
City sebenarnya mendominasi laga di Loftus Road, Rabu (30/1), dengan penguasaan bola mencapai 69%. Namun pasukan Harry Redknapp, yang termotivasi menghindari degradasi, bermain solid, bertahan dengan rapi, dan membuat frustasi anak-anak asuh Roberto Mancini.
City kini mengumpulkan 52 poin di peringkat 2 klasemen sementara dan berpotensi tertinggal 7 poin dari United jika sang rival menang atas Southampton (31/1), sedangkan QPR tetap tertahan di dasar klasemen dengan poin 16.
City mungkin sulit menerima hasil ini. Pasalnya, selain unggul possession, mereka juga menciptakan lebih banyak peluang. Sepanjang laga, City melepaskan total 17 tembakan dengan hanya 4 di antaranya tepat sasaran, sementara QPR menembak 6 kali dan cuma 1 yang on target.
Barisan belakang City, yang salah satunya dihuni gelandang Javi Garcia sebagai solusi alternatif untuk absennya Vincent Kompany, Kolo Toure dan Micah Richards, tidak terlalu bekerja keras karena memang jarang ada serangan dari tuan rumah.
Sebaliknya, justru QPR yang diserang habis-habisan. Sergio Aguero, David Silva dan pemain pengganti Edin Dzeko tercatat melepaskan total 11 tembakan, tapi hanya 2 on target atas nama Silva, dan itu pun dimentahkan oleh Julio Cesar di bawah mistar.
Lini pertahanan QPR yang digalang Ryan Nelsen pantas diberi pujian berkat kegemilangan mereka membendung semua serangan City. Berdasarkan statistik Opta, Nelsen bahkan tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbaik dalam laga ini.
Susunan pemain QPR: Cesar; Onuoha, Nelsen, Hill, Traore; Mbia (kuning 40') (Faurlin 90+2'), Derry, Fabio, Granero (kuning 58') (Park 89'); Taarabt, Remy (Zamora 90+2').
Cadangan: Green, Park, Ben Haim, Zamora, Murphy, Faurlin, Bothroyd.
Susunan pemain City: Hart; Zabaleta (kuning 83'), Garcia, Lescott, Clichy; Milner (Sinclair 86'), Barry (kuning 64'); Nasri (Dzeko 59'), Silva; Tevez (Rodwell 74'), Aguero.
Cadangan: Pantilimon, Dzeko, Sinclair, Kolarov, Rodwell, Nastasic, Rekik.
Statistik QPR - City
Shots: 6 - 17
Shots on goal: 1 - 4
Penguasaan bola: 31% - 69%
Pelanggaran: 9 - 10
Corner: 2 - 10
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 2 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adebayor: Mourinho Yang Terbaik
Liga Champions 30 Januari 2013, 21:24
-
Hentikan City, Ferguson Kian Kepincut Julio Cesar
Liga Inggris 30 Januari 2013, 15:51
-
Ucapan Mancini Untuk Kepergian Balotelli
Liga Inggris 30 Januari 2013, 09:43
-
Review: City Ditahan Juru Kunci
Liga Inggris 30 Januari 2013, 04:59
-
Nomor 9 Untuk Balotelli di Milan
Liga Italia 30 Januari 2013, 02:57
LATEST UPDATE
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR