
Bola.net - - Menilik pencapaiannya pada musim ini, Maurizio Sarri sejatinya tak perlu mengkhawatirkan masa depannya di Chelsea. Namun pria asal Italia tersebut belum bisa memastikan bahwa dirinya akan bertahan di Stamford Bridge musim depan.
Chelsea melalui musim yang naik turun, dengan serangkaian torehan apik di awal lalu mengalami keterpurukan jelang kompetisi berakhir. Meskipun demikian, klub berjuluk The Blues tersebut masih mampu finis di peringkat tiga Premier League.
Sarri berhasil membawa Chelsea kembali ke Liga Champions, juga ke final Liga Europa serta menjadi runner-up Carabao Cup. Tetapi, suara sumbang yang mendesak mantan pelatih Napoli tersebut mundur masih terdengar hingga sekarang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sarri Ragukan Masa Depannya
Sebagian penggemar tampak tak senang dengan metode Sarriball bawaan sang pelatih, sebab itu dianggap telah mematikan kualitas beberapa pemain seperti N'Golo Kante. Puncaknya adalah kala The Blues tumbang 0-6 atas Manchester City di Premier League.
Suara sumbang itu sedikit mereda berkat segelintir pencapaian apik Chelsea. Namun Sarri, yang dikaitkan oleh banyak klub besar seperti Juventus dan AS Roma, mengaku bahwa masa depannya di Stamford Bridge belum benar-benar terjamin.
Saat ditanya oleh Daily Mail apakah dirinya akan bertahan di Chelsea, Sarri menjawab: "Saya pikir iya, tapi saya tidak begitu yakin,".
"Saya hanya bisa mengatakan bahwa klub meminta saya untuk kembali ke Liga Champions, dan kami telah mencapai target," lanjutnya.
Ingin Bertahan di Inggris
Sarri sendiri mengaku punya keinginan besar untuk bertahan di Inggris lantaran kadung jatuh cinta. Jika itu bukan di Chelsea, pria berumur 60 tahun itu tidak keberatan kalau harus menukangi klub lainnya.
"Seperti yang telah anda ketahui, saya mencintai sepak bola Inggris. Saya mencintai Premier League; ini fantastis dan levelnya terbaik di dunia, saya pikir begitu," tambahnya.
"Atmosfer di stadion sangat luar biasa. Saya sangat ingin bertahan di sini. Musim berjalan sangat berat bagi kami. Tapi saya pikir pada akhirnya kami senang karena kami mengalami masalah tiga bulan lalu, tapi mampu bereaksi dengan baik," tandasnya.
Tugas Terakhir Sarri
Perjalanan Chelsea di Premier League telah berakhir, namun Sarri masih punya satu tugas lagi. Ia berkewajiban untuk menutup musim dengan mempersembahkan gelar Liga Europa yang laga finalnya baru akan digelar pada akhir bulan Mei nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cita-cita Loftus-Cheek: Ingin Jadi Seperti John Terry
Liga Inggris 14 Mei 2019, 23:43
-
Philippe Coutinho Enggan Beranjak dari Barcelona
Liga Spanyol 14 Mei 2019, 21:00
-
Christian Pulisic Sudah Tidak Sabar Beraksi Bersama Chelsea
Liga Inggris 14 Mei 2019, 18:20
-
Liverpool Diminta Bajak Pemain Chelsea Ini
Liga Inggris 14 Mei 2019, 18:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR