Rapor Pemain Arsenal Musim 2025/2026: Declan Rice Bak Pembelian Terbaik, David Raya Jadi Pahlawan Tak Terlihat

Rapor Pemain Arsenal Musim 2025/2026: Declan Rice Bak Pembelian Terbaik, David Raya Jadi Pahlawan Tak Terlihat
Para pemain Arsenal merayakan gelar juara Premier League setelah pertandingan melawan Crystal Palace, Minggu (24/5/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Keberhasilan Arsenal menjuarai Premier League musim 2025/2026 terasa begitu spesial. Setelah menunggu selama 22 tahun, The Gunners akhirnya kembali mengangkat trofi liga dan menuntaskan perjalanan panjang di bawah arahan Mikel Arteta.

Tak hanya sukses di kompetisi domestik, Arsenal juga berpeluang menorehkan sejarah baru dengan menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, hingga mental juara menjadi faktor utama keberhasilan klub asal London Utara tersebut musim ini.

Di balik pencapaian luar biasa itu, sejumlah pemain tampil sangat menonjol. Ada yang menjadi tulang punggung tim sepanjang musim, ada pula sosok yang bekerja dalam senyap namun memberi pengaruh besar terhadap keberhasilan Arsenal.

Berikut rapor lengkap para pemain Arsenal musim ini.

1 dari 6 halaman

Penjaga Gawang

Kiper Arsenal, David Raya, bereaksi setelah pertandingan Premier League melawan West Ham, Minggu (10/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Kiper Arsenal, David Raya, bereaksi setelah pertandingan Premier League melawan West Ham, Minggu (10/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

David Raya – 9

Sulit membayangkan Arsenal menjadi juara tanpa kontribusi besar David Raya di bawah mistar. Kiper asal Spanyol itu berkali-kali menjadi penyelamat tim dalam laga-laga krusial.

Refleks luar biasa dan ketenangannya saat menghadapi tekanan membuat Arsenal mampu mempertahankan konsistensi sepanjang musim. Penyelamatan pentingnya saat menghadapi West Ham bahkan dianggap sebagai salah satu momen penentu gelar.

Raya juga sukses meraih Golden Glove ketiga secara beruntun, pencapaian yang semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu kiper terbaik Premier League saat ini.

Kepa Arrizabalaga – 3

Musim yang cukup mengecewakan bagi Kepa Arrizabalaga. Sebagai pelapis, menit bermainnya memang terbatas, tetapi penampilannya belum mampu memberi rasa aman.

Kesalahan fatal di final Carabao Cup menjadi noda besar dalam perjalanannya musim ini.

2 dari 6 halaman

Lini Belakang

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Premier League melawan Aston Villa di Emirates, Rabu (30/12/2025). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Premier League melawan Aston Villa di Emirates, Rabu (30/12/2025). (c) AP Photo/Alastair Grant

Ben White – 6

Ben White menjalani musim yang naik turun. Cedera yang dialami beberapa pemain belakang membuatnya mendapat kesempatan tampil lebih banyak.

Meski sempat kesulitan menemukan ritme permainan terbaik, White perlahan kembali menunjukkan performa solid sebelum akhirnya kembali dihantam cedera.

Jurrien Timber – 8

Saat fit, Jurrien Timber menjadi salah satu pemain paling penting dalam sistem permainan Arteta.

Bek asal Belanda itu memberi keseimbangan luar biasa antara bertahan dan membantu serangan. Fleksibilitasnya membuat Arsenal jauh lebih dinamis ketika membangun permainan dari belakang.

Cristhian Mosquera – 8

Debut yang nyaris sempurna untuk Cristhian Mosquera. Didatangkan dengan harga relatif murah, ia justru tampil melampaui ekspektasi.

Kemampuannya bermain di beberapa posisi menjadi solusi penting saat Arsenal diterpa badai cedera di sektor pertahanan.

William Saliba – 9

Jika berbicara soal pertahanan Arsenal musim ini, maka nama William Saliba pasti berada di urutan teratas.

Tenang saat menguasai bola, agresif ketika bertahan, dan konsisten sepanjang musim. Saliba semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu bek tengah terbaik dunia.

Gabriel Magalhaes – 9

Gabriel Magalhaes kembali tampil luar biasa. Dominan dalam duel udara, tangguh saat bertahan, dan berbahaya ketika situasi bola mati.

Duetnya bersama Saliba menjadi fondasi utama keberhasilan Arsenal meraih gelar liga musim ini.

Piero Hincapie – 7

Awalnya sempat diragukan, tetapi Piero Hincapie berhasil menjawab kritik lewat performa impresif di paruh kedua musim.

Bek asal Ekuador itu tampil tangguh di sisi kiri pertahanan dan memberi banyak opsi bagi Arteta.

Riccardo Calafiori – 7

Cedera membuat Riccardo Calafiori tidak bisa tampil maksimal sepanjang musim.

Meski begitu, kehadirannya tetap memberi warna berbeda. Agresivitasnya saat membantu serangan membuat Arsenal lebih hidup dari sisi kiri.

3 dari 6 halaman

Lini Tengah

Selebrasi Declan Rice di laga Bournemouth vs Arsenal, Minggu (04/01/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Selebrasi Declan Rice di laga Bournemouth vs Arsenal, Minggu (04/01/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Myles Lewis-Skelly – 7

Myles Lewis-Skelly sempat kesulitan mendapat kesempatan bermain di awal musim. Namun, momentum datang ketika Arteta memberinya peran di lini tengah.

Keputusan itu terbukti tepat karena ia mampu memberi energi baru saat Arsenal memasuki fase penentuan musim.

Christian Norgaard – 3

Minimnya kesempatan bermain membuat musim Christian Norgaard berjalan mengecewakan.

Didatangkan untuk menambah kedalaman skuad, tetapi kontribusinya hampir tak terlihat.

Declan Rice – 9

Declan Rice kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

Ia menjadi mesin utama Arsenal, baik ketika menghentikan serangan lawan maupun mengalirkan bola ke depan. Stamina, determinasi, dan konsistensinya membuat harga transfer £105 juta kini terasa sangat layak.

Martin Zubimendi – 8

Martin Zubimendi langsung beradaptasi dengan cepat di Premier League.

Meski performanya sedikit menurun di akhir musim akibat kelelahan, kontribusinya sepanjang musim tetap sangat penting bagi keseimbangan lini tengah Arsenal.

Martin Odegaard – 7

Cedera membuat musim Martin Odegaard tidak berjalan mulus.

Namun sang kapten tetap mampu tampil menentukan di momen-momen penting dan menunjukkan kualitas kepemimpinannya.

Mikel Merino – 7

Sebelum mengalami cedera, Mikel Merino tampil cukup impresif dengan kontribusi gol dan assist penting.

Kembalinya sang gelandang jelang final Liga Champions menjadi kabar besar bagi Arsenal.

Ebere Eze – 8

Eberechi Eze berhasil menjawab ekspektasi tinggi sejak didatangkan.

Beberapa gol penting yang ia cetak menjadi pembeda dalam laga-laga besar, termasuk penampilan luar biasa melawan Tottenham.

Ethan Nwaneri – 4

Musim yang sulit bagi Ethan Nwaneri. Setelah tampil menjanjikan musim lalu, ia justru kesulitan mendapat menit bermain.

Peminjamannya ke Marseille pun gagal berjalan sesuai harapan.

4 dari 6 halaman

Lini Depan

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Gabriel Jesus – 4

Gabriel Jesus menjalani musim yang berat. Cedera dan inkonsistensi membuat perannya semakin berkurang.

Ketika mendapat kesempatan tampil, ia juga gagal memberikan dampak besar.

Max Dowman – 7

Musim luar biasa untuk pemain muda Max Dowman.

Di usia 16 tahun, ia sukses mencatat berbagai rekor dan mencetak gol penting yang membantu Arsenal menjaga momentum dalam perburuan gelar.

Noni Madueke – 6

Transfer Noni Madueke sempat menuai kritik dari suporter.

Namun, winger asal Inggris itu cukup mampu menjadi pelapis ketika Bukayo Saka absen. Meski demikian, penyelesaian akhirnya masih menjadi masalah utama.

Bukayo Saka – 8

Musim Bukayo Saka mungkin tidak seproduktif biasanya, tetapi kontribusinya tetap sangat vital.

Kemampuan membawa bola, menciptakan ruang, dan membuka serangan membuat Arsenal tetap berbahaya di lini depan.

Gabriel Martinelli – 7

Di Premier League, performa Gabriel Martinelli memang tidak terlalu menonjol.

Namun di Liga Champions, ia tampil sangat penting dan menjadi salah satu pemain kunci dalam perjalanan Arsenal menuju final.

Leandro Trossard – 8

Leandro Trossard menjadi salah satu pemain paling konsisten Arsenal musim ini.

Jumlah assist dan golnya sangat membantu tim, termasuk gol kemenangan penting saat menghadapi West Ham.

Kai Havertz – 7

Cedera lutut membuat musim Kai Havertz sempat terganggu.

Meski demikian, ia tetap mampu memberi kontribusi signifikan setelah kembali bermain.

Viktor Gyokeres – 8

Viktor Gyokeres sempat kesulitan beradaptasi di awal musim, tetapi perlahan menjawab kritik dengan performa tajam.

Ia akhirnya menutup musim sebagai top skor Arsenal dan menunjukkan mentalitas luar biasa di bawah tekanan.

5 dari 6 halaman

Pelatih

Manajer Arsenal Mikel Arteta memegang trofi  juara Premier League setelah laga Liga Inggris antara Crystal Palace vs Arsenal di London, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Manajer Arsenal Mikel Arteta memegang trofi juara Premier League setelah laga Liga Inggris antara Crystal Palace vs Arsenal di London, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Mikel Arteta – 10

Semua pencapaian Arsenal musim ini tak lepas dari tangan dingin Mikel Arteta.

Setelah bertahun-tahun mendapat kritik karena selalu finis runner-up, Arteta akhirnya membungkam semua keraguan dengan membawa Arsenal kembali menjadi juara Premier League.

Jika berhasil menjuarai Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest, nama Arteta akan masuk dalam daftar manajer terbaik sepanjang sejarah Arsenal.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL