
Bola.net - Nasib David Moyes sedang di ujung tanduk sebagai pelatih West Ham United musim ini. Terancam dipecat, Jurgen Klopp memberikan pembelaannya bagi David Moyes jelang laga Liverpool vs West Ham pada Kamis (27/4/2023).
Klopp menilai kualitas West Ham saat ini kembali naik bersama David Moyes. Hal ini terbukti dalam hasil tiga kemenangan dari lima laga terakhir West Ham. Terlebih Moyes juga berhasil mengamankan semifinal Liga Konferensi Eropa.
Selain itu Klopp mengaku tidak ingin menjadi pelatih tertua di Premier League yang saat ini masih dipegang Moyes. Pasalnya Klopp yang berusia 55 tahun saat ini tercatat sebagai pelatih tertua kedua Premier League.
“Karena jika West Ham memecat David Moyes, saya akan menjadi manajer tertua di Liga Inggris dan saya ingin menghindari itu. Ya, David harus bertahan. David adalah kolega top. Mereka memiliki tim yang bagus, dan sekarang mereka menunjukkan kualitas mereka lagi,” terang Klopp dikutip dari Fotmob.
Gara-gara MU

Sebagai pelatih, Klopp mengetahui bahwa David Moyes punya kualitas yang baik. Namun semuanya terlihat buruk setelah Moyes melatih MU pada musim 2013/24 silam.
Terlebih Moyes datang ke Old Trafford setelah ditinggalkan pelatih tersukses mereka, Sir Alex Ferguson. Beban setelah Sir Alex membuat kualitas Moyes tidak keluar secara penuh di MU hingga akhirnya kesulitan berkembang.
“Dia orang yang sangat baik sejauh yang saya tahu dan saya suka dia selalu menemukan cara untuk membuat tim maju.
“Ini mungkin tidak berhasil bertahun-tahun yang lalu untuk sekali di Man United, tapi itu adalah waktu tersulit untuk bergabung dengan Man United dalam sejarah sepak bola, datang setelah Sir Alex Ferguson," tambah Klopp.
Laga Sulit

Klopp merasa laga melawan West Ham akan berjalan sangat sulit bagi Liverpool. David Moyes yang ingin mempertahankan pekerjaannya tentu akan membawa West Ham menyulitkan langkah Liverpool mencuri kemenangan.
Namun Klopp menegaskan ingin Liverpool melanjutkan tren kemenangan mereka. Meskipun sulit, Klopp akan mencoba membuat laga tak berjalan bagus untuk sang tuan rumah.
"Ini pertandingan yang sangat berbahaya dan sulit bagi kami, tentunya. Kami harus membuat langkah selanjutnya.”
“Menjaga standar dari dua pertandingan terakhir secara defensif dan kemudian pergi dari sana. Menjadi tidak nyaman untuk dilawan, itu harus menjadi target kami," sambung Klopp.
Klasemen Premier League
Sumber: Fotmob dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Ikut Login dalam Transfer Joao Palhinha
Liga Inggris 26 April 2023, 21:50
-
Bek Legendaris Manchester United Sanjung Habis Lisandro Martinez
Liga Inggris 26 April 2023, 21:29
-
Tottenham vs Manchester United, Harry Kane Jadi Sorotan Erik Ten Hag
Liga Inggris 26 April 2023, 20:40
-
Tottenham Lagi Terluka, Erik Ten Hag Minta Skuat MU Waspada
Liga Inggris 26 April 2023, 20:25
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39




















KOMENTAR