
Bola.net - Bek Liverpool Andrew Robertson mengaku muak timnya terus melakukan kesalahan yang sama hingga akhirnya gagal menang dan mengisyaratkan rasa tak puasnya pada barisan penyerang The Reds.
Robertson memang pantas kesal. Sebab Liverpool lagi-lagi tak mendapatkan hasil maksimal di saat mereka membutuhkan tiga poin demi meraih tiket ke Liga Champions.
Terbaru, Liverpool ditahan imbang oleh Newcastle pada matchday 33 EPL di Anfield, Sabtu (24/04/2021) kemarin. Saat itu The Reds sempat unggul melalui Mohamed Salah.
Namun Liverpool setelah itu tak bisa mencetak gol lagi. Pada akhirnya pada menit-menit akhir babak kedua, Newcastle bisa mencetak gol penyeimbang melalui Joe Willock.
Robertson yang Muak Pada Liverpool
Sebelum itu, Liverpool juga gagal memetik poin penuh saat jumpa Leeds United. Padahal mereka unggul lebih dahulu melalui Sadio Mane.
Namun Leeds kemudian juga bisa menyamakan skor jelang babak kedua berakhir. Laga juga berakhir imbang 1-1.
Hal tersebut membuat Andrew Robertson muak. Ia mengaku sangat kesal mengapa Liverpool terus melakukan kesalahan yang sama. Bahkan ia pun merasa The Reds layak kalah jika saja gol Callum Wilson tak dianulir wasit.
"Itu cukup meringkas musim kami. Kami tidak belajar dari pelajaran kami, kami terus melakukan hal yang sama membuat kesalahan yang sama," ketus Robertson seperti dilansir Goal.
"Newcastle pantas mendapatkan gol mereka, mereka berdua, saya pikir aturan itu konyol," sambungnya.
Robertson tak Puas Pada Penyerang Liverpool?
Liverpool sendiri memiliki sejumlah peluang untuk bisa memenangkan pertandingan saat jumpa Newcastle. Namun peluang-peluang itu gagal dimaksimalkan lini serang The Reds.
Musim ini lini serang Liverpool memang mendapat sorotan tajam karena performa mereka menurun cukup drastis. Andrew Robertson pun kemudian melontarkan pernyataan yang mengisyaratkan ia tak puas dengan kinerja Sadio Mane dkk.
“Kami bisa duduk di sini dengan kekalahan, yang membingungkan dengan jumlah peluang yang kami miliki, babak pertama dan bahkan babak kedua dan dengan kontrol [yang kami miliki]," ujarnya.
"Apa yang menjadi dasar kami adalah bahwa kami dulu sangat pandai memaksakan kemenangan dan kami tidak dapat melakukannya sekarang. Sesederhana itu," seru Robertson.
Jangan Ngeles
Andrew Robertson kemudian menegaskan bahwa Liverpool sebaiknya tidak usah berkelit lagi saat mereka tak bisa memetik poin penuh. Tidak usah juga mencari sisi positif di balik hasil tak maksimal.
Ia meminta mereka menerima fakta bahwa Liverpool memang bapuk. Jadi sekarang mereka harus benar-benar bangkit karena kompetisi akan segera berakhir.
"Tim selalu memiliki peluang melawan kami, mereka selalu membangun kepercayaan diri di 10 menit terakhir dan percaya mereka bisa mendapatkan sesuatu. Itu tidak seperti kami," keluhnya.
"Kami tidak bisa terus tampil dan berbicara tentang permainan yang bagus, kami tidak melakukannya di lapangan dan pertandingan hampir habis," tandas Robertson.
Liverpool saat ini berada di posisi enam klasemen sementara Premier League. Andrew Robertson dkk mengoleksi 54 poin dari 33 laga, terpaut empat angka dari Chelsea yang ada di posisi empat.
(Goal)
Berita Liverpool Lainnya:
- Wah, Eks Dortmund Ini Dukung Klopp Merapat ke Bayern Munchen
- Maximin Semprot Suporter Liverpool yang Tidak Bersyukur Punya Penyerang Sekelas Mane
- Melihat Pendapatan Manchester United dkk di Pentas Eropa, Pantas Mau Hjirah ke ESL
- Sudah Waktunya Buat Liverpool Berpisah dengan Roberto Firmino
- Liverpool Jadi Beli Ibrahima Konate, Bagaimana Nasib Ozan Kabak?
- Manchester United dan Liverpool Minati Andrea Belotti, AC Milan Tetap Terdepan
- Liverpool Ditawar Rp60 Triliun, FSG Berkata Tidak
- Jurgen Klopp: Liverpool Tidak Pantas Bermain di Liga Champions
- 5 Pelajaran Liverpool vs Newcastle: Supersub Willock Buat The Reds Gagal Naik 4 Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyakit Liverpool: Mendominasi dan Punya Sejumlah Peluang, Tapi Mandul
Liga Inggris 26 April 2021, 22:28
-
Ini Akibatnya Jika Liverpool Gagal Masuk ke Liga Champions Musim Depan
Liga Champions 26 April 2021, 21:25
-
Robertson Muak Pada Liverpool, Isyaratkan tak Puas Pada Mane dkk?
Liga Inggris 26 April 2021, 19:27
-
Senyum Liverpool Sirna di Menit Terakhir
Galeri 26 April 2021, 09:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR