
Bola.net - Bek tengah Liverpool, Dejan Lovren, mengakui karirnya seperti dimulai dari nol. Sebab, setelah musim lalu lebih akrab dengan bangku cadangan, pemain asal Kroasia tersebut kini mulai kembali menjadi pemain inti.
'Dimulai dari nol, ya'. Itulah kata yang acap kali diucapkan petugas SPBU [Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum] saat ada pelanggan hendak mengisi ulang bahan baka kendaraan yang ditumpangi. Begitu juga karir Dejan Lovren musim ini.
Dejan Lovren mulai bermain bersama Liverpool pada 2014 lalu. Sejak dibeli dari Southampton, dia selalu menjadi pemain inti. Namun, yang terjadi pada musim 2018/2019 lalu tidak demikian halnya.
Pemain yang sempat mengklaim dirinya sebagai bek terbaik dunia tersebut hanya menjadi cadangan musim lalu. Dejan Lovren hanya 11 kali tampil sebagai pemain inti pada laga Premier League 2018/2019.
Dejan Lovren Memulai dari Nol
Sejak memiliki duet Joel Matip dan Viril van Dijk, Jurgen Klopp mulai menepikan Dejan Lovren. Dia tidak lagi masuk dalam susunan pemain inti. Pemain berusia 30 tahun mulai akrab dengan bangku cadangan, termasuk pada awal musim 2019/2020.
Namun, belakangan Dejan Lovren kembali menjadi pilihan utama. Joel Matip mengalami cedera dan Jurgen Klopp tidak punya pilihan yang lebih baik dari memainkan Dejan Lovren sebagai rekan duet Virgil van Dijk di posisi bek tengah.
"Saya memulai dari nol lagi untuk bisa membuktikan bahwa saya layak berada di starting XI, tetapi seperti itulah sepak bola," ucap Dejan Lovren dikutip dari Sky Sports.
"Ketika Anda sudah terpental selama berbulan-bulan pada musim lalu dan tidak mendapat banyak menit bermain, ini tentang memulai lagi dari awal. Terkadang, mudah untuk berbicara begitu tetapi tidak mudah melakukannya," kata Dejan Lovren.
Kembali Penting di Liverpool

Pada awal musim 2018/2019 lalu, nama Dejan Lovren sempat masuk dalam daftar jual Liverpool. AS Roma secara terbuka menyatakan minat untuk membeli Dejan Lovren. Namun, Jurgen Klopp akhirnya memutuskan untuk tidak melepas mantan pemain Lyon tersebut.
Keputusan Klopp mempertahankan Dejan Lovren terbukti tepat. Walau tidak selalu menjadi pilihan utama, Dejan Lovren tetap menjadi pemain penting bagi Liverpool.
"Pada akhirnya saya melakukan itu dan semuanya kembali. Senang rasanya jika Anda merasa penting lagi di sini dan ini yang berharga bagi setiap pemain," ucap Dejan Lovren.
"Liverpool adalah tempat yang besar untuk pergi setelah semua yang saya lalui di sini. Ada hari-hari yang lebih positif daripada yang buruk, terutama setelah final Liga Champions dan kemenangan itu melegakan bagi saya karena saya ingin memenangkan sesuatu dengan klub ini," ucap Dejan Lovren.
Liga Champions musim 2018/2019 menjadi gelar mayor pertama yang diraih Dejan Lovren bersama Liverpool. Sebab, pada dua kesempatan final sebelumnya, sekali di Liga Champions dan Liga Europa, mereka gagal meraih gelar juara.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crystal Palace vs Liverpool, Mohamed Salah Belum Tentu Bisa Dimainkan
Liga Inggris 22 November 2019, 23:51
-
Jurgen Klopp Sambut Kembalinya Mourinho ke Premier League
Liga Inggris 22 November 2019, 22:23
-
Kegagalan Raih Gelar Juara Musim Lalu Jadi Pelajaran Berharga Bagi Liverpool
Liga Inggris 22 November 2019, 20:57
-
Joel Matip Masih Belum Bisa Main di Laga Crystal Palace vs Liverpool
Liga Inggris 22 November 2019, 20:16
-
Crystal Palace Diprediksi Tak Akan Bisa Bendung Liverpool
Liga Inggris 22 November 2019, 19:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Man City
Liga Inggris 12 April 2026, 21:57
-
Michael Carrick Ingin Boyong Mantan Anak Asuhnya di Middlesbrough ke MU
Liga Inggris 12 April 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR