Bola.net - Hasil buruk yang diterima Arsenal membuat sang pelatih, Mikel Arteta, semakin tersudut. Situasi ini membuat mantan pemain the Gunners dan Chelsea, Petr Cech, jadi prihatin.
Ketika berbicara soal Liga Europa, Arsenal nampak begitu perkasa. Mereka menutup perjalanan di babak fase grup dengan predikat pemuncak klasemen dan sukses menyapu seluruh enam pertandingan dengan kemenangan.
Namun pemandangan yang berbeda terlihat di Premier League, terutama dalam beberapa pertandingan terakhir. Arsenal belum meraih kemenangan lagi usai mengalahkan Manchester United pada bulan November lalu.
Sebanyak tujuh pertandingan telah dilalui Arsenal sejak saat itu, tidak ada yang berakhir dengan kemenangan. Terkini, the Gunners menelan kekalahan dengan skor 1-2 kala bertamu ke markas Everton akhir pekan lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Arteta Membutuhkan Bantuan
Rentetan hasil buruk tersebut membuat Arsenal terdampar hingga ke peringkat 15 dalam klasemen sementara Premier League musim ini. Mereka pun hanya terpaut empat angka dari Fulham yang berada di zona degradasi.
Kekalahan atas Manchester City di Carabao Cup membuat penderitaan Arsenal kian menjadi-jadi. Tidak heran kalau Arteta semakin tersudut. Itulah sebabnya Cech meminta semua pihak untuk memberinya dukungan, bukan cacian.
"Ini soal kepercayaan diri. Pada saat ini, saat anda menabrak dinding, inilah momen di mana anda membutuhkan semua orang untuk menarik anda ke arah yang sama dan membantu keluar," ujarnya kepada talkSPORT.
"Inilah bagian terberat dalam sepak bola karena mudah untuk tiba-tiba berkata ini tidak berhasil dan lakukan sesuatu, tapi anda tidak bisa melakukan itu sepanjang waktu," lanjutnya.
Harus Berubah, Sedikit Waktu
Arteta harus melakukan perubahan agar hasil yang diterima Arsenal bisa membaik. Namun butuh waktu agar semuanya bisa bekerja semaksimal mungkin. Masalahnya, the Gunners tengah dituntut untuk meraih hasil secepatnya.
"Sulit bagi seorang pelatih saat hasil tidak sesuai harapan dan kemudian anda mencoba mengubah cara tim bermain atau filosofi permainan," tambahnya.
"Butuh waktu saat anda ingin memulai sedikit perubahan Agar bisa menerapkannya lebih cepat, anda harus membuat semua orang percaya," pungkasnya.
(Metro)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tahu Diri, Arsenal Mundur Teratur dari Perburuan Isco
Liga Inggris 24 Desember 2020, 21:17
-
Gawat, Arsenal Sudah Tunjukkan Gejala-gejala Bakal Terdegradasi!
Liga Inggris 24 Desember 2020, 19:38
-
Gabriel Martinelli Indikasikan Cederanya Tidak Serius
Liga Inggris 24 Desember 2020, 11:30
-
Kejamnya Pelatih West Brom, Anggap Arsenal Rival Zona Degradasi
Liga Inggris 24 Desember 2020, 06:30
-
Bisa Saja Pecat Arteta, tapi Apa Benar Arsenal Bakal Sembuh Setelahnya?
Liga Inggris 24 Desember 2020, 04:30
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR