Reaksi Pep Guardiola Usai Man City Dinyatakan Bersalah dalam Kasus 115 Pelanggaran: Saya Ada di Sini

Reaksi Pep Guardiola Usai Man City Dinyatakan Bersalah dalam Kasus 115 Pelanggaran: Saya Ada di Sini
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melambaikan tangan kepada para suporter setelah pertandingan melawan Aston Villa di Premier League, Minggu (24/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Manchester City kembali menjadi sorotan setelah proses hukum terkait 115 tuduhan pelanggaran keuangan yang membelit klub memasuki babak baru. Di tengah kabar bahwa The Cityzens dinyatakan bersalah atas 114 tuduhan, Pep Guardiola akhirnya menunjukkan sikapnya.

Guardiola memang sudah tidak lagi menjabat sebagai manajer Manchester City sejak akhir musim lalu. Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa hubungannya dengan klub dan para pendukung belum berakhir.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran keuangan Manchester City dalam periode 2009 hingga 2018. Setelah bertahun-tahun menjadi perhatian, proses peradilan atas 115 tuntutan itu dilaporkan telah selesai pada akhir pekan lalu.

Di tengah situasi tersebut, Guardiola memilih memberikan pesan langsung kepada para penggemar Manchester City. Ia menyatakan dukungan penuh kepada klub sekaligus menegaskan bahwa mereka akan menghadapi situasi tersebut secara bersama-sama.

1 dari 3 halaman

Pep Guardiola Tegaskan Dukungan untuk Manchester City

Pelatih Manchester City,  Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Guardiola menyampaikan pesannya melalui akun Instagram miliknya. Mantan manajer City tersebut secara khusus menujukan dukungan kepada penggemar The Cityzens di seluruh dunia.

"Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya ada di sini; lebih dari sebelumnya," tulis Guardiola.

Ia kemudian memperluas dukungannya kepada berbagai elemen di Manchester City, mulai dari pemilik dan jajaran petinggi klub hingga pemain serta staf. Guardiola juga menyebut Enzo dalam pesannya dan secara khusus memberikan apresiasi kepada para pendukung.

"Saya selalu mendukung—dan akan terus mendukung—klub saya, pemilik, ketua klub, Ferran , para pemain, staf, Enzo , ​​dan kalian, para pendukung kami yang istimewa."

Guardiola menutup bagian utama pesannya dengan penegasan bahwa dirinya tetap berada di sisi Manchester City. "Saya tegaskan: kita akan melewati ini bersama-sama," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.

2 dari 3 halaman

10 Tahun Guardiola dan 17 Trofi Bersama Man City

Pelatih Manchester City Pep Guardiola bereaksi saat mendampingi timnya menghadapi Chelsea pada final FA Cup Final, Sabtu (16/5/2026) (c) AP Photo/Richard Pelham

Pelatih Manchester City Pep Guardiola bereaksi saat mendampingi timnya menghadapi Chelsea pada final FA Cup Final, Sabtu (16/5/2026) (c) AP Photo/Richard Pelham

Guardiola kemudian menambahkan pernyataan bahwa dirinya mencintai seluruh penggemar Manchester City. Unggahan tersebut ditutup dengan emoji hati berwarna biru dan dilengkapi foto Guardiola bersama ketua klub City, Khaldoon Al Mubarak, serta sejumlah pihak lainnya.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa berakhirnya masa kepelatihan Guardiola di Manchester City tidak serta-merta memutus ikatannya dengan klub. Selama satu dekade di Etihad Stadium, ia menjadi figur sentral dalam periode paling sukses dalam sejarah The Cityzens.

Guardiola membawa Manchester City meraih 17 trofi bergengsi selama masa baktinya. Koleksi tersebut termasuk enam gelar Liga Premier dan satu trofi Liga Champions.

Kini, Guardiola memilih berdiri bersama Manchester City ketika klub menghadapi perkembangan besar terkait kasus 115 tuduhan pelanggaran keuangan. Dukungan tersebut disampaikan secara terbuka kepada klub dan para penggemar, sekaligus menegaskan kedekatan Guardiola dengan Manchester City meski dirinya sudah meninggalkan kursi manajer.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL