
Bola.net - Pelatih Wolverhampton, Gary O'Neil geram dengan keputusan wasit Simon Hooper saat memimpin pertandingan menghadapi Manchester United. Ia menilai timnya harusnya mendapatkan hadiah penalti di menit akhir menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Andre Onana.
Wolves memulai kampanye Premier League 2023/24 dengan kekalahan saat melawat ke markas Man United. Bermain di Old Trafford, Selasa (15/08/2023) dini hari WIB, mereka menyerah dengan skor tipis 0-1 lewat gol dari Raphael Varane.
Kiper debutan Setan Merah, Onana, terlihat melakukan pelanggaran keras terhadap Sasa Kalajdzic di masa tambahan waktu, namun Simon Hooper tidak bereaksi dan wasit VAR Michael Salisbury, menganggap tidak ada pelanggaran. Akibat insiden itu, O'Neil lantas melancarkan protes hingga ia mendapatkan kartu kuning.
Di akhir laga, anggota Asosiasi Wasit Premier League (PGMOL), Jon Moss, meminta maaf kepada pelatih berusia 40 tahun tersebut dan mengatakan bahwa Wolves seharusnya mendapatkan penalti atas insiden di masa injury time.
Simak komentar Gary O'Neil di bawah ini.
Jon Moss Minta Maaf
O'Neil mengatakan setelah pertandingan bahwa ia merasa Onana berusaha untuk memukul kepala Kalajdzic, dan kemudian mengungkapkan bahwa ia telah menerima permintaan maaf dari Moss.
"Baru saja berbicara dengan Jon Moss, cukup adil dia langsung datang dan mengatakan bahwa itu adalah penalti dan seharusnya diberikan," ujar O'Neil.
"Saya terkadang merasa tidak enak. Saya telah menghabiskan banyak waktu bersamanya untuk mencoba memahami pedoman baru dan bagaimana caranya agar saya tidak mendapatkan kartu kuning, yang mana saya telah gagal melakukannya, tetapi cukup adil bagi Jon untuk berbicara.
"Dia mengatakan itu jelas dan nyata dan dia tidak percaya wasit di lapangan tidak memberikannya dan dia tidak percaya VAR tidak melakukan intervensi.
"Sejujurnya, itu mungkin membuat saya merasa lebih buruk karena begitu Anda tahu bahwa Anda benar, Anda merasa lebih buruk karena tidak mendapatkan apa-apa."
Penilaian Erik Ten Hag
Keputusan kontroversial itu bukan satu-satunya hal yang meninggalkan kesan bahwa Man United beruntung dapat meraih tiga poin dari pertandingan pembuka Premier League.
Pelatih Setan Merah, Erik Ten Hag, mencoba mengecilkan insiden itu, tetapi dia tidak sendirian dalam berpikir bahwa para ofisial telah membuat keputusan yang tepat.
"Ketika VAR melihatnya dan memutuskan untuk tidak memberikannya tentu saja kami senang," kata pelatih asal Belanda.
"Ini tentang wasit dan VAR. Saya pikir kedua pemain datang bersamaan dan Andre [Onana] tidak mengganggu aksi dari mereka karena yang pertama adalah sentuhan pada bola dan kemudian datanglah Andre," imbuhnya.
Pantas Mendapatkan Poin
Dengan O'Neil yang baru beberapa hari menjadi pelatih menggantikan posisi Julen Lopetegui, Wolves tampil mengesankan dengan semangat menyerang mereka.
Max Kilman dan kolega mencatatkan 23 percobaan ke arah gawang, yang terbanyak bagi tim tamu di Old Trafford sejak Chelsea mencatatkan 25 percobaan pada November 2005
Mencetak gol adalah masalah yang terlalu familiar bagi Wolves musim lalu, namun O'Neil merasa senang dengan apa yang ia lihat. "Pujian besar untuk para pemain," kata pelatih asal Inggris.
"Ada beberapa hal negatif di sekitar sini, namun mereka telah berkomitmen pada apa yang kami minta dari mereka dan berhadapan dengan tim papan atas di tempat yang sulit untuk didatangi dan mereka kecewa.
"Untuk jumlah tembakan yang kami miliki dan gol yang diharapkan, kami pantas mendapatkan setidaknya satu poin.
Sumber: Mirror
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2023/24
Baca Juga:
- MU Susah Payah Bekuk Wolves: Kayak Anak Ayam Tanpa Kepala, Ugly Win Juga Gapapa Deh!
- Diselamatkan Varane! Yuk Tonton Lagi Kemenangan Tipis Man United atas Wolverhampton
- Man of the Match Manchester United vs Wolverhampton: Andre Onana
- Hasil Manchester United vs Wolverhampton: Skor 1-0
- Beda Kisah Debut Resmi Andre Onana dan Mason Mount di Manchester United: Satunya Berkelas, Satunya K
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Bali United, Jesse Lingard CLBK dengan Mantan Klubnya?
Liga Inggris 15 Agustus 2023, 22:23
-
Ditolak Kepa, Bayern Munchen Beralih ke David De Gea?
Bundesliga 15 Agustus 2023, 22:04
-
Gary Neville: Manchester United Harus Segera Daratkan Sofyan Amrabat
Liga Inggris 15 Agustus 2023, 21:51
-
Sudah Dapat Kiper Arsenal, Nottingham Forest Masih Inginkan Dean Henderson
Liga Inggris 15 Agustus 2023, 21:40
-
Terungkap, Manchester United Tolak Kans Daratkan Neymar
Liga Inggris 15 Agustus 2023, 21:29
LATEST UPDATE
-
Juventus Tersungkur 5-2 dari Galatasaray, Spalletti Sebut Timnya Mundur Tiga Langkah
Liga Champions 18 Februari 2026, 04:17
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR