Bermain di kandang sendiri, Arsenal berusaha keras untuk mengamankan poin penuh. Karena itulah, sejak pertandingan dimulai, anak asuh Arsene Wenger tersebut nampak bernafsu untuk mencetak gol ke gawang tim tamu.
Menit ke-6, melalui sebuah skema serangan kilat, kubu The Gunners sempat nyaris mencetak gol ke gawang Birmingham. Namun, sebuah tembakan Marouane Chamakh masih bisa dihalau oleh pemain belakang Birmingham, Stephen Carr.
Gagal mencetak gol pada kesempatan pertama tak membuat Arsenal patah arang. Mereka terus menekan pertahanan klub asuhan Alex McLeish tersebut. Menit ke-20, melalui sebuah skema serangan balik yang cepat, Andrei Arshavin mampu berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Birmingham, Ben Foster. Namun, sebuah tendangan lob Arshavin masih mampu diantisipasi Foster.
Asyik menyerang, Arsenal justru harus kebobolan terlebih dahulu. Sebuah umpan silang yang sangat akurat dari Keith Fahey mampu dimanfaatkan Nikola Zigic untuk membobol gawang Lukasz Fabianski.
Unggul, Birmingham City mengubah pola permainan mereka menjadi lebih agresif. Alih-alih mampu menambah gol, hal ini justru mengekspos lubang di lini pertahanan mereka.
Akhirnya, menit ke-41, peluang Arsenal untuk menyamakan kedudukan terbuka lebar. Dalam sebuah serangan ke jantung pertahanan Birmingham, Chamakh dijatuhkan oleh Scott Dann di kotak penalti. Samir Nasri yang menjadi eksekutor mampu mengecoh Foster dan menceploskan bola ke gawang Birmingham.
Di babak kedua, Arsenal tetap mengandalkan serangan-serangan kilat ke pertahanan Birmingham. Upaya tersebut tak sia-sia. Melalui sebuah kerja sama yang sangat apik dengan Jack Wilshire, Chamakh sukses membobol gawang Foster.
Ketinggalan, Birmingham makin bersemangat untuk main terbuka. Mereka sempat beberapa kali mendapat peluang menyamakan kedudukan. Namun, Fabianski, yang tampil cukup gemilang kali ini, mampu menggagalkan seluruh peluang itu. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tetap bertahan 2-1 bagi keunggulan The Gunners.
Sayangnya, kemenangan The Gunners ini harus ternoda. Gelandang muda mereka, Jack Wilshire harus diusir dari lapangan usai menerima kartu merah di akhir pertandingan akibat melanggar Zigic dengan keras.
Bagi sang pelatih, Arsene Wenger, kemenangan Arsenal kali ini memiliki arti khusus. Pasalnya, ini merupakan laga ke-800 pelatih berjuluk The Professor tersebut selama menangani The Gunners. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
Gemuruh Nyanyian Fans Juventus Sindir Antonio Conte: Lompat Bersama Kami!
Liga Italia 26 Januari 2026, 22:12
-
Begini Cara Luis Enrique Goda Dro Fernandez Tinggalkan Barcelona
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 20:27
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
-
No Palmer No Problem: Chelsea Masih Punya Duo Brasil!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:47
-
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:45
-
Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:16
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 26 Januari 2026, 18:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



















KOMENTAR