Prediksi Starting XI Real Madrid Era Alvaro Arbeloa: Rombak Formasi dan Peran Kunci Mbappe

Prediksi Starting XI Real Madrid Era Alvaro Arbeloa: Rombak Formasi dan Peran Kunci Mbappe
Selebrasi pemain Real Madrid usai Gonzalo Garcia mencetak gol ke gawang Barcelona di final Piala Super Spanyol, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Real Madrid resmi memasuki era baru setelah berpisah dengan Xabi Alonso menyusul kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Manajemen klub menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala, sosok yang lama berproses di akademi dan memahami kultur internal klub.

Perubahan di kursi pelatih membuka peluang perombakan taktik dan susunan pemain. Arbeloa disebut akan membawa pendekatan berbeda, dengan intensitas tinggi serta formasi yang lebih agresif.

Berdasarkan kecenderungan taktiknya, sistem 4-3-3 diprediksi menjadi fondasi utama. Dari lini belakang hingga depan, beberapa pemain diperkirakan mendapat peran baru yang krusial dalam rencana Arbeloa.

1 dari 5 halaman

Fondasi Taktik Arbeloa dan Sistem 4-3-3

Pemain Real Madrid, Federico Valverde (depan), merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Atletico Madrid vs Madrid, 8 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Pemain Real Madrid, Federico Valverde (depan), merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Atletico Madrid vs Madrid, 8 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Alvaro Arbeloa membangun reputasinya sebagai pelatih melalui jenjang akademi Real Madrid sejak 2020. Ia dikenal konsisten menerapkan sistem 4-3-3 dengan tekanan tinggi dan permainan intens, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.

Pendekatan ini disebut terinspirasi dari gaya sepak bola Jurgen Klopp di Liverpool, dengan penekanan pada gegenpressing. Artinya, Real Madrid akan lebih agresif merebut bola segera setelah kehilangan penguasaan.

Dalam skema ini, jarak antar lini menjadi kunci. Lini belakang harus berani bermain lebih tinggi, sementara gelandang dituntut punya stamina dan kecerdasan taktik untuk menjaga keseimbangan tim.

Perubahan ini juga berdampak pada pemilihan pemain. Arbeloa cenderung mengutamakan profil yang dinamis, mampu beradaptasi, dan siap bekerja keras sepanjang laga.

2 dari 5 halaman

Lini Belakang: Stabilitas Courtois dan Adaptasi Bek Sayap

Pemain Real Madrid, Raul Asencio, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Betis di Madrid, Minggu (4/1/2026). (c) AP Photo/Pablo Garcia

Pemain Real Madrid, Raul Asencio, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Betis di Madrid, Minggu (4/1/2026). (c) AP Photo/Pablo Garcia

Di posisi penjaga gawang, Thibaut Courtois hampir tak tergantikan. Banyak pihak masih menilai kiper asal Belgia itu sebagai salah satu yang terbaik di dunia saat ini, dan perannya akan sangat vital dalam ambisi Real Madrid meraih trofi besar.

Sektor bek kanan diprediksi diisi Trent Alexander-Arnold. Meski sempat absen sejak Desember karena cedera, kemampuannya dalam distribusi bola jarak jauh dianggap aset besar untuk sistem Arbeloa yang menuntut progresi cepat dari belakang.

Di jantung pertahanan, Antonio Rudiger kemungkinan akan mendapat menit bermain lebih banyak menyusul cedera panjang Eder Militao. Ketika berada dalam kondisi bugar, Rudiger masih dianggap sebagai salah satu bek paling solid di Eropa.

Rudiger akan berduet dengan Dean Huijsen. Bek berusia 20 tahun itu punya hubungan baik dengan Alonso, namun tetap diharapkan mempertahankan tempatnya, terutama karena keterbatasan opsi bek tengah akibat cedera.

Sementara itu, sisi kiri pertahanan kemungkinan tetap dipercayakan kepada Alvaro Carreras. Meski Arbeloa belum pernah bekerja dengannya di akademi, Carreras diprediksi tetap menjadi pilihan utama.

3 dari 5 halaman

Lini Tengah: Energi, Keseimbangan, dan Peran Baru Bellingham

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, merayakan gol dalam laga La Liga melawan Sevilla, Minggu, 21 Desember 2025. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, merayakan gol dalam laga La Liga melawan Sevilla, Minggu, 21 Desember 2025. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Di posisi gelandang bertahan, Aurelien Tchouameni diperkirakan tetap menjadi andalan. Dalam sistem 4-3-3 yang cair, tugasnya melindungi lini belakang dan menjaga keseimbangan tim akan semakin krusial.

Federico Valverde berpotensi kembali ke posisi naturalnya sebagai gelandang tengah. Di era Alonso, ia kerap dimainkan sebagai bek kanan, namun gaya gegenpressing Arbeloa membutuhkan sosok box-to-box dengan daya jelajah tinggi seperti Valverde.

Jude Bellingham kemungkinan menjadi gelandang paling ofensif dalam trio ini. Meski secara struktur tetap bermain di lini tengah, ia akan diberi kebebasan bergerak lebih maju.

Sempat muncul spekulasi bahwa Bellingham tidak selalu sejalan dengan Alonso terkait perannya. Tantangan Arbeloa adalah memulihkan kenyamanan dan performa terbaik pemain berusia 22 tahun tersebut.

4 dari 5 halaman

Lini Depan: Sayap Dinamis dan Peran Sentral Mbappe

Selebrasi Kylian Mbappe dalam laga Liga Spanyol antara Alaves vs Real Madrid, Senin (15/12/2025). (c) AP Photo/Miguel Oses

Selebrasi Kylian Mbappe dalam laga Liga Spanyol antara Alaves vs Real Madrid, Senin (15/12/2025). (c) AP Photo/Miguel Oses

Di sisi kanan serangan, Arda Guler diprediksi kembali ke posisi sayap. Di bawah Alonso, ia kerap dimainkan lebih ke tengah, namun sistem Arbeloa membuka ruang baginya untuk mengeksplorasi sisi lapangan.

Persaingan di posisi ini cukup ketat, dengan Rodrygo dan Franco Mastantuono sebagai alternatif. Namun, performa Guler yang sedang menanjak membuatnya unggul untuk sementara.

Di sisi kiri, Vinicius Junior tetap menjadi figur sentral. Hubungannya dengan Alonso sempat disorot, termasuk laporan pada November yang menyebut sang pemain enggan membahas masa depannya selama relasi itu belum membaik.

Kini, Arbeloa memegang peran penting untuk mengembalikan Vinicius ke performa terbaiknya. Jika keduanya menemukan chemistry yang tepat, masa depan Vinicius di klub diyakini akan lebih jelas, termasuk peluang perpanjangan kontrak.

Sebagai ujung tombak, Kylian Mbappe menjadi pusat proyek Arbeloa. Mengelola ego pemain bintang adalah tantangan besar di Real Madrid, dan dukungan Mbappe akan sangat menentukan.

Meski performa tim naik turun, Mbappe tetap tampil tajam dengan catatan 29 gol dari 25 pertandingan. Jika Real Madrid berhasil meraih trofi musim ini, kontribusinya hampir pasti menjadi faktor penentu.

5 dari 5 halaman

Perkiraan Starting XI Real Madrid Bersama Alvaro Arbeloa

Perkiraan starting XI Real Madrid dalam debut Alvaro Arbeloa (c) Bola/buildlineupPerkiraan starting XI Real Madrid dalam debut Alvaro Arbeloa (c) Bola/buildlineup

Kiper: Thibaut Courtois

Belakang: Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Dean Huijsen, Alvaro Carreras

Tengah: Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Jude Bellingham

Depan: Arda Guler, Vinicius Junior, Kylian Mbappe


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL