
Bola.net - Semifinal Capital One Cup leg pertama di Anfield, Rabu (21/01) berakhir dengan hasil imbang, 1-1. Baik Liverpool maupun Chelsea masih punya peluang yang sama besar untuk merebut tempat di final.
Sebagai tuan rumah, Liverpool langsung keluar menekan, mereka menunjukkan semangat juang tinggi untuk tidak memberi ruang bagi lawan. Pertahanan Chelsea sempat goyah saat Courtois keluar kotak penalti guna mengamankan back pass dalam tekanan Gerrard.
Permainan dari kaki ke kaki terus dilakukan The Reds dengan sabar dan teliti sembari tidak melepaskan tekanan. Courtois dipaksa menunjukkan reaksi di menit 16 untuk menghalau tendangan Steven Gerrard dari luar kotak penalti.
Dan momen berikutnya menjadi milik tim tamu. Dari tendangan penjuru yang dilepas Liverpool, Chelsea melakukan serangan melalui Fabregas. Pemain Spanyol itu melewati Emre Can dan memberikan bola pada Eden Hazard yang kemudian dijatuhkan Can. Wasit menunjuk titik putih dan Hazard pun melakukan eksekusi penalti dengan baik di menit 18.
Sebelum menit ke-30, Skrtel gagal menempatkan sundulannya setelah menyambar tendangan penjuru Coutinho. Kedua tim masih bermain pada tempo yang menarik, dengan Chelsea mempertontonkan pertahanan yang rapat dan sulit ditembus.
Di babak kedua pun ritme pertandingan tak berubah dan peluang pertama berpihak pada tim tamu. Namun dengan cepat Mignolet mengamankan gawangnya dari peluang Diego Costa.
Akhirnya Liverpool berhasil menyamakan kedudukan. Raheem Sterling menunjukkan determinasi yang sangat baik untuk menembus kotak penalti Chelsea. Walau dibayangi Gary Cahill, penyerang muda itu berhasil melepaskan tendangan terukur ke gawang lawan saat duel memasuki menit 59.
Gol tersebut melecut semangat Si Merah. Umpan tarik Coutinho berhasil dikuasai Gerrard dalam kotak penalti, tetapi tendangannya menerpa tiang kanan gawang Courtois. Chelsea harus berterima kasih pada aksi Thibaut Courtois, bila ia tidak sigap menggagalkan dua peluang beruntun dari Sterling dan Lallana di menit 79, Liverpool pasti sudah unggul.
Tidak ada tambahan gol saat wasit meniupkan peluit panjang. Dengan hasil akhir sekaligus agregat 1-1, peluang kedua tim untuk ke final masih sama-sama terbuka. Leg kedua akan digelar di Stamford Bridge pada hari Rabu (28/01) pekan depan.
Susunan pemain kedua tim
Sebagai tuan rumah, Liverpool langsung keluar menekan, mereka menunjukkan semangat juang tinggi untuk tidak memberi ruang bagi lawan. Pertahanan Chelsea sempat goyah saat Courtois keluar kotak penalti guna mengamankan back pass dalam tekanan Gerrard.
Permainan dari kaki ke kaki terus dilakukan The Reds dengan sabar dan teliti sembari tidak melepaskan tekanan. Courtois dipaksa menunjukkan reaksi di menit 16 untuk menghalau tendangan Steven Gerrard dari luar kotak penalti.
Dan momen berikutnya menjadi milik tim tamu. Dari tendangan penjuru yang dilepas Liverpool, Chelsea melakukan serangan melalui Fabregas. Pemain Spanyol itu melewati Emre Can dan memberikan bola pada Eden Hazard yang kemudian dijatuhkan Can. Wasit menunjuk titik putih dan Hazard pun melakukan eksekusi penalti dengan baik di menit 18.
Sebelum menit ke-30, Skrtel gagal menempatkan sundulannya setelah menyambar tendangan penjuru Coutinho. Kedua tim masih bermain pada tempo yang menarik, dengan Chelsea mempertontonkan pertahanan yang rapat dan sulit ditembus.
Di babak kedua pun ritme pertandingan tak berubah dan peluang pertama berpihak pada tim tamu. Namun dengan cepat Mignolet mengamankan gawangnya dari peluang Diego Costa.
Akhirnya Liverpool berhasil menyamakan kedudukan. Raheem Sterling menunjukkan determinasi yang sangat baik untuk menembus kotak penalti Chelsea. Walau dibayangi Gary Cahill, penyerang muda itu berhasil melepaskan tendangan terukur ke gawang lawan saat duel memasuki menit 59.
Gol tersebut melecut semangat Si Merah. Umpan tarik Coutinho berhasil dikuasai Gerrard dalam kotak penalti, tetapi tendangannya menerpa tiang kanan gawang Courtois. Chelsea harus berterima kasih pada aksi Thibaut Courtois, bila ia tidak sigap menggagalkan dua peluang beruntun dari Sterling dan Lallana di menit 79, Liverpool pasti sudah unggul.
Tidak ada tambahan gol saat wasit meniupkan peluit panjang. Dengan hasil akhir sekaligus agregat 1-1, peluang kedua tim untuk ke final masih sama-sama terbuka. Leg kedua akan digelar di Stamford Bridge pada hari Rabu (28/01) pekan depan.
Susunan pemain kedua tim
Liverpool : Mignolet; Can, Skrtel, Sakho; Henderson, Gerrard (Lallana 70), Lucas, Moreno; Markovic, Sterling, Coutinho
Chelsea : Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Luis; Matic, Mikel; Willian (Azpilicueta 89), Fabregas, Hazard; Costa
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 19 (6) - 2 (1)
Tendangan sudut : 7 -0
Pelanggaran : 5 - 13
Ball poss : 62 - 38. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Final Masih Terbuka Bagi Liverpool dan Chelsea
Liga Inggris 21 Januari 2015, 04:41
-
Review: Lionel Messi Hattrick, Barcelona Menang Mudah
Liga Spanyol 19 Januari 2015, 02:56
-
Review: Arsenal Tumbangkan Man City di Etihad
Liga Inggris 19 Januari 2015, 01:05
-
Review: Milan Kembali Menangis di San Siro
Liga Italia 18 Januari 2015, 23:03
-
Review: Roma Tertahan di Rumah Dybala
Liga Italia 18 Januari 2015, 04:48
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR