Cari Akar Masalah Timnas Indonesia, John Herdman Bersedia Dengar Curhatan Staf Lokal soal Kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola.net - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan terkait komposisi staf pelatihnya. Sebelum melakukan perombakan, ia memilih melakukan analisis mendalam terhadap kegagalan Skuad Garuda.
Herdman ingin mencari tahu akar masalah mengapa Timnas Indonesia gagal melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Langkah ini dinilai krusial agar ia mendapatkan gambaran utuh tentang kondisi tim yang sebenarnya.
Ia menyebut proses ini sebagai post-mortem, sebuah istilah medis untuk pemeriksaan jenazah demi mengetahui penyebab kematian. Dalam konteks sepak bola, ini adalah evaluasi total terhadap kampanye yang baru saja berakhir.
"Saya sebutkan di konferensi pers bahwa akan ada analisis, semacam post-mortem untuk memahami kampanye Kualifikasi Piala Dunia 2026," ujar Herdman kepada awak media.
Buka Sesi Curhat Personal

Cara Herdman melakukan evaluasi ini tergolong humanis. Alih-alih langsung memvonis berdasarkan data statistik semata, ia memilih pendekatan personal dengan para staf lokal yang sudah ada.
Pelatih berkebangsaan Inggris ini akan memanggil satu per satu staf pelatih untuk berbicara empat mata. Ia ingin mendengar langsung keluh kesah, perspektif, dan penjelasan mengenai peran mereka selama ini.
Dialog ini penting bagi Herdman untuk memahami dinamika kerja di ruang ganti. Ia ingin tahu sejauh mana setiap individu berkontribusi, atau justru bagian mana yang menjadi titik lemah.
"Saya akan bertemu secara individu dengan staf-staf tersebut, mendengarkan perspektif mereka, memahami peran mereka," tegasnya.
Rombak Total atau Sekadar Refresh?
Hasil dari wawancara personal dan analisis data inilah yang akan menjadi penentu nasib para staf lokal. Herdman menegaskan bahwa evaluasi ini bersifat objektif untuk memetakan kebutuhan tim ke depan.
Ia belum memutuskan apakah akan melakukan perombakan total (total revamp) atau hanya penyegaran dalam struktur kepelatihan. Semua opsi masih terbuka lebar di atas meja.
Herdman bahkan membuka peluang untuk tetap mempertahankan staf lama. Syaratnya, mereka harus terbukti memiliki potensi dan kemauan untuk belajar dari pengalaman pahit sebelumnya.
"Bagaimana kontribusi mereka terhadap keberhasilan atau kegagalan, dan kemudian menentukan apa yang kita butuhkan ke depan," jelas eks pelatih Timnas Kanada tersebut.
"Apakah ini masa depan baru? Apakah ini perombakan total? Atau pembaruan terhadap apa yang sudah ada. Dengan mendukung orang-orang yang memiliki pengalaman dari Kualifikasi Piala Dunia dan memberi mereka kesempatan untuk belajar lagi? Semua hal itu penting," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Catat! Jadwal Drawing Piala AFF 2026 dan Ketahui Siapa Lawan Timnas Indonesia
Tim Nasional 14 Januari 2026, 19:52
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR