
Bola.net - - Manchester United berkembang pesat sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih interim. Di bawah Solskjaer, MU berhasil melewati 10 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi. Permainan MU juga jadi lebih agresif dan ofensif.
Situasi MU saat ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan beberapa bulan lalu, tepatnya saat masih ditangani Jose Mourinho. Kala itu, skuat MU dinaungi awan gelap negatif, masalah internal mengganggu performa MU di lapangan.
Perkembangan MU ini diyakini terjadi karena pengaruh Solskjaer. Mantan pemain MU itu mampu mengembalikan identitas MU sebagai tim pemenang yang selalu tampil menyerang.
Meski demikian, asisten pelatih Solskjaer, Mike Phelan menegaskan bahwa tak ada hal istimewa yang mereka perbuat. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Senyuman Pemain
Menurut Phelan, hal terpenting yang mereka perbuat adalah membuat para pemain kembali tersenyum. Dia percaya skuat MU saat ini sebenarnya sudah dipenuhi banyak pemain hebat, yang perlu pelatih perbuat hanyalah membantu mereka memaksimalkan potensi itu.
"Anda harus mengembalikan senyuman pada wajah para pemain, dan mencoba menceritakan petualangan yang pernah anda jalani, sukses yang anda dapatkan, dan apa saja yang diperlukan untuk melakukan itu," ujar Phelan kepada tribalfootball.
"Hal itu tidak bisa terjadi dalam semalam, itu adalah sesuatu yang harus terus anda kerjakan, tapi anda membutuhkan para pemain untuk mewujudkan itu. Yakni para pemain yang menikmati lingkungan ini dan senang datang untuk bekerja."
Sangat Penting

Tak hanya itu, Phelan menyebut sifat positif tersebut harus terlebih dahulu dimulai staf pelatih. Jika para pelatih optimistis, sikap itu akan menular pada para pemain, yang pada akhirnya membantu MU meraih kemenangan.
"Saya pikir hal itu [meningkatkan suasana skuat] sangatlah penting. Jika hal itu terjadi pada staf, semangat yang sama akan menular pada para pemain."
"Lalu mereka memasuki lapangan dan benar-benar menantikan saat bermain dan membuktikan kemampuan mereka pada suporter raksasa yang kami miliki di seluruh dunia," tutup dia.
Berita Video
Berita video 5 hal penting yang bisa menentukan Liverpool atau Manchester City yang menjadi juara Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rashford Sebut Pengalaman Solskjaer Sangat Membantu Skuat MU
Liga Inggris 8 Februari 2019, 23:52
-
Rashford Cukup Puas Bisa Tampil Konsisten
Liga Inggris 8 Februari 2019, 22:50
-
Jadi Manajer Terbaik Bulan Januari, Solskjaer Pilih Merendah
Liga Inggris 8 Februari 2019, 22:00
-
Rashford Terpilih Sebagai Player of the Month Januari 2019
Liga Inggris 8 Februari 2019, 21:24
-
Baru Pulih, Antonio Valencia Cedera Lagi
Liga Inggris 8 Februari 2019, 21:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
-
Prediksi Man City vs Aston Villa 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:45
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR