjang Gabriel Jesus dan performa yang belum konsisten dari penyerang lain membuat Arteta harus mengubah rencana. Namun kini, dengan Havertz yang kembali fit, fleksibilitas itu justru menjadi keuntungan besar.
"Ya, saya pikir dengan jenis permainan yang kami harapkan dan cara mereka bermain serta jenis ancaman yang ingin kami ciptakan dengan Kai Havertz dan Gabriel Jesus di sekitar tiga bek tengah," ucap Mikel Arteta usai laga lawan Sunderland.
"Jadi, ya, itu juga sesuatu yang harus kami manfaatkan karena kami memiliki kualitas yang sangat berbeda dari Kai hingga Martin Odegaard atau Eberechi Eze atau gelandang serang lainnya," tegasnya.
Sumber: Arsenal
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- 5 Pelajaran Kemenangan 2-0 Man United vs Tottenham: Kartu Merah Romero hingga Sentuhan Jenius Carrick
- Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
- Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
- Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
- Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
- Rapor Pemain Chelsea saat Gilas Wolves: Palmer Gemilang, Neto dan Garnacho Kesulitan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arteta Tegaskan Jarak 9 Poin Tak Berarti Apa-Apa bagi Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-8 Februari 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:18
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
-
Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:14
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR