Bola.net - - Ole Gunnar Solskjaer mengaku ia gagal di Cardiff City karena tidak siap sementara ia bisa sukses di Manchester United karena sudah mengenal betul klub tersebut.
Solskjaer pertama kali terjun ke dunia manajerial di Premier League pada Januari 2014 silam. Saat itu ia menangani Cardiff yang sedang dalam posisi sulit di liga.
Masa kerjanya di sana singkat. Pada bulan September di tahun yang sama, ia didepak dari klub Wales itu.
Namun setelah itu ia kembali ke Norwegia dan meraih sukses bersama Molde. Setelah itu pada Desember 2018 kemarin, ia balik lagi ke Old Trafford.
Masa di Cardiff
Solskjaer kemudian membeberkan apa yang membuatnya gagal di Cardiff. Saat itu pria 45 tahun ini merasa ia belum siap menangani klub tersebut, apalagi mereka berada dalam situasi sulit.
"Jujur saja, itu bukan keputusan yang tepat. Tapi Anda hidup dan kamu belajar," serunya pada Sky Sports.
"Saya tidak siap untuk pertarungan itu. Saya tidak mengatakan saya tidak siap untuk Premier League. Itu berbeda," tegasnya.
"Ini adalah klub dan situasi yang sangat berbeda untuk dihadapi."
Paham DNA MU
Solskjaer kemudian membeberkan apa rahasia kesuksesannya di MU. Ia berhasil meraih sukses karena paham DNA MU dan juga memahami seluk beluk klub tersebut.
"Saya tahu budaya dan identitas klub dan gaya bermainnya. Manchester United, tentu saja, lebih cocok untuk saya daripada klub yang berjuang menuju bagian bawah klasemen," ujarnya.
"Lebih mudah di sini karena saya tahu apa DNA dan identitas Manchester United itu dan apa pemain Manchester United itu," serunya.
"Itu identitas pemenang. Itu identitas percaya diri," pungkas Solskjaer.
Berita Video
Berita video duo pembalap tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, memperkenalkan motor baru untuk MotoGP musim 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Performa Bagus, McClaren Yakin MU Tak Akan Kesulitan Permanenkan Solskjaer
Liga Inggris 5 Februari 2019, 20:14
-
Solskjaer Beber Alasan Gagal di Cardiff dan Sukses di MU
Liga Inggris 5 Februari 2019, 18:36
-
Carragher Nilai Skuat MU Lebih Baik dari Liverpool
Liga Inggris 5 Februari 2019, 16:15
-
Legenda Arsenal Desak MU Permanenkan Solskjaer
Liga Inggris 5 Februari 2019, 15:00
-
Rashford Moncer, Lukaku Bisa Tinggalkan MU di Musim Panas
Liga Inggris 5 Februari 2019, 14:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR