Bola.net - Barcelona melanjutkan tren positif setelah mengakhiri jornada 19 dengan tiga poin. Bertarung menghadapi Deportivo La Coruna di Riazor, Senin (19/01), Lionel Messi memimpin rekan-rekannya meraih kemenangan empat gol tanpa balas.
Seperti biasa, Barca langsung mencoba menguasai bola dan sang lawan memenuhi pertahanannya. Menit kelima, Neymar beraksi, footwork-nya melewati dua pemain dan menyodorkan bola pada Luis Suarez, sayang striker Uruguay itu gagal membuka keunggulan.
Setelah kombinasi pertama Ivan Rakitic dan Lionel Messi digagalkan Fabricio, percobaan kedua menggetarkan gawang tuan rumah. Umpan Rakitic kali ini berhasil dimaksimalkan Messi dengan sundulan terukur pada menit 10.
Super Depor belum bisa keluar dari sistem permainan yang dikembangkan Blaugrana. Lewat menit 20, kombinasi cantik Andres Iniesta dan Luis Suarez gagal menambah keunggulan. Depor sendiri baru bisa mendapat kesempatan di menit 26. Sayangnya Cavaliero tak mampu memanfaatkan ruang di tiang dekat.
Tujuh menit kemudian Messi kembali menempatkan namanya dalam papan skor. Lajunya tak mampu dihentikan pemain belakang lawan dan ia pun memanfaatkan pantulan bola yang sebelumnya mengenai kaki Suarez.
Momen berikutnya menjadi milik tuan rumah. Medunjanin mengirim bola ke pertahanan Barca, tapi Isaac Cuenca gagal menceploskan si kulit bundar ke gawang mantan klubnya. Beberapa saat kemudian babak pertama pun berakhir.
Deportivo membutuhkan 58 menit untuk menguji Claudio Bravo. Adalah pemain dengan nomor punggung 10, Juan Dominguez yang melakukannya.
Momentum kembali hilang dan Barcelona manambah gol. Messi mencetak hattrick di menit 62. Tak dikawal ketat di dalam kotak penalti, ia melepas tendangan kaki kiri ke kanan gawang. Ini merupakan hattrick ke-22 dari penyerang Argentina tersebut di La Liga.
Messi bahkan hampir mencetak gol keempatnya di pertandingan ini bila saja Sidnei tak melakukan penyelamatan krusial. Tapi gol keempat tak terhindarkan. Saat duel menunjukkan menit 83, umpan Dani Alves mengenai seorang pemain lawan, bola memantul mengenai tubuh Sidnei dan gol bunuh diri pun tak terhindarkan.
Di injury time menuju akhir pertandingan, Barca masih memiliki dua peluang lagi namun tak lama kemudian peluit panjang pun dibunyikan.
Susunan pemain kedua tim
Seperti biasa, Barca langsung mencoba menguasai bola dan sang lawan memenuhi pertahanannya. Menit kelima, Neymar beraksi, footwork-nya melewati dua pemain dan menyodorkan bola pada Luis Suarez, sayang striker Uruguay itu gagal membuka keunggulan.
Setelah kombinasi pertama Ivan Rakitic dan Lionel Messi digagalkan Fabricio, percobaan kedua menggetarkan gawang tuan rumah. Umpan Rakitic kali ini berhasil dimaksimalkan Messi dengan sundulan terukur pada menit 10.
Super Depor belum bisa keluar dari sistem permainan yang dikembangkan Blaugrana. Lewat menit 20, kombinasi cantik Andres Iniesta dan Luis Suarez gagal menambah keunggulan. Depor sendiri baru bisa mendapat kesempatan di menit 26. Sayangnya Cavaliero tak mampu memanfaatkan ruang di tiang dekat.
Tujuh menit kemudian Messi kembali menempatkan namanya dalam papan skor. Lajunya tak mampu dihentikan pemain belakang lawan dan ia pun memanfaatkan pantulan bola yang sebelumnya mengenai kaki Suarez.
Momen berikutnya menjadi milik tuan rumah. Medunjanin mengirim bola ke pertahanan Barca, tapi Isaac Cuenca gagal menceploskan si kulit bundar ke gawang mantan klubnya. Beberapa saat kemudian babak pertama pun berakhir.
Deportivo membutuhkan 58 menit untuk menguji Claudio Bravo. Adalah pemain dengan nomor punggung 10, Juan Dominguez yang melakukannya.
Momentum kembali hilang dan Barcelona manambah gol. Messi mencetak hattrick di menit 62. Tak dikawal ketat di dalam kotak penalti, ia melepas tendangan kaki kiri ke kanan gawang. Ini merupakan hattrick ke-22 dari penyerang Argentina tersebut di La Liga.
Messi bahkan hampir mencetak gol keempatnya di pertandingan ini bila saja Sidnei tak melakukan penyelamatan krusial. Tapi gol keempat tak terhindarkan. Saat duel menunjukkan menit 83, umpan Dani Alves mengenai seorang pemain lawan, bola memantul mengenai tubuh Sidnei dan gol bunuh diri pun tak terhindarkan.
Di injury time menuju akhir pertandingan, Barca masih memiliki dua peluang lagi namun tak lama kemudian peluit panjang pun dibunyikan.
Susunan pemain kedua tim
Deportivo : Fabricio; Juanfran, Lopo, Sidnei, Lusinho; Dominguez, Bergantinos; Cuenca, Medunjanin (Lucas Perez 79), Cavaleiro (Jose Rodriguez 46); Riera (Toche 63)
Barcelona : Bravo, Alves, Pique, Mascherano, Alba; Rakitic, Busquets (Bartra 66), Iniesta (Rafinha 66); Messi, Suarez, Neymar (Pedro 70)
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 7 (2) - 14 (6)
Tendangan penjuru : 2- 4
Pelanggaran : 14 - 7
Ball poss : 32 - 68. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Lionel Messi Hattrick, Barcelona Menang Mudah
Liga Spanyol 19 Januari 2015, 02:56
-
Review: Arsenal Tumbangkan Man City di Etihad
Liga Inggris 19 Januari 2015, 01:05
-
Review: Milan Kembali Menangis di San Siro
Liga Italia 18 Januari 2015, 23:03
-
Review: Roma Tertahan di Rumah Dybala
Liga Italia 18 Januari 2015, 04:48
-
Review: Handanovic Selamatkan Muka Nerazzurri
Liga Italia 18 Januari 2015, 02:04
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR