Bola.net - - Tawaran yang diajukan Arsenal senilai 65 juta euro belum cukup untuk mendapatkan Andrea Belotti dari Torino. Jika memang ingin mendapatkannya, Arsenal harus menebus klausul rilis pemain seharga 100 juta euro, demikian kata agen pemain.
Penyerang 23 tahun tersebut disebut menjadi incaran banyak klub setelah musim ini mengumpulkan 17 gol dari 21 penampilannya. Direktur Olahraga Torino, Gianluca Petrachi, mengklaim pihaknya sudah mendapat tawaran dari Arsenal senilai 65 juta euro.
Goal Internasional mengungkapkan Arsenal membantah sudah mengajukan penawaran tersebut. Sementara agen pemain, Sergio Lancini, tak ingin memberikan komentar terkait rumor kepindahannya kliennya ke Arsenal. Dan ia menyatakan klub manapun yang ingin mendapatkan Belotti harus mau menebus klausul pelepasan pemain.
"Banyak klub yang tertarik. 65 juta euro belum cukup. Klausul rilisnya 100 juta euro. Hanya itu yang bisa saya katakan untuk saat ini," ucap Lancini.
Kontrak Belotti di Torino masih akan berlangsung hingga 2021 mendatang. Meskipun banyak klub yang melirik, Torino dipercaya akan mempertahankannya paling tidak hingga musim panas mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tawaran Arsenal 65 Juta Euro untuk Belotti Belum Cukup
Liga Inggris 11 Januari 2017, 21:18
-
Tak Betah di PSG, Krychowiak Menuju Arsenal?
Liga Inggris 11 Januari 2017, 15:44
-
Chamberlain: Musik Wenger 'Bunuh' Ruang Ganti Arsenal
Liga Inggris 11 Januari 2017, 15:30
-
'Pjanic Tertarik Gabung Arsenal'
Liga Inggris 11 Januari 2017, 15:20
-
Belotti Tak Gabung Arsenal di Januari
Liga Inggris 11 Januari 2017, 14:55
LATEST UPDATE
-
Jadi Kapten Chelsea untuk Pertama Kalinya, Begini Reaksi Cole Palmer
Liga Inggris 6 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR