
Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengungkapkan Mohamed Salah saat ini termotivasi untuk memenangkan penghargaan Sepatu Emas ketiganya di Premier League dan mengakui pemain Mesir itu memang egois.
Salah merupakan mesin gol andalan Liverpool. Sejak dibeli dari AS Roma pada tahun 2017 silam, ia rutin mencetak minimal 20 gol dalam semusim.
Musim terhebatnya tentu adalah musim pertamanya di Inggris. Ia meledak dan mengemas 44 gol, 32 di antaranya di Premier League.
Ia pun jadi top skor liga saat itu. Di musim berikutnya ia mengemas 22 gol dan kembali meraih penghargaan Golden Boot lagi.
Sepatu Emas Ketiga
Saat ini, Mohamed Salah kembali bersaing untuk bisa jadi top skor Premier League lagi. Sekarang ini ia sudah mengemas total 19 gol.
Salah tertinggal dua gol saja dari bomber Tottenham, Harry Kane. Jurgen Klopp kemudian ditanya apakah musim ini Salah termotivasi untuk meraih penghargaan Sepatu Emas lagi.
"Ya tentu saja," jawab Klopp seperti dilansir Goal.
"Seorang pemain sepak bola memiliki 15 tahun, mungkin 17 atau 18 dalam beberapa kasus, dalam karir mereka. Ini adalah saat dalam hidup Anda ketika Anda berada dalam kondisi fisik terbaik Anda dan Anda ingin memeras semua yang Anda bisa dari karir Anda," tuturnya.
"Sebagian besar pemain tidak pernah memenangkan Sepatu Emas. Jika Anda memenangkannya sekali itu adalah pencapaian besar. Jika Anda memenangkannya dua kali, itu adalah pencapaian yang sangat besar, jika Anda bisa memenangkannya untuk ketiga kalinya, tidak banyak pemain yang memiliki memenangkannya tiga kali," serunya.
Salah Memang Egois
Mohamed Salah memang mencetak gol. Namun hal itu ada konsekuensinya; ia kerap dituding sebagai pemain yang egois.
Jurgen Klopp tahu soal hal tersebut. Namun ia tak mempermasalahkannya karena memang semua penyerang yang haus gol pastilah egois di atas lapangan.
"Striker harus egois. Saya belum pernah bertemu dengan striker yang tidak egois. Anda bisa menjadi orang terbaik di dunia tetapi pada akhirnya Anda ingin mencetak gol dan itu berarti Anda tidak melihat pemain dengan seragam yang sama," serunya.
"Ia [Salah] hanyalah pencetak gol alami, ia ingin mencetak gol. Itu adalah sesuatu yang telah dia kembangkan di kemudian hari dalam kariernya. Itulah yang dilakukan pemain kelas dunia [mencetak musim demi musim]. Mengetahui kualitas Anda sendiri membantu Anda kembali ke jalur lebih cepat dari yang lain," ujar Klopp.
Sejauh ini bersama Liverpool, Mohamed Salah telah mengemas 122 gol. Ia mencatatkannya hanya dari 196 pertandingan di semua ajang kompetisi.
(Goal)
Berita Liverpool Lainnya:
- Waduh, Jurgen Klopp Bentrok dengan Pemilik Liverpool Soal European Super League
- Jurgen Klopp Pernah Menolak Gagasan European Super League
- Sukses Ala Liverpool Musim Ini: Finis di 4 Besar Premier League
- Mengenal European Super League: Liga Super Eropa yang jadi Tandingan Liga Champions
- Calon Suksesor Mohamed Salah di Liverpool adalah Pemain Leeds United Ini?
- Gary Neville Kecam European Super League: MU Memalukan, Arsenal Lelucon, Serakah!
- Leeds United vs Liverpool, Ini Kekuatan Lawan yang Bikin Ngeri Robertson
- Makin Membaik! Ini Kabar Terbaru Soal Virgil Van Dijk dan Joe Gomez
- Curhatan Wijnaldum: Usai Liverpool, Terbitlah Barcelona
- Konate Akhirnya Angkat Bicara Soal Liverpool, Ini Pengakuannya
- Ini Alasan Mengapa Sadio Mane Kalah Tajam dari Mohamed Salah di Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan Untuk Liverpool: Jangan Jual Mane Atau Firmino
Liga Inggris 19 April 2021, 22:58
-
Liverpool Diminta tak Jadikan Van Dijk Sebagai Alasan Kegagalan Musim Ini
Liga Inggris 19 April 2021, 21:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR