Tangis Juventus usai Dikalahkan Galatasaray: Air Mata yang Buat Si Nyonya Tua Makin Kuat!

Tangis Juventus usai Dikalahkan Galatasaray: Air Mata yang Buat Si Nyonya Tua Makin Kuat!
Wasit memberikan kartu merah pada Lloyd Kelly di laga Juventus vs Galatasaray, Kamis (26/02/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Bola.net - Kapten Juventus, Manuel Locatelli benar-benar sedih usai timnya tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Ia menyebut bahwa kegagalan ini bukan akhir dari Si Nyonya Tua, tetapi menjadi awal kebangkitan mereka.

Dini hari tadi, Juventus menjamu Galatasaray di Turin pada leg kedua babak playoff Liga Champions 2025/2026. Di laga ini, Juventus harus mengejar defisit tiga gol karena mereka kalah 5-2 di leg pertama di kandang Galatasaray.

Di laga ini, Juventus tampil perkasa dan unggul 3-0 di waktu normal, sehingga agregat jadi sama kuat 5-5 dan laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Namun sayang impian Juventus untuk membuat epic comeback justru kandas.

Di babak tambahan waktu, Galatasaray justru membuat dua gol melalui gol Victor Osimhen dan Baris Alper Yilmaz. Agregat akhir menjadi 5-7 untuk keunggulan Galatasaray sehingga perjalanan Juventus di Liga Champions musim ini resmi berakhir.

Simak penuturan lengkap Locatelli di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Kenyataan yang Menyesakkan

Selebrasi Manuel Locatelli di laga Juventus vs Galatasaray di UCL, Kamis (26/02/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Selebrasi Manuel Locatelli di laga Juventus vs Galatasaray di UCL, Kamis (26/02/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Diwawancarai Prime Video seusai laga, Locatelli tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai Juventus tersingkir. Ia menyebut timnya sudah berjuang sekuat tenaga namun impian mereka justru kandas.

"Saya benar-benar hampir menangis karena kami sangat percaya kami bisa membalikkan situasi ini. Kami memberikan jiwa dan raga kami untuk pertandingan tadi," buka Locatelli.

"Di leg pertama, karena satu insiden saja, segalanya berubah menjadi sangat sulit bagi kami."

2 dari 4 halaman

Jadi Awal Kebangkitan

Duel Victor Osimhen dengan Weston McKennie di laga Juventus vs Galatasaray di UCL, Kamis (26/02/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Duel Victor Osimhen dengan Weston McKennie di laga Juventus vs Galatasaray di UCL, Kamis (26/02/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Pada kesempatan ini, Locatelli juga memberikan apresiasi kepada para Juventini yang telah mendukung timnya dengan segenap tenaga di laga tadi. Ia berjanji bahwa kegagalan ini bakal jadi titik balik dari Juventus.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua pendukung kami yang hadir hari ini. Atmosfer di stadion tadi sungguh luar biasa," sambung Locatelli.

"Pertandingan seperti ini akan membekas di hati kami. Kami akan menggunakan energi yang kami kumpulkan hari ini untuk melangkah maju ke depan," pungkasnya.

3 dari 4 halaman

Juventus Ditunggu Laga Sulit

Pelatih baru Tottenham, Igor Tudor memberikan instruksi saat melawan Arsenal, 22 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Pelatih baru Tottenham, Igor Tudor memberikan instruksi saat melawan Arsenal, 22 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Juventus memang tidak bisa terlalu lama meratapi kegagalan mereka di Liga Champions. Pasalnya Si Nyonya Tua sudah ditunggu laga grande partita di akhir pekan nanti.

Juventus dijadwalkan akan berhadapan dengan AS Roma di lanjutan Serie A 2025/2206 dan kemenangan jadi harga mati bagi pasukan Bianconeri di laga ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL