
Bola.net - Ruben Amorim mulai menegaskan otoritasnya di ruang ganti Manchester United dengan pendekatan tegas. Menurut laporan The Sun, pelatih asal Portugal itu menyampaikan pesan khusus kepada skuadnya setelah kemenangan 2-0 atas Sunderland akhir pekan lalu.
Kemenangan tersebut menandai titik balik atmosfer di Old Trafford meski bukan penampilan spektakuler. Justru itulah yang diinginkan Amorim dari timnya ke depan.
Ia memuji skuadnya atas permainan yang "tenang, terorganisir, dan profesional", berbeda jauh dari gaya penuh kekacauan yang kerap membuat tim kehilangan konsentrasi. Sumber internal klub menyebutkan Amorim menyampaikan pandangan tegas soal drama di lapangan.
"Amorim mengatakan kepada pemain bahwa fans mungkin menyukai drama, tapi dia tidak," ujar sumber tersebut kepada The Sun. Pelatih berusia 40 tahun itu meminta timnya menjadikan performa melawan Sunderland sebagai standar baru: bermain dengan kedewasaan dan kontrol penuh.
Ia menilai gaya main penuh ketegangan dan comeback heroik selama ini justru menguras mental pemain dan menghambat konsistensi hasil. Pendekatan baru ini diharapkan mampu membawa stabilitas jangka panjang.
Dukungan Internal Mulai Menguat di Old Trafford
Meski tekanan dari luar klub masih tinggi, jajaran petinggi Manchester United tetap memberikan dukungan kepada Amorim. Sumber ESPN menyebutkan CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox telah melakukan perbincangan informal dengan sejumlah pemain senior.
Mereka termasuk kapten Bruno Fernandes untuk menilai suasana di ruang ganti secara langsung. Dari hasil perbincangan tersebut, suasana di Carrington dikabarkan mengalami perbaikan signifikan.
Para pemain merasa masih percaya dengan pendekatan yang dibawa Amorim meski hasil belum konsisten. Beberapa bintang seperti Matthijs de Ligt dan Mason Mount bahkan menunjukkan dukungan terbuka terhadap manajer mereka.
De Ligt menegaskan tanggung jawab di lapangan tetap berada di tangan para pemain, bukan semata pada sistem pelatih. "Mudah menyalahkan pelatih, tapi pada akhirnya kami yang bermain di lapangan," ujarnya tegas.
"Gol atau peluang yang kami berikan bukan karena sistem, tapi karena fokus dan konsentrasi yang hilang di momen penting," lanjut bek asal Belanda itu. Pernyataan tersebut menunjukkan kesadaran kolektif untuk memperbaiki performa.
Kemenangan Sunderland Jadi Titik Balik

Kemenangan atas Sunderland memberi napas segar setelah periode sulit, termasuk kekalahan 3-1 dari Brentford bulan lalu. Mason Mount mengakui laga tersebut menjadi momen penting untuk memulai kebangkitan tim.
"Kami 100 persen mendukung pelatih. Kami tahu hasil terakhir menyakitkan bagi semua orang, tapi kemenangan ini penting. Ini harus menjadi awal dari sesuatu," ucap Mount. Gelandang Inggris itu berharap momentum positif bisa terus dijaga.
"Setelah melawan Chelsea, kami pikir itu akan jadi awal kebangkitan, tapi kami tergelincir lagi. Sekarang kami harus melanjutkannya," tambahnya. Mount menekankan pentingnya konsistensi untuk mengejar posisi empat besar.
"Kami ingin menang dua kali beruntun, lalu tiga kali, dan terus menekan untuk posisi empat besar," lanjut pemain berusia 26 tahun itu. Target tersebut menjadi prioritas utama di paruh kedua musim.
Meski statistik menunjukkan Amorim baru meraih 20 kemenangan dari 50 laga dengan rasio menang hanya 40 persen, dukungan internal tampaknya tetap kokoh. Namun di luar klub, kritik dari legenda seperti Paul Scholes dan Wayne Rooney belum berhenti mengalir.
Scholes bahkan menilai Amorim "terlalu lama diberi waktu" untuk membuktikan diri. Kini Amorim tahu bahwa untuk membungkam kritik tersebut, ia tak butuh drama atau pertunjukan heroik, hanya kemenangan, dan banyak di antaranya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Antony Ungkap Hubungannya yang Kurang Harmonis dengan Amorim di Man United
- Pemain-Pemain yang Bersinar di Klub Baru Setelah Tinggalkan Manchester United: Fenomena Post United Bounce
- Cara Brutal Jose Mourinho Usir Henrikh Mkhitaryan dari Manchester United: Teror WhatsApp Setiap Malam!
- FA Jatuhkan Sanksi pada Arsenal untuk Pelanggaran 8 Bulan Lalu: Tak Sediakan Tiket Suporter Tandang Lawan MU
- Duit Segepok Arab Saudi Tidak Luluhkan Kesetiaan Bruno Fernandes di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bruno Fernandes Tolak Tawaran Rp2,25 Triliun dari Arab Saudi
Liga Inggris 11 Oktober 2025, 23:43
-
Menyalahkan Formasi Manchester United Itu Kritik Memalukan!
Liga Inggris 11 Oktober 2025, 11:50
-
Antony Ungkap Hubungannya yang Kurang Harmonis dengan Amorim di Man United
Liga Inggris 11 Oktober 2025, 08:29
LATEST UPDATE
-
Luciano Leandro Ingatkan Timnas Indonesia Tak Anggap Enteng Timor Leste
Tim Nasional 31 Juli 2026, 10:19
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026 Hari Ini
Tim Nasional 31 Juli 2026, 09:26
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines Rovers 31 Juli 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 09:10
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Arema FC vs DPMM FC 31 Juli 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 08:59
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib dan Arema Tampil
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 08:10
-
Prediksi Piala AFF 2026: Timor Leste vs Indonesia 31 Juli 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 07:59
-
Resmi! John Stones Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
Liga Italia 31 Juli 2026, 04:25
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16























KOMENTAR