
Bola.net - Gelandang Liverpool Thiago Alcantara mengatakan The Reds percuma saja bisa mendominasi jalannya sebuah laga jika tak bisa menuntaskan peluang-peluang yang dimilikinya.
Liverpool musim ini tak tampil setajam sebelumnya. Mereka masih bisa mendominasi penguasaan bola.
Mereka juga kadang masih bisa menciptakan sejumlah peluang, Tapi, lini serang Liverpool gagal menuntaskan banyak peluang tersebut.
Contohnya yang dilakukan Sadio Mane dan Roberto Firmino. Hal tersebut terlihat di laga lawan Newcastle pada pekan ke-33 EPL 2020-21 akhir pekan kemarin.
Kecewanya Thiago
Saat melawan Newcastle, Liverpool bisa unggul lebih dahulu melalui Mohamed Salah. Mereka punya sejumlah peluang untuk bisa mencetak gol tambahan namun menyia-nyiakannya.
Pada akhirnya Liverpool dipaksa gigit jari karena Newcastle kemudian bisa memaksakan hasil imbang 1-1 dengan gol telat dari Joe Willock. Thiago Alcantara pun mengaku kecewa dengan dengan 'penyakit' alias kebiasaan The Reds yang gagal mengunci kemenangan meski berhasil mendominasi jalannya pertandingan.
“Kami pasti bisa mencetak banyak gol di babak pertama tetapi pada akhirnya, Anda mendominasi permainan, menang 1-0 jadi Anda harus menutup pertandingan dengan 1-0. Itulah inti dari olahraga ini," ujarnya pada situs resmi Liverpool.
“Tujuan Anda adalah untuk menang dan kami tidak pantas memenangkan pertandingan ini karena kami kebobolan. Ini pasti menciptakan kekecewaan dalam tim [ketika peluang tidak diambil]. Kami berada dalam energi tinggi membawa permainan di babak pertama, dengan banyak peluang," tuturnya.
“Dan ketika kami tidak mencetak gol, sepertinya tim kami kalah, tetapi itu tidak terjadi - kami mencoba untuk mengambil pola pikir untuk babak kedua tetapi kami tidak berhasil seperti yang seharusnya," keluhnya.
Gol Kedua
Thiago Alcantara mengatakan jika saja saat itu Liverpool bisa mencetak satu gol lagi saja ke gawang Newcastle, maka jalannya pertandingan akan berbeda. Bahkan ia yakin The Reds bisa menang atas The Magpies.
“Ini tentang mencetak gol. Kami mencetak gol sangat awal dan kemudian kami memiliki banyak peluang untuk mencetak lebih banyak gol," ucap Thiago.
“Jika kami mencetak dua gol, permainan terbuka untuk kami dan jika kami mencetak gol kami merasa lebih nyaman dengan permainan kami juga dan tim lain terbuka dan kami bahkan bisa mencetak lebih banyak. Tapi begitulah adanya. Ketika Anda tidak mencetak gol, Anda [bisa] kebobolan."
Setelah melawan Newcastle, Liverpool kini harus menjalani laga big match. Thiago Alcantara dkk ditunggu oleh Manchester United.
(Liverpoolfc.com)
Berita Liverpool Lainnya:
- Robertson Muak Pada Liverpool, Isyaratkan tak Puas Pada Mane dkk?
- Ini Akibatnya Jika Liverpool Gagal Masuk ke Liga Champions Musim Depan
- Wah, Eks Dortmund Ini Dukung Klopp Merapat ke Bayern Munchen
- Maximin Semprot Suporter Liverpool yang Tidak Bersyukur Punya Penyerang Sekelas Mane
- Melihat Pendapatan Manchester United dkk di Pentas Eropa, Pantas Mau Hjirah ke ESL
- Sudah Waktunya Buat Liverpool Berpisah dengan Roberto Firmino
- Liverpool Jadi Beli Ibrahima Konate, Bagaimana Nasib Ozan Kabak?
- Manchester United dan Liverpool Minati Andrea Belotti, AC Milan Tetap Terdepan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyakit Liverpool: Mendominasi dan Punya Sejumlah Peluang, Tapi Mandul
Liga Inggris 26 April 2021, 22:28
-
Ini Akibatnya Jika Liverpool Gagal Masuk ke Liga Champions Musim Depan
Liga Champions 26 April 2021, 21:25
-
Robertson Muak Pada Liverpool, Isyaratkan tak Puas Pada Mane dkk?
Liga Inggris 26 April 2021, 19:27
-
Senyum Liverpool Sirna di Menit Terakhir
Galeri 26 April 2021, 09:35
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR