
Torehan gelar ini sekaligus menjadikan Manchester United sebagai tim tersukses di Inggris mengalahkan dengan koleksi 18 gelar Liga Inggris.
Rooney mencetak gol dari titik penalti untuk menyamakan kedudukan setelah sebelumnya United tertinggal berkat gol yang dicetak Brett Emerton. Namun seperti yang diakuinya sendiri, striker Timnas Inggris ini sempat merasa gugup dan takut ketika akan maju mengeksekusi penalti.
"Saya ketakutan. Wasit mengambil banyak waktu sebelum memutuskan memberikan hadiah penalti. Pada sat itu juga, saya mempersiapkan diri. Saya telah berlatih sepanjang minggu dan yakin bisa melakukan hal ini," ungkap Rooney.
"Setelah mengalami masa naik dan turun, gelar saya persembahkan untuk para fans dan rekan satu tim. Bagi saya pribadi memenangkan gelar ke-19 adalah pencapaian yang spesial," imbuhnya.
Rooney sempat mengalami masa terpuruk dalam karir dan kehidupan rumah tangganya. Setelah perselingkuhannya diekpos oleh media, performa Rooney menurun tajam, yang memicu perselisihannya dengan sang Manajer, Sir Alex Ferguson.
Bahkan akibat perselisihannya tersebut, Rooney sempat menyatakan ingin pindah dari United. Namun akhirnya Roo memilih bertahan setelah disodori kontrak baru dengan kenaikan gaji berkali lipat. (sun/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22















KOMENTAR