
Bola.net - Legenda Arsenal, Martin Keown nampak berang terhadap keputusan yang dibuat Mikel Arteta di laga kontra Manchester City dalam ajang Carabao Cup, Rabu (23/12/2020). Dan ia tahu keputusan aneh itu datang dari beban berat yang Arteta pikul.
Akhir penderitaan the Gunners pada musim ini tak kunjung terlihat. Mereka terhitung belum pernah meraih kemenangan sejak menghadapi Dundalk di ajang Liga Europa pada awal bulan Desember lalu.
Dari empat laga terakhir, torehan terbaik yang didapatkan Arsenal adalah hasil imbang melawan Southampton. Pada laga tersebut, mereka setidaknya mampu mengakhiri laga dengan skor 1-1.
Terkini, Arsenal baru saja tersingkir dari ajang Carabao Cup. Alexandre Lacazette dkk harus menerima keunggulan the Citizens dan menelan kekalahan dengan skor telak 1-4 walau tampil di makrasnya sendiri, Emirates Stadium.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keputusan tak Biasa yang Merugikan
Arteta melakukan sedikit pergantian dalam starting XI-nya saat bertemu City. Posisi penjaga gawang diberikan kepada Alex Runarsson, lalu Gabriel Martinelli yang baru pulih dari cedera dimainkan sejak awal pertandingan.
Dua keputusan itu terbukti salah. Runarsson melakukan dua blunder fatal yang berujung pada gol Manchester City. Lalu Martinelli tidak bisa bertahan lama di lapangan lantaran kembali mengalami cedera.
Keputusan-keputusan aneh itulah yang diyakini Keown membuat Arsenal menderita. "Situasinya berubah menjadi krisis dan pelatih ikut terlibat dengan keputusan yang tidak biasa," buka Keown kepada talkSPORT.
"Dia memainkan si anak muda [Runarsson] malam kemarin, tidak ada yang suka melihat itu [kesalahannya], namun saya tak yakin kalau performanya merupakan sebuah kejutan," lanjutnya.
Arteta sedang Tertekan
Keown benar-benar kesal ketika Arteta tak kunjung menarik keluar Martinelli saat situasinya tidak memungkinkan. Dalam pandangannya, pria asal Brasil tersebut seharusnya tidak dimainkan mengingat baru sembuh dari cedera panjang.
"Saya berteriak di depan televisi malam kemarin - Martinelli, talenta yang fantastis, mengalami cedera lima menit sebelum jeda babak pertama," tambahnya.
"Jangan bawa dia keluar, tolong jangan bawa dia keluar... dia keluar dan bertahan selama dua menit. Buat keputusan yang tepat! Dia berada di bawah tekanan saat ini," pungkasnya.
Ya, kekalahan atas Manchester City membuat Arteta kian didesak untuk mundur dari jabatannya. Apalagi serangkaian hasil buruk membuat Arsenal terjebak di peringkat ke-15 dalam klasemen sementara Premier League.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Terpakai di Barcelona, Manchester City Siap Tampung Riqui Puig
Liga Inggris 24 Desember 2020, 21:48
-
Hasil Undian Carabao Cup: Derby Manchester di Babak Semifinal
Liga Inggris 24 Desember 2020, 06:00
-
Mikel Arteta dan Keputusan Aneh yang Membuat Arsenal Menderita
Liga Inggris 24 Desember 2020, 01:56
-
Riyad Mahrez Kaget Kiper Arsenal Bikin Blunder
Liga Inggris 23 Desember 2020, 14:05
-
Setelah Gilas Arsenal, Guardiola Coba Hibur Arteta
Liga Inggris 23 Desember 2020, 12:35
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR