
Bola.net - Sempat bermain di bawah standar dan tertinggal atas tuan rumah Preston North End yang merupakan wakil divisi League One di Deepdale Stadium, Selasa (17/02), Manchester United bangkit dan merebut tempat di perempat final FA Cup. Semua gol tercipta di babak kedua dengan skor akhir 1-3 untuk tim tamu.
Dengan kembalinya Luke Shaw dari hukuman larangan bertanding, Louis van Gaal menempatkannya sebagai bek kiri dan Rojo digeser ke posisi bek tengah. Secara keseluruhan van Gaal melakukan lima perubahan dalam starting eleven dari pertandingan kontra Burnley.
Hanya saja skuat bertabur bintang United sama sekali tak menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hal ini memberi Preston kepercayaan diri untuk membangun permainan.
Kegagalan dalam melepas umpan tepat sasaran untuk menyelesaikan serangan menjadi kelemahan United. Karenanya di menit 10 tuan rumah bisa melakukan serangan balik, namun tendangan Joe Garner belum membuahkan hasil.
Angel Di Maria tidak tinggal diam, tendangan bebas yang dilepasnya membuat Stuckmann tak bergeming walau bola sedikit melebar. Berikutnya ada Rooney yang menyambar crossing rendah Shaw dengan tendangan first time, pertahanan tuan rumah berhasil melakukan blok.
Di menit 25 giliran Falcao yang gagal mengkonversi peluang, padahal umpan Di Maria sudah sangat bagus. Lewat menit 30, United memainkan bola-bola panjang, tapi banyak yang tidak menemui sasaran. Sebelum turun minum, Rooney dua kali mendapat sodoran dari rekan-rekannya. Yang pertama Di Maria dan kedua adalah umpan Falcao., skor tetap kaca mata.
Tanpa ada pergantian pemain, kedua tim memulai jalannya babak kedua. Dua menit berjalan Deepdale Stadium bergetar. Scott Laird membuka kebuntuan dengan tendangan silang first time dalam kotak penalti meneruskan umpan Joe Garner.
Sadar timnya membutuhkan perubahan, LVG menarik Falcao dan memasukkan Ashley Young di menit ke-60. Lima menit berikutnya pergantian tersebut membuahkan hasil positif.
Young melepas umpan ke tengah kotak penalti di mana ada Ander Herrera di sana, dan tendangan mantan gelandang Athletic Bilbao itu membuat bola meluncur ke kanan bawah gawang Preston.
Saat laga memasuki menit 72, The Red Devils menggandakan skor berkat aksi Marouane Fellaini. Sebuah tusukan dari kanan menghasilkan bola lambung yang disambut sundulan Fellaini di tiang jauh, usahanya diblok, tetapi bola kembali ke arahnya dan dengan satu tendangan skor kembali berubah.
Keunggulan tersebut membuat United benar-benar di atas angin dan secara perlahan Preston surut. Setelah beberapa peluang dengan didorongnya Fellaini sebagai striker, gol ketiga United hadir dua menit jelang selesainya waktu normal.
Wayne Rooney menerobos pertahanan dan dijatuhkan Stuckmann, kartu kuning melayang untuk kiper Jerman itu dan wasit Phil Dowd menunjuk titik putih. Eksekusi penalti diselesaikan sendiri oleh sang kapten.
Tak ada tambahan gol di sisa pertandingan, membuat skor 1-3 untuk United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kesuksesan ini mengantar Wayne Rooney dkk menantang juara bertahan, Arsenal di perempat final.
Susunan pemain
Dengan kembalinya Luke Shaw dari hukuman larangan bertanding, Louis van Gaal menempatkannya sebagai bek kiri dan Rojo digeser ke posisi bek tengah. Secara keseluruhan van Gaal melakukan lima perubahan dalam starting eleven dari pertandingan kontra Burnley.
Hanya saja skuat bertabur bintang United sama sekali tak menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hal ini memberi Preston kepercayaan diri untuk membangun permainan.
Kegagalan dalam melepas umpan tepat sasaran untuk menyelesaikan serangan menjadi kelemahan United. Karenanya di menit 10 tuan rumah bisa melakukan serangan balik, namun tendangan Joe Garner belum membuahkan hasil.
Angel Di Maria tidak tinggal diam, tendangan bebas yang dilepasnya membuat Stuckmann tak bergeming walau bola sedikit melebar. Berikutnya ada Rooney yang menyambar crossing rendah Shaw dengan tendangan first time, pertahanan tuan rumah berhasil melakukan blok.
Di menit 25 giliran Falcao yang gagal mengkonversi peluang, padahal umpan Di Maria sudah sangat bagus. Lewat menit 30, United memainkan bola-bola panjang, tapi banyak yang tidak menemui sasaran. Sebelum turun minum, Rooney dua kali mendapat sodoran dari rekan-rekannya. Yang pertama Di Maria dan kedua adalah umpan Falcao., skor tetap kaca mata.
Tanpa ada pergantian pemain, kedua tim memulai jalannya babak kedua. Dua menit berjalan Deepdale Stadium bergetar. Scott Laird membuka kebuntuan dengan tendangan silang first time dalam kotak penalti meneruskan umpan Joe Garner.
Sadar timnya membutuhkan perubahan, LVG menarik Falcao dan memasukkan Ashley Young di menit ke-60. Lima menit berikutnya pergantian tersebut membuahkan hasil positif.
Young melepas umpan ke tengah kotak penalti di mana ada Ander Herrera di sana, dan tendangan mantan gelandang Athletic Bilbao itu membuat bola meluncur ke kanan bawah gawang Preston.
Saat laga memasuki menit 72, The Red Devils menggandakan skor berkat aksi Marouane Fellaini. Sebuah tusukan dari kanan menghasilkan bola lambung yang disambut sundulan Fellaini di tiang jauh, usahanya diblok, tetapi bola kembali ke arahnya dan dengan satu tendangan skor kembali berubah.
Keunggulan tersebut membuat United benar-benar di atas angin dan secara perlahan Preston surut. Setelah beberapa peluang dengan didorongnya Fellaini sebagai striker, gol ketiga United hadir dua menit jelang selesainya waktu normal.
Wayne Rooney menerobos pertahanan dan dijatuhkan Stuckmann, kartu kuning melayang untuk kiper Jerman itu dan wasit Phil Dowd menunjuk titik putih. Eksekusi penalti diselesaikan sendiri oleh sang kapten.
Tak ada tambahan gol di sisa pertandingan, membuat skor 1-3 untuk United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kesuksesan ini mengantar Wayne Rooney dkk menantang juara bertahan, Arsenal di perempat final.
Susunan pemain
Preston : Stuckmann; Huntington, Clarke, Wright (Wiseman 75), Laird; Welsh; Gallagher, Garner, Kilkenny (Kyle Reid 75), Humphrey; Davies (Robinson 75)
Manchester United : De Gea; Valencia, Smalling, Rojo, Shaw; Blind; Fellaini, Di Maria; Herrera; Rooney, Falcao (Young 60).
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 14 (6) - 11 (5)
Tendangan sudut : 2 - 3
Pelanggaran : 17 - 15
Ball poss : 34 - 66. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Comeback, Man United Tantang Arsenal
Liga Inggris 17 Februari 2015, 04:38
-
Review: Hattrick Messi Benamkan Levante
Liga Spanyol 16 Februari 2015, 00:56
-
Review: Inter Menang, Guarin Pahlawan
Liga Italia 15 Februari 2015, 22:56
-
Review: Gol Destro Gagal Menangkan 10 Pemain AC Milan
Liga Italia 15 Februari 2015, 20:29
-
Review: Liverpool Terbang di Kandang Elang
Liga Inggris 15 Februari 2015, 02:47
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR