
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola, secara terbuka menantang Phil Foden untuk segera menemukan kembali performa terbaiknya setelah menit bermainnya berkurang drastis belakangan ini. Pemain asal Stockport itu kini harus berjuang ekstra keras guna menembus kembali tim utama The Citizens.
Situasi ini tentu menjadi sorotan tajam bagi publik Etihad Stadium. Pasalnya, Foden adalah pilar penting saat Man City mendominasi Premier League dalam beberapa musim terakhir.
Padahal, ia baru saja merengkuh gelar Pemain Terbaik PFA dan Premier League pada tahun 2024 kemarin. Status bintang tersebut seolah tidak menjadi jaminan baginya untuk terus bermain reguler.
Guardiola ingin sang pemain merespons kondisi sulit ini dengan mentalitas yang tepat. Hal ini krusial menjelang laga perempat final FA Cup melawan Liverpool.
Tantangan Bersaing dengan Rayan Cherki
Foden kini harus menghadapi realita bahwa dirinya sering memulai laga dari bangku cadangan, termasuk saat kemenangan di final Carabao Cup melawan Arsenal. Persaingan di sektor penyerangan City memang sedang berada di level yang sangat gila.
Munculnya nama-nama baru membuat posisi Foden tidak lagi aman seperti musim-musim sebelumnya. Dia harus menunjukkan rasa lapar yang sama seperti saat memulai karier di akademi.
"Rayan Cherki tampil luar biasa, dan dia (Foden) harus bersaing dengannya," ungkap Guardiola.
"Terima itu sebagai sebuah tantangan. Saya bukan di mana saya dulu, saya adalah saya yang sekarang, inilah saya... dia telah membuktikannya karena berapa banyak gelar yang telah kami menangkan," tambah sang manajer.
Kembali ke Level Elite 2024
Pep Guardiola sangat memahami kualitas teknis yang dimiliki oleh pemain berusia 25 tahun tersebut. Namun, sang bos menegaskan bahwa talenta saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan konsistensi di lapangan.
Ia mengingatkan bahwa Foden pernah menjadi pemain paling menentukan di Inggris belum lama ini. Performa tersebut harus segera dipanggil kembali agar City tetap kompetitif di semua ajang.
"Sampai November, bersama Erling Haaland, dia adalah pemain yang sangat penting. Erling dan Phil adalah satu-satunya yang mencetak gol dan assist, itu belum lama terjadi," jelas manajer asal Spanyol tersebut.
"Dia bukan pemain berusia 33 tahun dengan pengalaman luar biasa; dia berusia 25 tahun dan masih terus bertumbuh serta berkembang sebagai pemain sepak bola," tutur Guardiola.
Tuntutan untuk Bangkit Lebih Kuat
Meskipun performanya sedang sedikit menurun, Guardiola tidak mau publik bersikap terlalu dramatis terhadap pemain mudanya tersebut. Dunia sepak bola modern memang menuntut hasil instan yang seringkali memberikan tekanan berlebihan pada pemain.
Foden harus sadar bahwa tanggung jawab untuk kembali ke posisi utama ada sepenuhnya di tangannya sendiri. Dia harus melewati masa sulit ini dengan bekerja lebih keras dari rekan-rekan setimnya yang lain.
"Dia adalah pemain yang sama dan terkadang dia harus menyadari 'Sekarang saya harus muncul dan menjadi lebih kuat.' Itu tergantung padanya," tegas Pep.
"Sadarilah secepat mungkin 'Oke saya harus melakukannya dengan lebih baik.' Kembali ke kesederhanaan dan dia akan kembali karena talenta itu ada di sana," sambung pria berusia 55 tahun itu.
Ambisi Rekor di FA Cup
Selain membahas nasib Foden, Guardiola juga menyinggung ambisi besar klub untuk mencapai semifinal FA Cup kedelapan secara berturut-turut. Rekor ini akan menjadi pencapaian yang sangat langka di daratan Eropa, termasuk jika dibandingkan dengan tim-tim besar di Spanyol atau Jerman.
Manchester City memang telah membangun budaya pemenang yang sangat melekat sejak kedatangan mantan pelatih Barcelona tersebut ke Inggris. Setiap pertandingan di setiap kompetisi selalu diperlakukan dengan rasa hormat yang sangat tinggi.
"Besok, kami memiliki kesempatan untuk mencapai delapan semifinal berturut-turut. Bahkan tim di Italia, Spanyol, atau Jerman tidak bisa melakukan itu," kata Guardiola dengan nada bangga.
"Saya tidak perlu menyelesaikan karier untuk tahu betapa bangganya saya. Ini luar biasa," tutupnya mengakhiri sesi konferensi pers.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Man City vs Liverpool: Haaland Menggila, Salah Melempem!
Liga Inggris 4 April 2026, 22:59
-
Cetak Hattrick ke Gawang Liverpool, Erling Haaland Full Senyum!
Liga Inggris 4 April 2026, 22:58
-
Tidak Ada Pembelaan, Liverpool Memang Layak Dipermalukan Man City!
Liga Inggris 4 April 2026, 22:44
-
Man of the Match Manchester City vs Liverpool: Erling Haaland
Liga Inggris 4 April 2026, 21:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR