Dengan jersey berwarna merah, Liverpool berusaha untuk langsung menekan tuan rumah sejak peluit dimulainya babak pertama dibunyikan. Leicester terlihat sudah siap akan hal itu, mereka pun memberi respon yang bagus. Pertandingan berjalan seimbang di mana kedua tim silih berganti melakukan serangan, hanya saja mereka belum mampu menghasilkan peluang berbahaya.
Gerrard mengeksekusi tendangan bebas di kiri pertahanan tuan rumah, bola dilepas ke dalam kotak penalti dan berhasil disundul Martin Skrtel sayang tidak tepat sasaran. Kemudian, sebuah kesalahan Mignolet dalam memberikan umpan di lini belakang hampir merugikan timnya, untung bagi The Reds karena tendangan Esteban Cambiasso menyamping di kanan gawang, membuat pendukung tuan rumah yang haus kemenangan makin bersemangat.
Dan pada menit ke-22 mereka pun benar-benar bersorak menyambut gol yang terjadi karena bunuh diri Simon Mignolet. Serangan The Foxes melalui Vardy berhasil dibendung Skrtel namun Leonardo Ulloa sukses menguasai bola, dari sudut sempit di kiri gawang ia melepas tembakan rendah, bola membentur tiang dan memantul kembali ke gawang setelah mengenai Mignolet.
Empat menit berselang giliran fans Liverpool yang bersorak menyambut gol. Wes Morgan gagal menyundul bola crossing keluar dari area berbahaya dan Adam Lallana menyambutnya dengan tendangan rendah kaki kiri.
Pertandingan makin seru karena kedua tim sma-sama memburu gol kedua. Sayang tak ada gol tambahan di sisa babak pertama.
Liverpool hanya membutuhkan sembilan menit di awal babak kedua untuk membalikkan skor. Sang kapten, Steven Gerrard mencatatkan namanya dalam papan skor. Kembali Morgan gagal mengamankan pertahanannya kali ini dari serangan Raheem Sterling, bola menggelinding di dalam kotak penalti dan Gerrard yang datang dari lini kedua langsung menyambutnya dengan tendangan keras.
Situasi makin runyam bagi Leicester saat Wes Morgan melanggar Rickie Lambert sebagai last man, wasit Lee Mason langsung mengeluarkan kartu merah. Menghadapi 10 pemain, Liverpool tak kunjung menambah gol, justriu Leicester yang menciptakan beberapa peluang berbahaya. Kombinasi keberuntungan dan kerja keras Skrtel dan Mignolet berhasil mematahkannya.
Kegagalan tuan rumah mengkonversi peluang demi peluang harus dibayar mahal, dari satu serangan balik, Jordan Henderson membawa Liverpool makin menjauh dengan memanfaatkan assist Sterling di menit 83. Gol yang menyegel keunggulan tim asuhan Brendan Rodgers meski harus melewati enam menit injury time.
Kemenangan ini adalah yang kedua bagi Liverpool setelah akhir pekan lalu mereka menaklukkan Stoke City di Anfield. Leicester sendiri masih sebagai juru kunci dan kekalahan ini membuat Leicester masih belum pernah menang sejak 27 September 2014.
Susunan pemain
Leicester City : Schmeichel; De Laet, Morgan, Wasilewski, Konchesky (Albrighton 80); Mahrez, James, Cambiasso, Schlupp; Ulloa, Vardy
Liverpool : Mignolet; Manquillo (Moreno 46), Toure, Skrtel, Johnson; Henderson, Gerrard, Lucas; Sterling (Lovren 90+5), Lambert, Lallana (Allen 70)
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 20 (4) - 11 (3)
Tendangan sudut : 7 - 4
Pelanggaran : 11 - 10
Ball poss : 46 - 54. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Fellaini dan Mata Habisi Stoke di Old Trafford
Liga Inggris 3 Desember 2014, 04:39
-
Review: Liverpool Lanjutkan Kemenangan
Liga Inggris 3 Desember 2014, 04:34
-
Review: Dramatis, Barca Sukses Jinakkan Valencia
Liga Spanyol 1 Desember 2014, 04:58
-
Review: Roma Menang Telak Atas Inter
Liga Italia 1 Desember 2014, 04:44
-
Review: Pirlo Bawa Juve Menangi Derby Della Mole
Liga Italia 1 Desember 2014, 01:59
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR